Peristiwa pilu terjadi di pintu exit toll Bawen, Sabtu sore (23/9/2023). Saat itu beberapa mobil dan sepeda motor yang tengah menunggu lampu lalu lintas hijau, diseruduk truk yang mengalami rem blong dari arah Semarang.
Kejadian kecelakaan yang terjadi pada sekitar Magrib itu menyebabkan 4 orang meninggal dan belasan orang harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dari jumlah kendaraan yang rusak akibat kecelakaan ini tidak kurang dari 4 mobil dan 10 sepeda motor.
Kejadian memilukan ini bukanlah yang pertama kali terjadi di beberapa jalan raya wilayah Semarang. Beberapa traffic light sepanjang jalur Bawen-Semarang dalam posisi yang membahayakan. Bagaimana tidak, beberapa traffic light berada di jalan menurun, seperti di lokasi kecelakaan kemarin sore.
Hal lain yang terbilang membahayakan adalah keramaian lalu lintas wilayah itu. Jalan sepanjang Bawen-Semarang dipenuhi dengan mobil-mobil besar, mulai dari berbagai bis yang menuju Semarang. Bawen merupakan persimpangan arus lalu lintas dari Magelang dan Salatiga atau Solo.
Kedua adalah keberadaan truk-truk besar yang melintas sepanjang jalan itu. Kondisi jalan yang naik turun apalagi beberapa tempat merupakan turunan panjang. Hal ini menjadi titik mengerikan bagi kendaraan berat yang lewat, terutama truk-truk dengan muatan berat.
Di jalanan ini truk-truk yang lewat terbagi dalam 2 jenis. Pertama adalah truk-truk pengangkut pasir yang datang dari wilayah Magelang. Kedua adalah truk-truk tronton dengan membawa aneka hasil industri menuju atau dari pelabuhan Tanjung Emas.
Ironisnya secara kasat mata banyak kendaraan berat tersebut yang kondisi sebenarnya tidak laik jalan. Hal itu dapat terlihat dari performa maupun bentuk fisik kendaraan tersebut, sehingga beberapa di antaranya harus mogok di tengah jalan.
Hal yang mengherankan adalah mengapa kendaraan tersebut dapat lolos keur saat perpanjangan STNK. Seharusnya saat keur kendaraan itu tidak lolos tes harus dilarang beroperasi. Sebab urusan dari semua ini adalah nyawa manusia.
Hal yang tidak kalah mengherankan, betapa banyak kendaraan berat memuat muatan jauh di atas kapasitasnya. Istilah yang sering digunakan adalah ODOL, over dimension over load. Dalam kenyataannya nyaman saja berlenggang di depan aparat penegak hukum. Tidak pernah ada teguran atau hukuman atas pelanggaran tersebut.
Aparat baru bergerak setelah terjadi kecelakaan dan dipastikan dalam beberapa hari kemudian akan dilakukan pengawasan secara ketat dengan segala macam sanksi pelanggaran. Namun setelah beberapa saat, semua adem. Kembali seperti semula, seakan tidak pernah terjadi apa-apa.
Sebenarnya jika pengawasan dan penindakan hukum dilakukan dengan konsisten seperti kecelakaan Bawen tidak akan terjadi. Penindakan terhadap sejumlah pelanggaran secara konsisten pasti akan membuat pelaku jera dan tidak akan mengulangi lagi.
Baca Juga
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
Artikel Terkait
-
Duh! Kasus Mafia Tanah Lagi Marak di Kota Semarang, Bisa Merugikan Masyarakat dan Para Investor
-
8 Gerai Mixue Terdekat Semarang, Lengkap dengan Jam Buka dan Nomor Telepon
-
4 Fakta Kecelakaan Maut di Exit Tol Bawen Semarang
-
Penyebab Kecelakaan Maut di Exit Tol Bawen, Polisi Ungkap Jumlah Korban Jiwa
-
6 Fakta Ngeri Kecelakaan Maut di Bawen Semarang: Kronologi hingga Doa Ganjar
Kolom
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri
-
Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita
Terkini
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea