Setiap orang tentunya pasti memiliki impian. Apapun impian itu, seperti ingin memiliki rumah, ingin jalan-jalan ke luar negeri, meraih beasiswa kuliah ke luar negeri, dan lain sebagainya.
Memang setiap orang menginginkan yang namanya impian. Akan tetapi, impian tetap dibarengi dengan usaha yang sungguh-sungguh dan tak lepas dari yang namanya doa.
Bila anda merasa canggung atau khawatir dicemooh orang saat anda mencoba mengungkapkan impian-impian anda, tuangkan tinta pena di atas kertas putih.
Tuliskan apapun impian anda, 10 atau 1000 impian tuliskan di atas kertas. Setelah anda menuliskan impian-impian anda, bergegaslah memohon kepada Tuhan agar anda senantiasa diberi kemudahan dalam mewujudkan impian-impian anda. Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai impian-impian anda.
Tetaplah kuat walau diterpa badai halangan, laksana kapal yang diombang-ambingkan oleh ombak yang dahsyat.
Karena keringat dan air mata anda yang akan menjadi saksi betapa kuat, sabar, dan gigihnya perjuangan anda dalam menggapai impian apapun yang anda tulis.
Walau banyak orang yang mencemooh dan meremehkan anda, tetap anda jadikan sebagai pecut agar anda lebih kuat dalam berjuang meraih cita-cita anda.
Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun, ketika anda menghadapi beberapa kegagalan demi kegagalan dan terkadang anda ingin menyerah dan putus asa.
Ingatlah pada orang terkasih yang selalu mendoakanmu siang dan malam yang tak henti-hentinya dan ingatlah atas impian yang telah anda tulis di kertas putih.
Bergegaslah bangkit, busungkan badan anda, dan tarik nafas anda lalu hembuskan dan berkata "aku pasti bisa" dengan lantang.
Karena pikiran positif yang anda hasilkan akan menjadikan sesuatu yang positif menghampiri anda.
Tak ada yang tak mungkin selagi anda berusaha dengan sungguh-sungguh dalam meraih impian anda.
Baca Juga
Artikel Terkait
Kolom
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak
-
Satu Porsi Sehari Bukan Solusi: Logika MBG di Tengah Beban Makan Keluarga
-
Telat Sehari, Ulang dari Nol: Menggugat Logika Aturan Perpanjangan SIM
-
Genjer, Stigma, dan Kang Edai, Sang Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren
-
Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas
Terkini
-
Semarak HUT RI, Ini 5 Lomba Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren
-
Film Na Willa dan Masa Ketika Masalah Terbesar Hanya Tak Bisa Bermain
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor