Setelah merelakan kemenangan di sprint race GP Thailand beberapa waktu lalu, Marc Marquez berhasil mendapatkannya di sprint race GP Brasil 2026 pada Minggu (22/03/26) dini hari tadi.
Pembalap pabrikan Ducati ini memulai balapan dari posisi 3, pada sebagian besar balapan dia bertarung dengan rekan sesama pengguna GP26, yakni Fabio Di Giannantonio, untuk mendapatkan posisi terdepan.
Marc terlihat sangat senang dengan kemenangan ini mengingat akhir pekan yang buruk di Buriram tiga pekan lalu, hari Sabtu dia harus puas berada di urutan kedua karena disalip oleh Pedro Acosta, dan hari Minggunya dia gagal finis akibat kerusakan pada pelek dan ban.
“Di Thailand saya hampir menang dan hari ini kami berhasil, kemenangan pertama kami (tahun ini), dalam balapan sprint,” ujar Marc, dilansir dari laman Crash.
Meskipun hampir kehilangan kesempatan karena tak kunjung bisa menyalip, Marc Marquez tak putus asa. Sampai balapan menyisakan tiga putaran lagi, Di Giannantonio melakukan kesalahan yang kemudian dimanfaatkan oleh Marc untuk mengambil alih posisi pimpinan balapan.
Dia juga mengaku saat berada di belakang Diggia, dia merasa sudah cukup bila harus mengakhiri balapan di posisi itu, sebelum pada akhirnya melihat celah yang diciptakan oleh pembalap asal Italia itu.
“Jujur saja, hari ini posisi kedua sudah cukup, tetapi ketika saya melihat kesalahannya, saya mencoba menyerang. Saya tahu akan sulit untuk menyalipnya, tetapi dia hampir kehilangan kendali dan kemudian melebar," katanya lagi.
Lebih lanjut, Marc tampaknya lebih bersemangat untuk menghadapi sesi balap utama yang akan dilaksanakan Senin dini hari (23/03/26).
Menurut Marc, meskipun sirkuit ini terbilang baru baginya, dia yakin bisa cepat. Bahkan, baru beberapa hari mencoba lintasan ini dia sudah bisa menilai kelebihannya yakni di sektor satu dan empat.
“Besok kita akan menjalani balapan utama, yang merupakan balapan terpenting, tetapi saya senang karena ini adalah sirkuit di mana saya tidak 100% yakin saya akan cepat, terutama di sektor satu dan sektor empat," akunya.
Kendati meraih kemenangan di sesi sprint race dan yakin akan kemampuannya, Marc tidak lantas meremehkan rival-rivalnya yang lain.
Di hari Sabtu, dia bisa saja mengalahkan Fabio Di Giannantonio, Marco Bezzecchi, dan menyalip Fabio Quartararo, tapi hal yang sama belum tentu bisa terulang di hari Minggu.
Lebih-lebih, pembalap MotoGP saat ini banyak yang sedang dalam performa terbaik. Namun, menurut Marc pembalap yang harus dia waspadai di sesi balap utama nanti adalah Fabio Di Giannantonio.
"Saya rasa pembalap yang harus dikalahkan lagi-lagi adalah Fabio di Giannantonio karena dia sedang dalam performa yang sangat bagus," jelas Marc.
Marc Marquez kini berada di posisi 6 klasemen sementara dengan 21 poin, ini mungkin bukan posisi yang diinginkan Marc di awal musim, apalagi dengan menyandang status juara dunia tahun lalu.
Namun, perlu diingat lagi bahwa ini bukan hanya soal Marc, tapi juga Ducati. Seri perdana di Thailand kemarin membuktikan bahwa tim merah tersebut memiliki permasalahan yang harus diselesaikan. Terbukti sebagian pembalap mereka tercecer di barisan belakang dan mengalami kendala.
Namun di GP Brasil ini Ducati, dan Marc Marquez pastinya, telah membuktikan bahwa mereka telah berhasil menemukan dan memecahkan masalah yang mengganggu di Buriram beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, mari kita saksikan penampilan Marc Marquez di sesi balap utama GP Brasil 2026. Menurut kalian, apakah Marc bisa kembali meraih kemenangan atau justru kalah cepat dari pembalap lainnya?
Baca Juga
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
Artikel Terkait
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Drama Korea More Than Friends: Lelah Menunggu Sampai Akhirnya Disambut
-
Kutukan Sembilan Bulan dan Kisah Cinta Runika yang Bikin Gemas!
-
Di Balik Rupiah yang Melemah, Ada Kecemasan Finansial yang Nyata
-
Siap Daftar Wamil Tahun Depan, Park Ji Hoon Incar Unit Pengintai Marinir
-
Gen Z dan Keputusan Tunda Pernikahan: Pilihan Pribadi atau Tekanan Zaman?