Beberapa waktu lalu, Indonesia dikejutkan dengan kabar dari dua tokoh publik yang terus menjadi perbincangan selama seharian penuh di platform media sosial Twitter.
Nama keduanya juga terus berada di peringkat satu trending Twitter saat itu. Akibatnya, video keduanya juga kian tersebar.
Nah, ketika ada yang viral, biasanya warganet Indonesia ini punya kebiasaan yang sepertinya masih tetap dilakukan hingga sekarang. Berikut 4 di antaranya.
1. Menyerang Kerabat Dekat
Saat tahu seseorang tengah viral karena suatu kasus, bukan hanya dirinya sendiri yang diserang, tapi juga kerabat dekatnya. Bisa teman, pasangan, bahkan keluarga.
Hal tersebut tentunya dapat mengganggu kenyamanan dan membuat mereka turut merasa stres.
Ingat, meskipun mereka ada hubungan dengan si terduga, bukan berarti mereka ikut dapat komentar buruk. Terlebih, banyak juga yang tidak tahu apa-apa mengenai hal tersebut.
2. Menyerang Tempat Kerja
Sebuah instansi atau perusahaan dari seseorang yang tengah viral biasanya akan menjadi sasaran empuk para warganet.
Sebenarnya tidak ada masalah untuk mengajukan komplain, dengan catatan lihat dulu kasus apa yang tengah dialami orang tersebut.
Jika tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan, kamu tidak perlu memberikan komentar buruk di akun media sosial perusahaan tersebut.
Misalnya kasus perselingkuhan, kamu mungkin akan mengatakan, "kok bisa orang yang bad attitude gitu diterima? payah banget nih perusahaan!"
Padahal, perusahaan juga belum tahu bagaimana perilaku karyawannya, karena dalam proses wawancara tidak ditanyai perihal hubungan.
3. Teori Cocoklogi
Kebiasaan ini juga menjadi yang paling sering dilakukan oleh warganet Indonesia. Misalnya masih di kasus perselingkuhan.
Kebanyakan dari mereka akan meninjau akun media sosial orang tersebut sampai akarnya. Lalu, munculah teori cocoklogi dari postingan-postingan yang pernah ia unggah.
Satu contoh, peselingkuh yang pernah mengomentari foto selingkuhan dan pasangannya. Warganet akan berpendapat, "tuh kan udah ngincer dari dulu ternyata."
4. Mencari Kesalahan Lain
Selain kasus yang tengah viral, biasanya warganet juga akan mencari kesalahan orang tersebut. Bahkan, hingga belasan tahun lalu.
Padahal masalah pada waktu lampau itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan kasusnya di hari ini.
Itulah keempat kebiasaan warganet Indonesia saat ada yang sedang viral. Apakah kamu pernah melakukan salah satunya?
Tag
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Kolom
-
Menambal Kebocoran Sistemis: Menakar Solusi Less Waste dari Hulu ke Hilir
-
Tiru Cara Orang Jepang: Bawa Kantong Plastik Kecil untuk Wadah Sampah Kita
-
Ketika Rasio Utang jadi Alat Pembenaran: Membaca Utang Negara secara Utuh
-
Menyoal Budaya Flexing di Media Sosial: Takut Miskin atau Takut Tak Terlihat Sukses?
-
Membangun Indonesia dari Ruang Sidang: Kita Tidak Butuh Banyak Program Baru
Terkini
-
Mencintai Kehidupan dengan Bekerja: Refleksi Almustafa Karya Kahlil Gibran
-
Jejak Darah Para Godfather: Membaca The Mafia's Greatest Hits
-
Review Anime Sengoku Youko, Youkai yang Ingin Menjadi Manusia
-
Assassination Classroom the Movie: Sebuah Ikatan Kuat Antara Guru dan Murid
-
Kejahatan Moral Institusi Peradilan dalam Novel 86 Karya Okky Madasari