Pembalap Honda, Joan Mir, mengaku memilih Gresini untuk tahun 2027 karena terinspirasi dari mantan rekan setimnya, Marc Marquez yang terlebih dahulu melakukannya.
Beberapa waktu lalu, akun Instagram resmi MotoGP, @motogp, mengumumkan bahwa Joan Mir telah mencapai kesepakatan dengan Honda dengan durasi 2 tahun.
Joan Mir di Honda
Sebelumnya, Joan Mir bergabung dengan tim pabrikan Honda pada awal tahun 2023. Dia pindah setelah tim lamanya, Suzuki, mundur dari ajang MotoGP.
Perjalanan Joan Mir selama empat tahun di Honda (2023–2026) diwarnai oleh masa-masa sulit. Mir menghadapi kesulitan untuk beradaptasi dengan motor Honda, RC213V.
Motor Honda dikenal sangat liar, sulit dikendalikan, dan memiliki batas traksi yang tidak stabil. Kondisi ini membuat Mir sering mengalami kecelakaan dan gagal finis (DNF) dalam banyak balapan.
Kendati demikian, di tengah masa sulit, Mir sempat menunjukkan peningkatan performa. Dia berhasil meraih prestasi terbaiknya bersama Honda dengan finis di posisi ketiga pada balapan MotoGP Jepang dan Malaysia tahun 2025.
Keputusan Pindah ke Gresini
Kepindangan Mir ke Gresini cukup menarik untuk dibahas, pasalnya ini bisa menjadi kesempatan bagi Mir untuk kembali ke performa terbaik.
Perlu diingat bahwa Joan Mir adalah pemegang gelar juara dunia MotoGP tahun 2020, bisa jadi ketidakcocokannya dengan motor Honda membuat Mir tidak bisa kompetitif. Buktinya, saat Honda mengalami peningkatan Mir bisa meraih podium.
Melansir dari situs resmi MotoGP, motogp.com, Joan Mir akan menggunakan motor spesifikasi terbaru, yakni Desmosedici GP27, motor yang sama yang akan digunakan oleh Marc Marquez dan Pedro Acosta.
Terinspirasi dari Marc Marquez
Siapa sangka dalam keputusannya untuk pindah ke Gresini ternyata Mir terinspirasi oleh mantan rekan setimnya dulu, Marc Marquez.
Marc diketahui lebih dulu hengkang dari Honda ke Gresini pada tahun 2024, langkah Marc pada waktu itu menemui jalan mulus karena dia berhasil comeback dengan kembali memenangkan balapan.
“Tim itu terlihat sangat kekeluargaan. Mirip dengan Suzuki, Anda ingat bagaimana orang-orang membicarakannya. Marc pergi ke sana (Gresini) pada saat terburuk dalam kariernya. Alex juga sama, dia berada di luar zona kejuaraan pada saat tertentu. Lihat sekarang, dia menikmati balapan, dia memperpanjang kariernya, dan saya pikir kisah tim ini, Nadia (Padovani) mengambil alih peran sebagai manajer tim, ini adalah kisah yang indah. Saya termotivasi untuk masa depan, saya tidak akan berbohong," ujar Mir, dilansir dari laman MotoGP News.
Pada kenyataannya, apa yang dilakukan Mir memang mirip dengan Marc Marquez. Dulu, Marc mempertaruhkan nasibnya di tahun 2024 dengan bergabung ke Gresini, meninggalkan bayaran fantastis yang dia dapat di Honda demi mencari lagi gairah balapnya.
Mir merasakan hal yang serupa, dia mengaku tidak tahu apakah keputusan yang dia ambil ini sudah tepat atau justru salah. Namun, Mir hanya menginginkan perubahan, 4 tahun tanpa kemenangan sama sekali mendorongnya untuk pindah.
Keputusan pindah ke Gresini didasarkan pada keinginan dalam hatinya dan itulah yang membuatnya yakin untuk mencari rumah baru tahun depan.
“Ini adalah bagian dari proses dan akan menjadi bagian dari karier saya, dan mungkin, karena tahun depan tidak ada yang tahu, ini bukan keputusan yang tepat, tetapi keputusan ini diambil dengan hati. Saya pikir jika Anda mengambil keputusan dengan hati, itu adalah keputusan yang tepat," tambahnya.
Lantas, apakah nasib Joan Mir akan mengikuti Marc Marquez saat sudah bergabung ke Gresini musim depan, menurut kalian bagaimana?
Baca Juga
-
Aragon Menanti Marc Marquez: Mampukah Sang Raja Kembali Berjaya?
-
Tidak Semua Bentuk Tubuh Cocok dengan Celana Cutbray, Mitos atau Fakta?
-
Dua Tahun Meredup Bersama KTM, Enea Bastianini Bakal Bangkit di Trackhouse?
-
Dari Lasagna Kimpul hingga Cheesecake Ubi: Modernisasi Pangan Lokal Agar Tak Sekadar Alternatif
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!
Artikel Terkait
Hobi
-
Aragon Menanti Marc Marquez: Mampukah Sang Raja Kembali Berjaya?
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
-
Tuntas Sudah 26 Tahun Menanti! Jonatan Christie Resmi Kuasai Peringkat 1 Dunia BWF
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Sikat Australia 3-0, Timnas Voli Putri Indonesia Tembus 8 Besar AVC Women's Continental 2026
Terkini
-
Api Sore Hari
-
Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak
-
Bye Iritasi! 4 Physical Sunscreen Probiotic Jaga Microbiome Kulit Sensitif
-
Vivo X500 Series Resmi Meluncur September 2026, Usung Kamera 200 MP dan Video Sinematik