Mendengar nama pahlawan mungkin saja hanya tertuju kepada mereka yang terngiang gugur dalam medan perjuangan. Atau sosok pahlawan yang sampai di telinga kita seperti Ir. Soekarno, Muhammad Hatta, Sutan Syahrir dan pahlawan bangsa Indonesia lainnya yang telah resmi secara administrasi sebagai pahlawan nasional melalui kebijakan negara. Gelar pahlawan yang mereka dapatkan karena keberaniannya untuk membela kebenaran dan memperjuangkan bangsa Indonesia.
Nah, memaknai pahlawan tentu tidak sesempit itu, sosok pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang memerdekakan Indonesia. Ada banyak macam aksi (perbuatan) yang juga berhak mendapatkan gelar pahlawan, baik bagi diri sendiri maupun untuk orang lain. Dan seorang pahlawan dapat berasal dari lingkungan sekitar seperti keluarga, teman, dan diri sendiri pun juga sebagai pahlawan.
Kalau menurut KBBI, pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Dari definisi itu tentu setiap manusia berhak menjadi seorang pahlawan, asalkan dalam dirinya ada kemauan menjadi pahlawan, walau pun sederhana saja.
Termasuk peran orang tua untuk mendidik anak-anaknya menjadi pribadi yang baik juga sebagai jasa pahlawan yang sangat berharga. Peran orang tua sangat berarti demi kerelaannya dalam berjuang secara mati-matian untuk membesarkan dan mendidik anaknya sampai besar dan menjadi orang sukses. Karena didikan orang tua sebagai sekolah pertama sangat berarti agar anak dapat menjadi cemerlang, anak punya prinsip, menumbuhkan jiwa sosial dan peduli terhadap sesama.
Seperti ungkapan yang populer muncul, "ibu adalah madrasah pertama bagi anak," di mana ibu sebagai sosok orang tua yang sangat besar perannya untuk mendidik anak. Jadi, sudah sewajarnya para orang tua mesti dapat menjadi contoh untuk mendidik anak-anaknya tentang nilai-nilai kebenaran dan kemanusian, menjadi pribadi yang baik dan berguna bagi diri sendiri serta orang lain.
Namun menjadi petaka apabila peran orang tua tidak dapat menjadi sekolah pertama yang baik bagi anak-anaknya. Anak dapat saja menjadi frustrasi dan terjebak dalam pergaulan yang tidak sehat, sehingga tumbuh kembang anak pun dapat terbengkala. Ironisnya jika anak sudah menganggap lingkungan keluarga bukan lagi sebagai rumah yang nyaman, karena tentu masalah akan terus menghantuinya.
Dengan demikian, orang tua mesti memiliki bekal pengetahuan untuk menjadi tenaga pendidik yang baik bagi anak-anaknya, peran mengajar dan mendidik anak bukan semata tugas dari guru yang ada di pendidikan formal (sekolah), tetapi orang tualah yang utama dan pertama. Apalagi interaksi anak lebih banyak bersama dengan orang tuanya ketimbang dengan guru yang ada di sekolah. Didukung pula musim pandemi sekarang, ikatan guru dengan murid makin jauh karena sistem pembelajaran online.
Melalui bekal pengetahuan yang baik telah dimiliki orang tua, maka tentu sangat berefek baik pada proses laju kehidupan anak. Anak akan mendapatkan bimbingan dan pengarahan secara langsung dari orang tuanya, orang tua dapat menjadi pahlawan pertama bagi anaknya dan anak dapat menjadi harapan besar masa depan bangsa.
Jadi, peran orang tua sebagai pahlawan masa depan anak amatlah sangat penting. orang tua pahlawan paling berharga demi kesuksesan masa depan anak yang lebih baik dan dapat diandalkan. Kesuksesan anak sangat dipengaruhi atas doa dan perjuangan dari orang tuanya.
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Kolom
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan
-
Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich
-
Tren Personal Branding oleh Gen Z: Sesulit Itukah Menjadi Diri Sendiri?
-
Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia
Terkini
-
Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?
-
Jangan Bolak-balik Servis, Ini 5 Tanda Sudah Waktunya Kamu Ganti Laptop Baru
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia