Tombol berbentuk hati yang akan terisi penuh apabila di sentuh, semula kosong kemudian berubah menjadi merah.
Fitur like kini tidak hanya tersedia di bagian postingan saja, tapi juga ada di fitur story.
Menyenangkan rasanya mendapatkan banyak like pada foto atau video yang kita unggah memang. Bahkan banyak sedikitnya like kini dijadikan acuan untuk beberapa lomba. Misalnya lomba poster antar kelas di sebuah sekolah.
Fakta ini menunjukkan bahwa like sudah dijustifikasi sebagai patokan suksesnya sebuah postingan. Makin banyak yang like, makin famous lah kita.
Tapi apakah benar adanya begitu?
Nyatanya tidak bagi kreator konten. Kebanyakan like bisa jadi malah membuat akun Instagram kita terkena shadow banned. Yang mana berimbas pada interaksi akun yang akan stagnan bahkan menurun di postingan selanjutnya.
Spam like dari satu orang saja akan dibaca dan dideteksi Instagram sebagai aktivitas robot. Entah itu spam di postingan atau di story Instagram, keduanya punya imbas yang sama terhadap engagement kreator yang bersifat fatal.
Algoritma Instagram tidak terlalu memandang pencapaian like sebagai acuan sebuah postingan untuk dimasukkan ke explore atau pencarian seseorang.
Sementara itu melansir dari brilio.net dan sumber-sumber lain, fitur yang bisa membantu konten kita lebih banyak dilihat orang adalah fitur share.
Seperti namanya sendiri, jika kita membagikan sebuah postingan di story Instagram, maka follower kita juga akan berpotensi melihat postingan tersebut. Sama halnya jika kita membagikannya di media yang lain.
Satu lagi fitur yang bisa meningkatkan jangkauan akun Instagram kita adalah fitur simpan atau save. Dengan menyimpan sebuah postingan, Instagram akan menganggap bahwa konten-konten dari akun tersebut informatif dan memenuhi standar untuk masuk explore.
Saya mengalami pengalaman ini saat berinteraksi dengan sebuah akun, saat itu saya ditegur dan akhirnya mengalami sendiri apa itu shadow banned di akun pribadi saya. Karma kali, ya?
Jadi para pengguna Instagram, jangan spam like walau kamu suka dengan konten sebuah akun ya! Kasihan kalau kena shadow banned, pemilik akun itu yang akan susah.
Jangan suka juga ya kalau di boom like temen!
Semoga artikel opini ini bisa membuka wawasan dan bermanfaat bagi kita semua!
Baca Juga
-
Khas Anak Nyasar, Pesona Nakal Stray Kids dalam Album Oktober MAXIDENT
-
Jangan Ketinggalan! Ini Rangkuman Kabar Comeback Musim Panas THE BOYZ
-
The Boyz Comeback dengan Album "TIMELESS", Deobi: Seneng Tapi Kasihan Juga
-
ISAC Kembali Diadakan, Interaksi Idol Ini Viral Saking Gemasnya
-
Produksi Mandiri, Xdinary Heroes Buat 5 Lagu untuk Album 'Hello World!'
Artikel Terkait
-
Wanita Ini Botaki Rambut Panjangnya, Diduga Gegara Masalah Asmara dengan Pacar
-
Heboh Video Perkelahian Petugas SPBU dengan Pelanggan, Diduga karena Salah Pengisian BBM
-
Punya Agenda Padat usai Bawa Timnas Indonesia Lolos Piala Asia 2023, Shin Tae-yong Bikin Media Malaysia Takjub
-
Masih Banyak Penumpang KRL Berdiri tapi Kursi Justru Diisi Tas, Warganet: Tegur Saja
-
Marc Klok Disanjung Media Asing: Petualang Sepak Bola Sejati
Kolom
-
Krisis Iklim Tak Pernah Netral: Mengapa Perempuan Menanggung Beban Lebih Berat?
-
Buruh Gen Z dan Hak Berserikat di Era Union Busting Digital
-
Relasi Kuasa di Tempat Kerja dan Maraknya Kekerasan Berbasis Gender
-
Menstruasi Bukan Aib, Tapi Mengapa Kita Diajari Menyembunyikannya?
-
Bekerja Tanpa Karier: Ketika Naik Jabatan Tak Lagi Menggoda
Terkini
-
Narasi Perihal Ayah, Menyusuri Duka Kehilangan dari Sudut Pandang Anak
-
Bedah Makna Lagu Bernadya "Kita Buat Menyenangkan": Seni Memaafkan Hal Kecil
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Trend 2026 is the New 2016 Viral di TikTok, Gen Z Nostalgia Era Jadul
-
Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya