Beberapa waktu yang lalu, kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu pemain keturunan timnas Indonesia, yakni Dion Markx.
Bek berusia 21 tahun tersebut secara mengejutkan pilih melanjutkan karirnya ke liga Indonesia, yakni bersama klub Persib Bandung. Kabar ini sendiri diumumkan melalui laman resmi klub Persib, persib.co.id.
“Persib kembali menegaskan keseriusannya menjaga daya saing di putaran kedua Super League 2025/2026. Kali ini, Maung Bandung mendatangkan bek tengah muda bertalenta, Dion Markx, pemain berdarah Belanda-Indonesia yang sudah merasakan atmosfer kompetisi Eropa dan level internasional bersama Tim Nasional Indonesia kelompok usia. Pemain kelahiran Nijmegen, 29 Juni 2005 ini resmi menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun bersama PERSIB. Di usianya yang masih sangat muda, Dion datang dengan modal penting: pengalaman bermain di Eropa serta jam terbang membela Timnas,” tulis laman resmi klub Persib Bandung.
Kehadiran mantan pemain klub Belanda, Top Oss ini memang tak diduga-duga sebelumnya. Bahkan, tak ada rumor yang menyatakan jika bek keturunan Indonesia-Belanda tersebut akan direkrut oleh klub-klub asal Indonesia.
Hadirnya sosok Dion Markx sendiri di klub Persib Bandung juga kian membuka peluang pemain timnas Indonesia U-23 tersebut debut bersama timnas senior di ajang ASEAN Cup 2026 atau yang dulunya bernama AFF Cup. Hal ini dikarenakan pelatih timnas Indonesia, John Herdman disebut-sebut akan menurunkan pemain dari liga lokal di ajang tersebut.
Lantas, hadirnya Dion Markx di liga Indonesia akankah berdampak pada kekuatan timnas Indonesia di ajang AFF Cup 2026 nantinya jika dirinya dipanggil oleh John Herdman?
Lini Belakang Timnas Indonesia Diprediksi Kian Mewah di Ajang AFF Cup 2026 Nanti
Banyaknya pemain diaspora atau keturunan yang memilih melanjutkan karirnya di liga Indonesia tentunya merupakan sebuah fenomena yang cukup unik dalam setahun terakhir ini.
Melansir dari beberapa sumber di laman berita Suara.com, beberapa nama seperti Jens Raven, Rafael Struick, Jordi Amat, Eliano Reijnders, Shayne Pattynama dan kini Dion Markx adalah deretan pemain keturunan yang memilih melanjutkan karirnya di Indonesia.
Uniknya, sebagian besar pemain yang memutuskan berkarir di liga Indonesia tersebut adalah para pemain bertahan. Nama-nama seperti Jordi Amat, Shayne Pattynama dan Dion Markx adalah para bek-bek yang kerap membela timnas Indonesia di berbagai kategori.
Lalu, ada nama Eliano Reijnders yang kendati dirinya adalah seorang gelandang serang. Akan tetapi, mampu bermain sebagai seorang bek kanan.
Kondisi ini tentunya membuat banyak pihak memprediksi sektor lini belakang timnas Indonesia akan diisi deretan pemain bintang dan dipastikan akan menjadi lini belakang paling mewah di ajang AFF Cup 2026 nanti. Selain nama-nama pemain diaspora di atas, ada beberapa nama lainnya seperti Rizky Ridho, Ilham Rio Fahmi, Dony Tri Pamungkas dan Kadek Arel.
Nama-nama tersebut tentunya berpeluang membela timnas Indonesia di ajang AFF Cup 2026. Belum lagi beberapa nama seperti Pratama Arhan dan Asnawi Mangkulam yang juga bisa dipanggil membela timnas Indonesia meskipun bermain di liga luar negeri.
Hal ini tentunya bisa membuat timnas Indonesia memiliki kedalaman skuad di lini belakang yang cukup kokoh. Belum lagi adanya beberapa nama kiper berpengalaman seperti Ernando Ari, Nadeo Argawinata dan Ardiansyah yang bisa menjadi palang pintu terakhir di lini pertahanan timnas Indonesia.
Jadi, dengan kedalaman skuad di lini pertahanan yang cukup kokoh tersebut, akankah timnas Indonesia berpeluang meraih gelar juara AFF Cup untuk pertama kalinya?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
Artikel Terkait
-
Di Balik Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam, Ada Restu Denny Landzaat dan Jordi Cruyff
-
Maarten Paes Tolak Feyenoord Pilih Ajax, Peran Jordi Cruyff dan Denny Landzaat Jadi Kunci
-
Bakal Bela Ajax Amsterdam, Maarten Paes Cuma Jadi Kiper Pilihan Ketiga?
-
Maarten Paes Selangkah Lagi ke Ajax Dikontrak 3,5 Tahun Ditebus Cuma Rp19,8 Miliar
-
Cabut dari FC Dallas, Maarten Paes Akhirnya Resmi Pulang Kampung
Hobi
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
Terkini
-
Hak yang Dikhianati: Ketika Pendidikan Dibiarkan Jadi Privilege
-
HP Paling Worth It 2026? iQOO 15R Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo
-
Misteri Lampu Petromax, Siapakah Lelaki Pengantar Makanan Tengah Malam Itu?
-
Ulasan If Wishes Could Kill: Saat Permohonan Berubah Jadi Teror Kematian
-
Sambut Takdir Cinta dengan Tulus, TWS Resmi Comeback Lewat Lagu 'You, You'