Meskipun pada bulan Maret mendatang bakal mendampingi Pasukan Garuda di pentas FIFA Series 2026, namun sejatinya guliran tersebut bukanlah turnamen debut bagi sang pelatih.
Pasalnya, seperti yang telah dijelaskan sendiri oleh Induk Sepak Bola Dunia sang empunya hajatan, FIFA Series sendiri "hanyalah" modifikasi dari FIFA Matchday, sehingga belum sepenuhnya sah untuk disebut sebagai turnamen.
Sehingga secara perhitungan, John Herdman baru akan benar-benar melakoni turnamen debutnya pada bulan Juli mendatang, ketika Timnas Indonesia turun di kejuaraan ASEAN Championship 2026 atau yang lebih familiar di telinga kita sebagai Piala AFF 2026.
Uniknya, jika dianalisis lebih mendalam, turnamen Piala AFF 2026 yang akan menjadi ajang debut bagi John Herdman nanti sudah menawarkan sebuah keberpihakan terhadap eks pelatih Timnas Kanada tersebut.
Setidaknya, ada 2 hal yang membuat hal tersebut bukan menjadi sekadar omon-omon belaka. Yang pertama adalah rentetan jadwal yang mengharuskan Indonesia berhadapan dengan tim-tim yang relatif lemah terlebih dahulu, dan yang kedua adalah Indonesia mendapatkan keuntungan yang sangat signifinak ketika mereka bertindak sebagai tuan rumah di laga melawan Vietnam.
Berdasarkan jadwal yang dirilis oleh AFF, Timnas Indonesia yang tergabung di grup A "hanya" akan berhadapan dengan tim sekelas Kamboja dan tim pemenang babak kualifikasi di dua pertandingan awal.
Setelahnya, Thom Haye dan kolega baru akan menghadapi "ujian sesungguhnya" ketika bertemu dengan Vietnam dan Singapura.
Di atas kertas, tentunya kita sepakat bahwa Timnas Vietnam adalah lawan yang paling tangguh di grup ini. Namun ternyata, keberpihakan semesta kembali merapat kepada John Herdman, ketika mereka bakal menghadapi Vietnam di kandang sendiri.
Tentunya, tempat bertarung melawan Vietnam di Tanah Air akan membuat kans Indonesia untuk memenangi pertarungan melawan tim dari Negeri Paman Ho tersebut akan menjadi lebih besar ketimbang harus bermain di kandang lawan bukan?
Menilik kenyataan tersebut, bukan tak mungkin John Herdman akan sukses membawa barisan anak asuhnya menggapai minimal babal semifinal gelaran. Selain karena memiliki kualitas pemain yang cukup bisa bersaing di kawasan regional Asia Tenggara, sang pelatih juga mulai mendapatkan tawaran keberpihakan dari ajang yang menjadi turnamen debutnya bersama Skuat Garuda.
Akankah turnamen perdana John Herdman ini akan berhiaskan label kampiun bagi Timnas Indonesia? Semoga saja demikian!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Dion Markx Join Liga Indonesia, Lini Belakang di AFF Cup Kian Mewah!
-
Di Balik Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam, Ada Restu Denny Landzaat dan Jordi Cruyff
-
Maarten Paes Tolak Feyenoord Pilih Ajax, Peran Jordi Cruyff dan Denny Landzaat Jadi Kunci
-
Bakal Bela Ajax Amsterdam, Maarten Paes Cuma Jadi Kiper Pilihan Ketiga?
-
Maarten Paes Selangkah Lagi ke Ajax Dikontrak 3,5 Tahun Ditebus Cuma Rp19,8 Miliar
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus