M. Reza Sulaiman | Ryan Farizzal
Salah satu adegan di serial Dark Matter Season 1 (IMDb)
Ryan Farizzal

Dark Matter Season 1, adaptasi novel laris Blake Crouch tahun 2016 yang juga bertindak sebagai pencipta dan penulis utama serial, merupakan karya fiksi ilmiah yang memadukan konsep fisika kuantum dengan tema mendalam tentang pilihan hidup, penyesalan, dan ikatan keluarga. Serial ini tayang perdana di Apple TV+ pada 8 Mei 2024 dengan dua episode pertama, diikuti tujuh episode lainnya yang dirilis secara mingguan hingga finale pada 26 Juni 2024. Total sembilan episode ini berlangsung sekitar 46–59 menit per episode dan menampilkan Joel Edgerton sebagai Jason Dessen, Jennifer Connelly sebagai Daniela Dessen, Alice Braga sebagai Amanda Lucas, Jimmi Simpson sebagai Ryan Holder, Dayo Okeniyi sebagai Leighton Vance, serta Oakes Fegley sebagai Charlie Dessen.

Sebuah Perjalanan Emosional Lintas Realitas

Salah satu adegan di serial Dark Matter Season 1 (IMDb)

Alur cerita berpusat pada Jason Dessen, seorang profesor fisika di Chicago yang menjalani kehidupan sederhana namun bahagia bersama istri seniman, Daniela, dan putra remaja mereka, Charlie. Suatu malam, setelah merayakan keberhasilan teman dekatnya Ryan yang meraih penghargaan bergengsi, Jason diculik dan disuntik obat oleh sosok bertopeng. Ia terbangun di realitas alternatif di mana dirinya adalah fisikawan brilian yang menciptakan perangkat bernama “The Box,” alat yang memungkinkan perjalanan antar realitas paralel berdasarkan prinsip superposisi kuantum. Di dunia tersebut, Jason tidak menikah dengan Daniela dan tidak memiliki anak, melainkan hidup bersama Amanda. Ternyata penculiknya adalah versi dirinya sendiri (Jason2) yang menyesali pilihan karier di atas keluarga, lalu merebut kehidupan domestik Jason asli. Jason kemudian memulai perjalanan berbahaya melalui koridor multiverse bersama Amanda untuk kembali ke keluarga aslinya, sementara Jason2 berupaya mempertahankan kehidupan yang dicurinya.

Kekuatan utama serial ini terletak pada penampilan para aktor. Edgerton berhasil membedakan nuansa Jason asli yang penuh kehangatan keluarga dengan Jason2 yang ambisius dan terobsesi. Connelly menyampaikan kerentanan dan kecurigaan Daniela dengan kehalusan yang menyentuh, sementara Braga memberikan kedalaman pada Amanda sebagai karakter yang berkembang dari sekadar penjelas konsep ilmiah menjadi individu dengan dilema emosional sendiri. Visualisasi multiverse—dari Chicago yang utopis hingga dunia yang hancur—didukung produksi berkualitas tinggi khas Apple TV+, meskipun begitu konsep menariknya terkadang terasa tersebar tipis sepanjang musim sih, kalau menurutku.

Review Serial Dark Matter Season 1

Salah satu adegan di serial Dark Matter Season 1 (IMDb)

Intinya, Dark Matter Season 1 berhasil menyatukan ketegangan ilmiah dengan inti emosional tentang cinta dan pengorbanan. Serial ini tidak hanya mengeksplorasi “apa yang terjadi jika” dalam kerangka fisika, melainkan menegaskan bahwa pilihan kecil dapat membentuk seluruh realitas. Sebuah adaptasi yang setia sekaligus pengembangan karakter yang lebih dalam dibanding novelnya. Season 2 telah dilanjutkan dan tayang mulai bulan September 2026, menandakan keberhasilan musim pertama.

Dark Matter Season 1 tersedia secara eksklusif di Apple TV+ dan dapat diakses di wilayah Indonesia sejak perilisan globalnya. Seluruh sembilan episode Season 1 dapat ditonton melalui aplikasi Apple TV atau situs tv.apple.com dengan langganan Apple TV+. Langganan tersedia dengan uji coba gratis terbatas, kemudian berlanjut dengan biaya bulanan sesuai tarif setempat. Subtitle bahasa Indonesia tersedia, memudahkan penonton lokal. Tidak ada pembatasan geografis khusus yang menghalangi akses di Indonesia untuk konten ini.

Salah satu momen paling emosional terjadi ketika Jason, dalam salah satu realitas alternatif, menghadapi versi Daniela yang sekarat akibat penyakit parah. Dengan rumah sakit yang penuh dan peluang survival yang sangat rendah, ia menerima beberapa dosis morfin. Jason kemudian mendampingi Daniela mengakhiri penderitaannya. Adegan ini menggambarkan kehancuran batin Jason yang harus melepaskan wanita yang dicintainya di dunia lain, menekankan betapa dalam rasa kehilangan dan pengorbanan yang ia alami sepanjang perjalanan multiverse. Intensitas emosional diperkuat oleh penampilan Edgerton yang menahan air mata dan keputusasaan, menjadikan momen tersebut salah satu puncak keharuan dalam serial.

Adegan paling romantis terfokus pada interaksi intim antara Jason dan Daniela di dunia aslinya, khususnya di episode-episode akhir. Setelah berbagai cobaan, Daniela secara tegas menyatakan pilihannya terhadap Jason yang telah berjuang kembali kepadanya, dengan ucapan yang menegaskan komitmen abadi di tengah ketidakpastian multiverse. Momen-momen kehangatan mereka—seperti percakapan tenang di malam hari, sentuhan lembut, dan kebersamaan keluarga yang sederhana—menonjolkan keindahan hubungan yang dibangun atas dasar pengorbanan dan kesetiaan, bukan sekadar gairah sesaat. Chemistry antara Edgerton dan Connelly membuat adegan-adegan ini terasa tulus dan mendalam, memperkuat tema utama bahwa cinta sejati mampu menembus batas realitas.

Dengan demikian, Dark Matter Season 1 menawarkan pengalaman menonton yang memadukan ketegangan intelektual dengan resonansi emosional yang kuat, layak disimak bagi penggemar fiksi ilmiah yang menghargai narasi personal. Rating pribadi: 8/10.