Inter Miami sedang berada dalam periode yang tidak biasa. Tim yang diperkuat Lionel Messi itu sudah lima pertandingan beruntun gagal meraih kemenangan di semua kompetisi.
Rentetan hasil tersebut kembali bertambah setelah The Herons menelan kekalahan 1-2 dari Toronto FC dalam lanjutan Major League Soccer (MLS), Minggu (23/8/2026) WIB. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Inter Miami hanya mampu membalas melalui gol Lionel Messi.
Kekalahan ini menjadi yang keempat bagi Inter Miami dalam lima pertandingan terakhir. Satu laga lainnya berakhir imbang, membuat tim asuhan Guillermo Hoyos kini harus segera mencari cara untuk keluar dari periode sulit tersebut.
Hasil tersebut tentu menjadi perhatian karena Inter Miami sebelumnya tampil cukup meyakinkan di musim ini. Kini, tim yang diperkuat sejumlah pemain bintang itu justru sedang mencari cara untuk keluar dari situasi sulit.
Empat Kali Kalah dalam Lima Pertandingan
Kekalahan dari Toronto bukan hasil buruk pertama yang dialami Inter Miami dalam beberapa pekan terakhir. Mereka belum pernah menang sejak mengalahkan Chicago Fire dengan skor 3-2 pada 23 Juli 2026.
Berikut hasil lima pertandingan terakhir Inter Miami:
- 9 Agustus: Inter Miami 1-2 Monterrey
- 13 Agustus: Inter Miami 2-3 Leon
- 16 Agustus: Nashville 4-1 Inter Miami
- 20 Agustus: Philadelphia Union 2-2 Inter Miami
- 23 Agustus: Inter Miami 1-2 Toronto FC
Dua kekalahan pertama terjadi di Leagues Cup. Setelah kembali ke MLS, Inter Miami kembali tumbang 1-4 dari Nashville, bermain imbang 2-2 dengan Philadelphia Union, dan kini kalah dari Toronto.
Catatan tersebut membuat Inter Miami hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan MLS terakhirnya. Secara keseluruhan, mereka mencatatkan empat kekalahan dalam lima laga terakhir.
Pelatih Guillermo Hoyos tidak berusaha menghindari tanggung jawab atas rentetan hasil buruk tersebut. Ia mengakui timnya sedang menghadapi situasi yang cukup sulit dan harus segera menemukan jalan keluar.
“Saya akan mengatakannya lagi, dan saya selalu mengatakan hal yang sama: ketika kami mengalami kekalahan beruntun, tanggung jawab ada pada saya,” ujar Hoyos.
Ia menambahkan bahwa dirinya bersama staf pelatih harus melakukan evaluasi untuk mencari cara membalikkan keadaan secepat mungkin.
Hoyos juga menilai hasil-hasil buruk yang terus datang mulai memengaruhi kondisi mental tim.
“Saat ini, kami menghadapi kesulitan dengan hasil yang belum pernah kami alami sebelumnya. Kesulitan itu memengaruhi pola pikir kami, dan itulah mengapa terkadang keadaan tidak berjalan sesuai keinginan kami,” kata Hoyos.
Messi Tak Bisa Menyembunyikan Kekecewaan
Ekspresi kecewa Lionel Messi setelah pertandingan turut menjadi sorotan. Sang kapten tampak tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Inter Miami kembali gagal meraih kemenangan.
Gol demi gol yang masih mampu diciptakan Messi belum menyelesaikan masalah Inter Miami sebagai sebuah tim. Dalam lima pertandingan tanpa kemenangan tersebut, pertahanan mereka juga kebobolan cukup banyak gol.
Meski sedang mengalami periode buruk, posisi Inter Miami di klasemen Wilayah Timur MLS masih cukup baik. Mereka berada di peringkat kedua dengan 39 poin dari 21 pertandingan, meski tertinggal cukup jauh dari Nashville yang memimpin klasemen.
Inter Miami selanjutnya akan kembali bermain di kandang dengan menghadapi CF Montreal pada 29 Agustus waktu setempat. Laga tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Messi dan kawan-kawan untuk mengakhiri rentetan lima pertandingan tanpa kemenangan.
Pertandingan melawan Montreal nanti bukan sekadar soal perebutan tiga poin. Setelah hampir sebulan tidak merasakan kemenangan, The Herons tentu membutuhkan hasil positif untuk mengembalikan kepercayaan diri sebelum periode buruk mereka semakin panjang.
Baca Juga
-
Prediksi Indonesia vs Thailand Malam Ini, Siapa Lebih Berpeluang Juara?
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia
-
Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia
-
Misteri Besar di Balik Kematian Tim Lama dalam Serial Reacher Season 2
Artikel Terkait
-
Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan
Hobi
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!
-
Prediksi Indonesia vs Thailand Malam Ini, Siapa Lebih Berpeluang Juara?
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
David Alonso, Calon Rookie MotoGP 2027 Ini Ternyata Anak Didik Marc Marquez
Terkini
-
6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya
-
Andrew Kalaweit Soroti Karhutla Kalimantan: Hutan Tak Terbakar Sendiri
-
Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna
-
Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka