Keberhasilan Timnas Putri Indonesia mempertahankan gelar AFF Women's Cup 2026 mendapat apresiasi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola putri Indonesia mulai menunjukkan hasil yang positif.
Erick menilai keberhasilan Garuda Pertiwi tidak hanya soal meraih trofi, tetapi juga menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan di level Asia. Ia berharap prestasi ini mampu meningkatkan kepercayaan diri para pemain sekaligus memotivasi generasi muda untuk menekuni sepak bola putri.
Bukti Perkembangan Sepak Bola Putri
Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Laos dengan skor telak 5-0 pada partai final di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia, Rabu (22/7/2026).
Gol kemenangan dicetak Sydney Sari Hopper, Isabelle Nottet, Estella Loupatty, Felicia de Zeeuw, dan Emily Nahon. Hasil tersebut sekaligus membuat Indonesia sukses mempertahankan gelar yang sebelumnya diraih pada edisi 2024.
Dalam laga final, Garuda Pertiwi tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 71 persen. Indonesia juga melepaskan 21 tembakan, dengan 12 di antaranya tepat sasaran.
PSSI Pasang Target Lebih Tinggi
Menurut Erick Thohir, keberhasilan mempertahankan gelar ASEAN harus menjadi awal untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.
Ia menegaskan bahwa PSSI akan terus memberikan dukungan terhadap program pembinaan sepak bola putri agar prestasi Indonesia tidak berhenti di level Asia Tenggara.
Dengan semakin banyak pemain muda yang mendapat kesempatan tampil bersama tim nasional, Erick optimistis kualitas Garuda Pertiwi akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Fokus Persiapan Kompetisi Berikutnya
Setelah menutup AFF Women's Cup 2026 dengan status juara, Timnas Putri Indonesia diproyeksikan mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda internasional berikutnya.
Gelar ini diharapkan menjadi fondasi bagi Garuda Pertiwi untuk tampil lebih kompetitif pada turnamen tingkat Asia. Konsistensi performa serta pembinaan pemain muda dinilai menjadi kunci agar Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara yang memiliki tradisi kuat di sepak bola putri.
Selain itu, keberhasilan Indonesia mempertahankan gelar AFF Women's Cup 2026 juga menjadi sinyal positif bahwa perkembangan sepak bola putri nasional terus berada di jalur yang tepat. Dukungan federasi dan pengalaman bertanding di level internasional diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas tim pada masa mendatang.
Baca Juga
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian
-
Ulasan Detective Conan: Fallen Angel of the Highway, Aksi Motor Misterius
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Artikel Terkait
-
Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0
-
Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG
-
Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?
-
Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!
-
Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan