Hayuning Ratri Hapsari | Leonardus Aji Wibowo
Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk menghadapi musim 2026/2027. (persija.id)
Leonardus Aji Wibowo

Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk menghadapi musim 2026/2027. Kehadiran pelatih asal Korea Selatan tersebut menandai dimulainya babak baru bagi Macan Kemayoran setelah melalui proses evaluasi dan seleksi yang dilakukan manajemen klub.

Melansir laman resmi Persija pada Senin (8/6/2026), penunjukan Shin Tae-yong didasarkan pada rekam jejak dan pengalaman yang dimilikinya di level klub maupun tim nasional. Persija menilai sosok berusia 55 tahun itu memiliki kapasitas untuk membawa tim berkembang sekaligus membangun fondasi yang kuat untuk masa depan.

Di level klub, Shin Tae-yong pernah membawa Seongnam Ilhwa Chunma menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011. Sementara di level tim nasional, ia sempat membawa Korea Selatan tampil di Piala Dunia 2018 sebelum kemudian mencatat sejumlah pencapaian bersama Timnas Indonesia.

Dalam era kepemimpinannya, Timnas Indonesia berhasil mencatat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar Piala Asia AFC 2023. Selain itu, skuad Garuda juga mampu menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pencapaian yang membuat namanya mendapat tempat tersendiri di hati pencinta sepak bola Indonesia.

Menariknya, alasan Persija menunjuk Shin Tae-yong ternyata tidak hanya bertumpu pada prestasi. Klub ibu kota itu juga terkesan dengan kemampuannya dalam mengembangkan pemain muda, sesuatu yang dinilai sejalan dengan tradisi Persija dalam melahirkan talenta-talenta binaan menuju level profesional.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengatakan bahwa Shin Tae-yong dipilih karena memiliki kualitas yang sesuai dengan arah pembangunan klub. Menurutnya, Persija membutuhkan sosok yang bukan hanya kuat secara teknis dan taktis, tetapi juga mampu membangun mentalitas juara.

"Shin Tae-yong adalah pelatih yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan visi yang sesuai dengan arah Persija. Kami memilih sosok yang tidak hanya memiliki kualitas teknis dan taktis, tetapi juga kemampuan untuk membangun mentalitas pemenang dalam tim," ujar Prapanca.

Di sisi lain, Shin Tae-yong mengaku tidak asing dengan Persija karena telah lima tahun bekerja di Indonesia bersama Timnas. "Sebelumnya saya sudah melatih Timnas Indonesia selama lima tahun, sehingga saya cukup mengenal Persija. Saya paling mengenal tim Persija. Menurut saya, Persija adalah salah satu tim terbaik di Indonesia," kata Shin Tae-yong.

Kehadiran Shin Tae-yong tentu menghadirkan harapan baru bagi Persija. Kini, menarik untuk menantikan apakah formula yang sukses diterapkannya bersama Timnas Indonesia, mulai dari disiplin, pengembangan pemain muda, hingga mentalitas kompetitif, mampu kembali membuahkan hasil bersama Macan Kemayoran.