Dalam era digital ini, keinginan untuk mencapai ketenaran seringkali mendorong seseorang untuk membuat pilihan antara menonjolkan tindakan yang kontroversial atau menampilkan kebaikan. Dalam paragraf ini, kita akan menguraikan berbagai aspek analitis yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih jalur yang akan diambil, menyoroti dampak jangka panjang pada reputasi personal, kesejahteraan mental, dan konektivitas sosial.
Sehingga, sebelum memutuskan untuk mencari perhatian di dunia maya, penting bagi individu untuk merenung secara cermat mengenai dampak positif dan negatif dari tindakan yang akan diambil dalam perjalanan menuju ketenaran di media sosial.
BACA JUGA: Rohingya vs Everybody: Memahami Konflik dan Mencari Jalan Keluar
Menjadi terkenal adalah sebuah privilege dan juga sebuah tanggung jawab
Sudah banyak orang di media sosial yang bertingkah aneh dan konyol dalam membuat konten hanya demi mendapatkan popularitas. Tapi apakah pernah dipikirkan apa tujuan bisa menjadi terkenal di mata orang banyak? Apa konsekuensi yang didapat jika melakukan hal yang bukan karakter sendiri demi mendapat validasi dari orang lain?
Saya sedikit belajar dari salah pengusaha dan juga seorang Content Creator yang bernama Arief Muhammad. Dia mengatakan bahwa menjadi orang yang terkenal itu cukup berat karena keluarga akan mengira dirinya memiliki banyak uang dan keluarganya berharap gitu.
Padahal, menjadi terkenal tidak butuh didapatkan dari penghasilan yang banyak. Itulah alasan menjadi terkenal bisa menjadi privilege yang mungkin enak bagi sebagian orang. Tapi tidak untuk Arief yang membangun bisnis dengan membuat campaign pemasaran yang unik sehingga bisa dikenal banyak orang. Dia sudah mendapatkan banyak penggemar sebelum memiliki banyak uang.
BACA JUGA: Fenomena Menikah Muda karena Konten Kemesraan, Akankah Berakhir Bahagia?
Pikirkan, Ingin dikenal orang telah melakukan prestasi yang bagus atau melakukan kasus yang buruk dan negatif
Soal itu, hanya diri kamu sendiri yang bisa jawab, saya hanya ingin mengingatkan bahwa berpura-pura tidak menjadi diri sendiri itu bisa menghilangkan karakter diri sendiri. Jika ingin dikenal menjadi pengusaha yang sukses dan dermawan, maka adakan event yang bisa memberikan dampak sosial agar kebaikan bisa diterima oleh orang.
Jika kamu terkenal karena telah melakukan hal yang bermanfaat untuk orang lain, maka itu adalah sebuah prestasi yang akan diakui oleh orang lain. Tetapi, bisa terkenal karena melakukan hal yang buruk, itu adalah sebuah kemunduran dari kecerdasan akalmu.
Jadi, sebelum melakukan suatu untuk mendapatkan ketenaran dari orang lain, pikirkan dampak ke depannya. Semoga pembahasan ini bisa menjadi nasehat untuk kita semua. Sekian dan terima kasih.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Review 12 Strong: Kisah Heroik Pasukan Khusus AS Pasca Peristiwa 11/09/2001
-
Review The Recruit, Aksi Spionase Menegangkan dengan Sentuhan Humor Segar
-
AI Mengguncang Dunia Seni: Kreator Sejati atau Ilusi Kecerdasan?
-
Lebaran di Tengah Gempuran Konsumerisme, ke Mana Esensi Kemenangan Sejati?
Artikel Terkait
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
Kolom
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Harga Emas Naik, Alarm Krisis Ekonomi di Depan Mata
-
Ki Hadjar Dewantara Menangis, Pendidikan yang Dulu Dibela, Kini Dijual
Terkini
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera