Aktivis lingkungan Andrew Kalaweit menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan. Melalui media sosial, Andrew membagikan pandangannya mengenai kondisi hutan di Kalimantan yang kembali dilanda kebakaran.
Dikenal sebagai sosok yang dekat dengan alam dan isu lingkungan, pernyataan Andrew pun menarik perhatian warganet. Berbagai konten tentang hutan, satwa liar, hingga kehidupan di alam selama ini menjadi bagian dari aktivitasnya yang ditunjukkan melalui kanal YouTube.
Dalam unggahannya, Andrew menyampaikan pandangannya bahwa kebakaran hutan tidak terjadi begitu saja dan menyinggung aktivitas manusia dalam pembukaan lahan.
"Hutan tidak terbakar dengan sendirinya," tulis Andrew melalui akun Threads @andrewkalaweit pada Sabtu (22/8/2026).
Andrew kemudian membahas praktik berladang secara tradisional yang telah dilakukan masyarakat sejak lama. Menurutnya, kegiatan membuka lahan untuk menanam padi sebagai bagian dari kebutuhan masyarakat, berbeda dengan pembukaan lahan untuk kepentingan perkebunan.
"Berladang dengan cara tradisional untuk tanam padi itu tidak masalah. Itu sudah dilakukan dari zaman dahulu," tulisnya.
Andrew kemudian menyoroti pembukaan lahan yang terjadi saat ini, ia mengatakan bahwa sebagian besar pembukaan lahan bukan lagi ditujukan untuk kegiatan berladang tradisional, melainkan digunakan untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit.
"Bagian besar pembukaan lahan saat ini bukan untuk tanam padi…. lahan dibuka untuk tanam sawit," lanjut Andrew.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena disampaikan ketika persoalan karhutla kembali terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan.
Sebagai sosok yang sejak kecil dekat dengan kehidupan hutan, Andrew memang cukup sering membagikan kondisi lingkungan melalui media sosial.
Konten yang dibuat tidak hanya memperlihatkan kehidupan di alam, tetapi juga berbagai satwa liar yang menjadi bagian dari ekosistem hutan.
Kebakaran yang terjadi di hutan tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari kerusakan ekosistem, hilangnya habitat satwa, pencemaran udara akibat asap, hingga gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Kondisi tersebut menjadi semakin kompleks ketika kebakaran terjadi di kawasan dengan karakteristik lahan gambut. Api yang berada di kawasan gambut dapat menyebar di bawah permukaan sehingga proses pemadaman menjadi lebih sulit dan membutuhkan penanganan yang lebih lama.
Andrew merupakan putra dari aktivis lingkungan Chanee Kalaweit. Sang ayah terkenal sebagai seorang aktivis konservasi dan perlindungan hutan serta satwa liar. Lingkungan tersebut membuat Andrew memiliki kedekatan dengan kehidupan hutan dan persoalan yang terjadi kawasan tersebut.
Hutan Kalimantan sendiri memiliki peran penting bagi kehidupan berbagai jenis flora dan fauna. Kawasan tersebut menjadi habitat bagi satwa liar sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.
Sorotan Andrew pun menjadi pengingat bahwa hutan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga fungsi ekologis dan sosial.
Kerusakan hutan membawa dampak sistemik yang dirasakan oleh manusia, satwa, dan lingkungan secara bersamaan.
Maka, perlindungan hutan Kalimantan pada akhirnya bukan hanya tentang menyelamatkan pepohonan, tetapi juga mempertahankan ekosistem yang menjadi tempat hidup berbagai makhluk.
Baca Juga
-
Nadin Amizah dan Fiersa Besari Buka Suara soal Polemik Juicy Luicy!
-
Punya Kulit Sawo Matang? Ini 5 Lip Matte yang Bikin Wajah Makin Fresh
-
4 Rekomendasi Tas Siaga Bencana, Biar Aman Saat Situasi Darurat!
-
Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam
-
Mulai Babak Baru! Putri Leonor Kembali Kuliah Usai 3 Tahun Sekolah Militer
Artikel Terkait
-
Tragedi Karhutla dan Nasib Ojol: Saat Jalanan Berubah Jadi 'Kamar Gas' Beracun
-
Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru
-
Kompleks DPR hingga MK di IKN Ditargetkan Rampung 2028
-
Malaysia: Kemenlu Indonesia Masih Belum Balas Surat Resmi Kami Bantu Atasi Karhutla
-
Satgas PKH Serahkan Rp13,2 Triliun dan 259 Ribu Hektare Lahan ke Negara
Entertainment
-
Michelle Yeoh Sebut Ingin Bintangi Film Korea dari 3 Sutradara Ternama Ini
-
Sinopsis Beneath the Lies, Drama Terbaru Yaya Urassaya dan Kao Noppakao
-
Changmin TVXQ Abadikan Perjuangan Hidup Lewat Album Terbaru, All Of My Life
-
Fan Party TWICE ke-11 Dikritik Lantaran Kapasitas Terbatas dan Aturan Ketat
-
Sinopsis Whisper of Time, Drama China Dibintangi Huang Xuan dan Liu Hao Cun
Terkini
-
Review Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Saat Skala Sekuel Dipaksa Lebih Besar
-
Ulasan 'Monster Manners A to Z', 26 Monster yang Ternyata Jago Tata Krama
-
Susah Fokus Bukan Cuma karena 'Gadget': Memahami Mitos Attention Span di Era Digital
-
Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak
-
Kulit Auto Adem! 5 Calming Moisturizer Buat Redakan Kemerahan Saat Breakout