Setiap manusia tentu memiliki minat dan hobinya masing-masing. Ada yang suka atau hobi pada bidang olahraga, seni, sosial atau pada bidang-bidang yang lain. Bakat dan passion yang dimiliki setiap orang dapat menjadi suatu keunikan dan keunggulan bagi setiap individu manusia.
Oleh karena itu, sangat perlu untuk mengasah setiap potensi diri untuk dapat dikembangkan. Tuhan sudah menganugerahkan setiap potensi kepada individu manusia, maka selanjutnya menjadi tugas manusia sendiri untuk mencari dan mengembangkan potensi tersebut.
Saya sendiri punya hobi yakni dengan menulis. Menulis adalah kegiatan mengungkapkan ide dan pemikiran terkait dengan kejadian atau problem yang terjadi. Di mana kegiatan menulis sebagai bentuk ekspresi untuk mengungkapkan keresahan dalam bentuk karya tulisan.
Faktanya, bahwa menulis bukanlah suatu kegiatan yang begitu sulit, namun tidaklah juga mudah. Hal terpenting adalah bagaimana bisa mencintainya dan terus berlatih menulis, dan juga tidak lupa untuk membaca sebagai nutrisi dalam menulis.
Apabila kita sudah memutuskan untuk menulis, berarti hasil pemikiran kita pun siap dibaca oleh publik, dan tentu kita sudah siap untuk menerima pujian maupun lebih-lebih hujatan atau kritikan.
Sebagai penulis yang baik, tentu penulis selalu mengusahakan untuk memakai bahasa yang mudah dipahami secara umum dan tidak bertele-tele. Tujuannya kan agar tulisan dapat tersampaikan dengan baik. Untuk itu, perlu menulis dengan bahasa yang mudah dipahami.
Dunia kepenulisan di era sekarang ini tentulah sangat banyak orang dapat berkontribusi di dalamnya. Tidak heran jika banyak kita jumpai tempat menulis baik di media online, koran, buku atau pun televisi. Nah, itu semua tentu mengupayakan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh pembaca secara umum.
Mungkin berlaku juga bagi orang lain, kegiatan menulis bagi saya menimbulkan kenyamanan dan ketenangan apabila mampu mengeluarkan hasil pemikiran dalam bentuk karya tulisan. Ditambah pula ketika mampu tersusun secara terstruktur dan baik. Mungkin secara materi tidak ada, tetapi secara batin tentu sangat besar manfaatnya.
Ada banyak tokoh-tokoh pemikir di dunia terkenal karena pemikirannya yang mampu menembus batas, mampu memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan yang terjadi. Nah, itu semua tentu tidak lepas dari karya yang dikenang sepanjang masa dalam bentuk tulisan seperti buku maupun dalam bentuk jurnal atau artikel.
Tanpa perlu mengambil tokoh dari luar, negara Indonesia saja telah melahirkan banyak tokoh penulis yang sampai saat ini masih kita kenang. Salah satunya ialah Pramoedya Ananta Toer. Beliau merupakan novelis tersohor di Indonesia. Beliau pernah berkata bahwa "orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama ia tidak menulis maka ia akan hilang dalam masyarakat dan peradaban."
Bahkan proklamator Indonesia, Presiden Ir. Soekarno, seperti dalam pernyataannya di buku Penyambung Lidah Rakyat Indonesia yang ditulis oleh Cindy Adams, mengatakan bahwa hampir semasa hidupnya dihabiskan untuk membaca, dan hal itu juga banyak karya-karya beliau telah dipersembahkan untuk Indonesia.
Sebenarnya, menulis dan membaca adalah dua rangkaian yang tidak boleh dipisahkan. Membaca tanpa menulis mengakibatkan orang cepat lupa dan tidak mampu menyampaikan pesan dengan baik, tetapi menulis tanpa membaca sama saja berjalan tanpa arah yang tidak punya nutrisi dalam perjalanan. Oleh karena itu, penulis yang baik adalah mereka yang menjadi pembaca terbaik.
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
Kolom
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
Fatimah Az-Zahra, Wajah Baru Aktivisme Berbasis Bukti Akademik
-
Beban Perubahan di Pundak Mahasiswa: Sampai Kapan Rakyat Menitipkan Harapan?
-
Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya
Terkini
-
Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal
-
5 Bahan Makanan yang Beracun Jika Tidak Diolah Benar, Termasuk Kimpul?
-
Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi
-
Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki
-
Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan