Pembalap KTM Tech3, Maverick Vinales, tengah mengalami situasi yang rumit terkait dengan masa depannya di MotoGP. 2026 adalah tahun terakhirnya bersama Tech3 berdasarkan kontrak yang mereka tanda tangani tahun 2024 lalu.
Kemudian, muncullah pertanyaan mengenai ke mana Vinales akan pergi musim depan. Di saat pembalap lain sudah menentukan nasibnya, ada yang pindah tim, ada pula yang pindah ke kompetisi lain, Vinales justru masih diam di tempat.
Dia terjepit dalam kondisi yang serba tidak nyaman, performa yang tak kunjung membaik, diterpa cedera, serta hubungan yang kurang harmonis dengan tim.
Vinales diketahui mengalami kecelakaan di Sirkuit Sachsenring musim lalu yang menyebabkan dislokasi serta masalah pada bahu kirinya.
Rasa sakit dan kurangnya kekuatan lengan membuat ia terpaksa mundur dari beberapa seri penting seperti MotoGP Indonesia 2025.
Sangat disayangkan lagi, cedera yang dialami Vinales berlangsung hingga saat ini. Kondisinya sempat memburuk akibat sekrup medis di bahunya yang hampir longgar, musim ini dia sempat absen di GP Amerika Serikat.
Kemudian, jelang jeda musim panas kemarin Vinales melakukan pemeriksaan lanjutan. Hasilnya mengungkapkan adanya robekan kecil tersembunyi pada otot infraspinatus di bahu kirinya.
Akibatnya, Vinales harus absen dari MotoGP Inggris 2026 untuk fokus menjalani program pemulihan intensif, posisinya sementara digantikan oleh pebalap penguji KTM, Pol Espargaro.
Situasi ini diperburuk dengan konflik internal yang terjadi antara Vinales dan KTM. Melansir dari laman Motorsport, Vinales menganggap KTM ingkar janji tentang kursi pabrikan yang dulu pernah dijanjikan padanya.
Kondisi fisik Vinales yang sedang tidak baik-baik saja membuatnya gagal menampilkan performa terbaik selama 2 musim ini. KTM 'mungkin' tidak ingin ambil risiko dengan mempromosikannya ke pabrikan.
Sebagai gantinya, KTM sudah mengontrak Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez untuk menjadi pembalap mereka mulai tahun 2027.
Sementara Tech3 tampaknya akan menurunkan Senna Agius bersama Luca Marini, praktis Vinales tidak bisa bergabung ke tim pabrikan dan harus mencari tim lagi jika ingin bertahan di MotoGP.
Di sisi lain, KTM sendiri dianggap kurang berempati pada kondisi Vinales yang kini tengah menghadapi masa sulit akibat cedera.
Sebelum GP Jerman lalu, tepatnya saat Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio resmi diumumkan sebagai pembalap KTM, Vinales meminta klarifikasi pada KTM dan mereka memberi Vinales kontrak untuk ditandatangani. Namun, beberapa hari kemudian, KTM menyatakan bahwa kontrak tersebut tidak sah.
"Saya sudah menerima kenyataan bahwa saya mungkin akan keluar dari MotoGP. Saya tidak ingin tetap di KTM. Mereka mengirimkan kontrak kepada saya, saya menandatanganinya, dan dua minggu kemudian mereka memberi tahu saya bahwa kontrak itu tidak berlaku," kata Vinales.
Saat ditanya tentang kemungkinannya berada di MotoGP, pembalap asal Spanyol tersebut mengatakan bahwa dirinya mungkin sudah tidak memiliki kursi untuk musim depan.
“Tidak, tidak lagi. Saya rasa minggu lalu adalah sesi terakhir. Jadi setelah itu, saya tidak akan berbicara lagi. Saya tidak tahu. Saya rasa dalam balap motor, saya sudah melakukan semua yang bisa saya lakukan," katanya.
Lebih lanjut, Vinales bakal tetap melanjutkan karier balapnya, tapi bukan di MotoGP. Dia mengaku ingin mencoba kompetisi balap yang lain, seperti motocross dan Suzuka 8 Hours.
“Saya suka balapan, saya suka motocross, mungkin di masa depan saya ingin mengikuti balapan yang berbeda, kata Vinales. Saya melihat Jack di Suzuka 8 Hours, dan menurut saya ini sangat menyenangkan. Jadi saya ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Saya rasa, saat ini, saya sudah kelelahan di dunia ini. Jadi, saya rasa saya tidak akan melanjutkan," ujarnya, dilansir dari laman Crash.
Ke mana Vinales akan pergi masih menjadi pertanyaan hingga sekarang, terlepas dari itu, dia tetap fokus menjalani sisa balapan di musim 2026 ini.
Baca Juga
-
Bukan Cuma Kopi, 5 Kafe di Nganjuk Ini Punya Konsep Unik yang Menarik
-
Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah
-
Wajah Baru Jalan A. Yani Nganjuk: Jadi Pusat Dagang Hingga Spot Nongkrong
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?
Artikel Terkait
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
MotoGP Mandalika 2026: ITDC Siapkan 130 Shuttle Bus untuk Penonton
Hobi
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Rizky Ridho Tak Masuk Skuad Timnas di ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Pemainnya
-
Jay Herdman Lengkapi Jatah Pemain Asing Bali United, Rekrutan Tergokil?
-
Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
Terkini
-
Mengenal Carbon Trading: Saat Krisis Iklim Bertemu Logika Pasar
-
4 Serum Korea yang Ampuh Atasi Pori Besar, Kulit Kendur, dan Kontrol Minyak
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Bye Ketombe! 5 Pilihan Shampoo Bar Ramah Lingkungan yang Bikin Rambut Segar
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas