Masa pertumbuhan buah hati di usia balita, karakter yang terbentuk nantinya sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga. Keluarga menjadi faktor utama yang membentuk sifat dan karakter sang anak. Untuk itu sebaiknya ayah dan bunda harus bisa memberikan contoh yang baik agar si anak bisa tumbuh dengan karakter yang baik.
Meskipun banyak orang tua yang sudah paham betul akan hal itu, akan tetapi pada praktiknya orang tua tidak benar-benar memberikan contoh dan perhatian yang benar kepada anak mereka.
Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya dilakukan oleh orang tua agar buah hati anda bisa tumbuh dengan sifat dan karakter yang baik.
1. Jangan turuti semua kemauan anak
Meskipun anda adalah orang yang berkecukupan, tak seharusnya anda memberikan semua yang anak anda mau. Misalnya saja anak anda meminta mainan lalu anda membelikannya. Kemudian tak lama setelah itu dia menginginkan mainan lagi, sebaiknya anda tak membelikannya. Berikan suatu alasan yang sekiranya dia bisa mengerti, tak apa jika dia menangis.
Anak-anak yang menangis adalah hal biasa, coba ajak untuk melakukan suatu kegiatan atau jalan-jalan. Pasti dia akan segera lupa dengan keinginannya tadi. Dengan tak selalu memberikan apa yang dia inginkan, hal ini akan menghindarkan anak anda dari sifat serakah.
BACA JUGA: Potret Perubahan Hidung Mayang Adik Vanessa Angel, Bikin Pangling Tambah Cantik Kaya Kakaknya
2. Jangan tertawa saat anak mengucapkan kata kasar
Saat ini banyak orang tua yang akan tertawa saat anak-anak mengatakan hal-hal jorok ataupun kasar. Bahkan mereka akan mengabadikan hal tersebut dalam sebuah video.
Namun perlu anda ketahui, sebenarnya hal seperti ini haruslah dihindari. Saat anak anda mengucapkan kata-kata kasar lalu anda tertawa, dia akan merasa senang dan dia akan mengulangi kata-kata tersebut. Maka dari itu, jika anak anda berkata kasar lebih baik anda tegur. Katakan padanya jika kata-kata itu tidak boleh diucapkan.
3. Selalu ajari untuk berterima kasih
Ajarkan anak anda untuk selalu berterimakasih atas sesuatu yang telah diberikan padanya, atau suatu pertolongan yang telah ia terima.
Hal sepele seperti ini akan memberikan dampak yang luar biasa pada pertumbuhan buah hati anda. Dengan selalu mengucapkan terimakasih atas setiap pemberian, dia akan lebih menghargai orang lain.
BACA JUGA: Pengakuan Suami Jessica Iskandar Males Bantu Bayar Hutangnya Bikin Syok: Sayang Uangku
4. Selalu awasi saat bermain gadet
Penggunaan gadget untuk anak memang bisa memberikan banyak manfaat positif. Anak akan lebih pandai karena telah belajar teknologi. Menonton video bernyanyi, menggambar, berhitung, ataupun menonton film anak-anak sebenarnya sudah mengajak anak anda untuk belajar secara tidak langsung.
Namun dengan gadget pula bisa menjadi boomerang bagi orang tua. Jika anda tidak memberikan pengawasan yang baik, bisa jadi nanti anak anda menonton video-video yang di dalamnya banyak diucapkan kata-kata kasar dan jorok.
Untuk itu penting sekali peran orang tua untuk mengawasi buah hati pada saat bermain gadet, karena anak belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.
5. Tanamkan pendidikan agama sejak dini
Ajarkan anak untuk memperdalam ilmu agama. Dengan belajar ilmu agama, akan menghindarkan anak-anak dari hal yang tidak baik. Setidaknya berikan pengetahuan tentang siapa Tuhan dan ajarkan caranya beribadah.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
Jangan Buru-Buru Resign, Pertimbangkan Dulu 4 Hal ini!
-
4 Platform Jual Foto Online Terbaik di Tahun 2024, Bisa Menambah Penghasilan!
-
6 Cara Meningkatkan Kualitas Hubungan Pertemanan, Terapkan!
-
Bikin Sakit Hati, 6 Dampak Negatif Membandingkan Pasangan dengan Orang Lain
-
5 Kebiasaan yang Bikin Sneakers Kamu Cepat Rusak, Hindari!
Artikel Terkait
-
Ketika Biaya Pendidikan Memicu Ledakan Emosi Orang Tua Siswa
-
Resmi Bergulir, Ruben Onsu Jalani Sidang Perdana Hak Asuh Anak, Absen di Pengadilan Karena Hal Ini
-
Peluang Cuan di Blok Masela Demi Gaji Guru dan Sekolah Kelas Dunia
-
Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending
-
Tayang 2 September, Portrait of a Family Hadirkan Kisah Keluarga Penuh Haru
Kolom
-
Ketika Buku Dikurangi, tetapi Belanja Lain Membengkak: Apa Prioritas Kita?
-
Perempuan dan Tren Capsule Wardrobe: Bikin Hemat atau Cuma Hype Sesaat?
-
Dilema Guru Swasta: Gaji Kecil, tetapi Dianggap Sudah Beruntung
-
Ironi Kelas Menengah: Masihkah Menjadi Dokter Sebuah Mimpi yang Masuk Akal?
-
Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?
Terkini
-
Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan
-
Lionel Messi vs Lamine Yamal! Duel Dua Generasi di Final Piala Dunia 2026
-
Ulasan Aku Sebelum Aku: Tamparan Keras untuk Pola Asuh Orang Tua yang Egois
-
Jangan Lewatkan! Catat Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Sambal Tumpang: Eksekusi Yin dan Yang dalam Proses Mengolah Tempe Bosoknya