Di pentas persepakbolaan dunia, gelaran FIFA World Cup atau yang familiar di telinga kita dengan sebutan Piala Dunia FIFA adalah level tertinggi di bidang ini.
Ratusan negara yang tergabung dalam konfederasi sepak bola dunia alias FIFA memiliki satu mimpi yang sama, yakni lolos ke putaran final Piala Dunia dan bertarung di turnamen paling akbar sejagad raya tersebut.
Jika dibandingkan dengan Piala AFF yang menjadi gawe besar dua tahunan induk sepak bola Asia Tenggara, tentunya level Piala Dunia tak sebanding. Bagaimana tidak, secara hierarkis, setidaknya ada gap level yang besar antara Piala Dunia dan Piala AFF, di mana dengan tingkatannya yang berada di puncak tertinggi, Piala AFF yang berskala regional kawasan sub benua, masih harus "melewati" tingkatan Piala Asia yang berskala benua untuk bisa menggapai tingkatan setinggi FIFA yang berskala dunia.
Uniknya, meskipun memiliki gap level yang sedemikian tingginya dengan Piala Dunia, namun pada kenyataannya Piala AFF memiliki satu hal yang bisa diadu dengan turnamen milik FIFA tersebut.
Tentu saja bukan kualitas, ataupun negara peserta, melainkan rentangan jadwal Piala AFF yang sedemikian panjang sehingga hampir menyamai Piala Dunia.
Dari informasi yang dirilis oleh AFF, gelaran Piala AFF tahun 2026 mendatang akan dimulai pada 24 Juli 2026 dan berakhir di tanggal 26 Agustus 2026. Itu artinya, turnman yang tahun depan disponsori oleh Hyundai tersebut akan memakan waktu hingga 34 hari!
Jumlah tersebut tentunya terbilang cukup lama untuk sebuah turnamen yang "hanya" diikuti oleh 10 kontestan saja.
Sementara di sisi lain, guliran Piala Dunia yang tahun ini diselenggarakan tahun ini oleh FIFA, akan dimulai pada tanggal 11 Juni 2026 hingga 19 Juli 2026. Itu artinya, dari kick-of pertandingan pertama sampai partai final, Piala Dunia akan memakan waktu selama kurang lebih 38 hari.
Memang, secara rentangan hari, waktu yang dihabiskan oleh Piala Dunia ini lebih panjang daripada Piala AFF 2026 nanti. Namun patut diingat, pada Piala Dunia yang berlangsung di Meksiko, Kanada dan Amerika Serikat itu, jumlah kontestannya mencapai 48 tim, yang artinya lebih dari empat kali lipat dari para peserta Piala AFF yang menghabiskan waktu hingga 34 hari.
Tentunya dari perhitungan efisiensi waktu, gelaran Piala Dunia tercatat lebih baik ketimbang Piala AFF 2026 bukan? Namun apa pun itu, pada intinya, meskipun Piala AFF kalah segalanya dari Piala Dunia 2026, dalam segi rentangan waktu guliran turnamen, setidaknya mereka berani diadu dengan turnamen sepak bola paling akbar sealam semesta itu.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
-
Piala Dunia 2026: 4 Alasan Pertarungan Spanyol vs Argentina Patut Disebut Final Ideal
Artikel Terkait
-
Belum 1 Detik FIFA Series 2026 Mulai, Timnas Indonesia Sudah Buat Rekor
-
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series: Kepulauan Solomon Pernah Dihajar Malaysia
-
Debut John Herdman di FIFA Series 2026, Erick Thohir Incar Peningkatan Kualitas Timnas Indonesia
-
Syarat Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026, John Herdman Coba Naturalisasi Pemain Ini
-
Hanya Dapatkan Tim-Tim Semenjana di FIFA Series, Masih Yakin Indonesia Anak Emas FIFA?
Hobi
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
Terkini
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea