Pemerintah dan seluruh elemen bangsa mengharapkan negara ini menuju Indonesia Emas di tahun 2045. Indonesia Emas itu ditunjukkan dengan kemajuan dari negara kita dari berbagai bidang kehidupan. Misalnya, kesejahteraan makin baik, di mana perekonomian rakyat meningkat dengan pesat, pendidikan merata, menciptakan teknologi canggih, mengurangi import, layanan kesehatan tercukupi, dan gizi anak Indonesia pun makin baik. Dengan kata lain, Indonesia Emas di tahun 2045 itu adalah Indonesia yang mampu bersaing maupun mengikuti negara maju lainnya.
Menjadi pertanyaan pentingnya adalah, mampukah Indonesia mencapai Indonesia Emas di tahun 2045? Sebenarnya mampu, asal pemerintah mampu menjawab tantangan tersebut yakni menciptakan perekonomian yang meningkat drastis, pendidikan merata, dan memenuhi segala bidang kehidupan kepada masyarakat.
Bukan itu saja, hal penting yang harus diketahui adalah korupsi di Indonesia pun harus mampu diselesaikan atau diminimalisir. Lihatlah bagaimana di negeri kita ini tingkat korupsi masih tinggi. Harapan masyarakat kepada pemimpinnya tak pernah tercukupi karena uang rakyat dikorupsi.
Sampai sekarang, tanda-tanda korupsi akan hilang pun belum terlihat. Adanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun belum bisa membantu meminimalisir korupsi secara drastis.
Padahal, salah satu syarat lain untuk Indonesia Emas adalah Indonesia bebas korupsi. Indonesia bisa melakukan pembangunan Sumber Daya Manusia yang mumpuni dan memberikan hak-hak masyarakat secara penuh.
Sekarang, jika pemimpin kita ke depan mampu menjawab ini, saya yakin kita akan mencapai Indonesia Emas 2045 nanti. Jika tetap seperti ini, di mana korupsi marak, masyarakat miskin dan pendidikan pun tak merata, maka kita akan tetap menjadi Indonesia seperti biasa.
Inilah tantangan berat mencapai Indonesia Emas yang harus dijawab oleh pemerintah ke depan. Bukan hal yang mudah sebenarnya mencapai Indonesia Emas tersebut. Kita harus tahu bahwa tidak cukup dengan optimisme saja membentuk Indonesia Emas, tapi harus ada kemauan dan tindakan nyata mewujudkannya.
Apakah kita semua mau, dan pemerintah mau untuk menciptakannya? Beranikah kita untuk menolak korupsi dan mendengarkan aspirasi rakyat secara penuh? Mampukah kita memenuhi ekspektasi rakyat mendapatkan hak-haknya? Kalau kita benar-benar mau, maka Indonesia Emas akam terwujud di 2045. Selesaikan terlebih dahulu masalah rakyat yang paling signifikan maka kita bisa sampai ke harapan dan cita-cita bangsa.
Baca Juga
-
Udaranya Sudah di Tingkat Berbahaya, Korban ISPA di Kalimantan Tembus Ratusan Ribu Jiwa
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
Artikel Terkait
Kolom
-
Eksploitasi Kemiskinan dalam Film, Menyoal Marketing Operasi Pesta Copet
-
Fenomena Gaji Baru Masuk Sudah Habis, Harga Kebutuhan Ekonomi Makin Mahal
-
Ketika Rumah Satwa Hilang, yang Punah Bukan Hanya Hewannya
-
Jogja Kota Padat, Kenapa Anak Mudanya Tetap Kesepian?
-
Malaysia Selangkah Lagi Jadi Negara Maju, Indonesia Masih Terjebak di Lantai Dasar
Terkini
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Lenovo Tab Plus Gen 2: Tablet Rasa Speaker Bluetooth dengan 9 JBL dan Audio 48 Watt
-
Makna Lagu 'Panasea' Rumahsakit, Cinta yang Tak Terpisahkan Jarak dan Waktu
-
Xiaomi Skynomad N70 Max Resmi Diperkenalkan, Punya Jarak Tempuh 505 Km dan Harga Rp684 Jutaan
-
Penduduk Bertambah, Bayi Berkurang: Potret Baru Indonesia di Angka 290 Juta