Menjelang guliran turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara bertajuk Piala AFF 2024, Timnas Indonesia masih disibukkan dengan pertarungan level tinggi di Benua Asia. Alih-alih menyiapkan tim untuk menyongsong gelaran dua tahunan tersebut, pelatih Timnas Indonesia malah lebih fokus untuk meraih hasil terbaik di putaran ketiga babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Bahkan, menyadur informasi yang ada di laman Suara.com (5/11/2024), pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut memutuskan untuk mengirimkan Timnas Kelompok Umur 22 tahun untuk mengarungi gelaran yang bakal berlangsung di akhir tahun 2024 ini.
Disadari ataupun tidak, pengiriman Timnas Indonesia U-22 ke gelaran Piala AFF 2024 ini merupakan salah satu keputusan berani dari coach Shin dalam rangka meregenerasi Timnas Indonesia senior. Bagaimana tidak, mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut bisa saja menjaring para pemain terbaik dengan usia matang yang kini berkiprah di pentas Liga 1 Indonesia untuk gelaran nanti.
Namun, karena sang pelatih berorientasi pada capaian prestasi di masa depan, maka dirinya pun dengan berani menyiapkan Pasukan U-22 untuk menggantikan Timnas Indonesia senior di gelaran. Sebuah hal yang tentunya akan sangat beresiko, mengingat negara-negara lain dipastikan bakal menurunkan pemain terbaiknya di ajang ini demi bisa mendapatkan prestasi terbaik di kawasan Asia Tenggara.
Namun sekali lagi, jika orientasi coach Shin adalah menjadi juara Piala AFF 2024 dengan menurunkan para pemain senior, maka hal itu bisa dikatakan sebagai sebuah prestasi yang hanya akan bertahan hingga level regional saja. Pasalnya, jika coach Shin memilih untuk menurunkan para pemain senior di ajang biennial ini, maka mereka akan menemukan titik pemberhentiannya hanya sebagai juara ASEAN.
Berbeda halnya jika coach Shin menurunkan skuat U-22 di gelaran. Selain memberikan kesempatan kepada anak-anak muda ini untuk merasakan ketatnya persaingan di level ASEAN, mereka juga masih bisa diandalkan di berbagai ajang lain, termasuk babak Kualifikasi Piala Asia U-23 (jika Indonesia tetap diharuskan ikut kualifikasi), di mana menurut laman assets.the-afc.com, akan digelar pada bulan September 2025 mendatang.
Terlebih lagi, coach Shin juga telah terbukti sukses menerapkan strategi ini saat menangani Timnas Indonesia. Di awal-awal kedatangannya, pelatih yang sukses memulangkan Jerman dari gelaran Piala Dunia 2018 tersebut juga sudah melakukan hal serupa, di mana kebijakan potong generasi yang dilakukannya sukses membawa Indonesia terbang di pentas sepak bola internasional.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Resmi! Kevin Diks Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang
-
Krisis Gelandang Melanda Timnas Indonesia, Perlukah Menaturalisasi Pemain Baru?
-
Konfirmasi Erick Thohir, Pemain 69,53 Miliar Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang
-
Sikap 'Nyelon' Maarten Paes Bikin Bingung, Padahal Mau Hadapi Timnas Rp 5 Triliun Terkuat di Asia
-
Erick Thohir: Kevin Diks Siap Membela Timnas Indonesia Melawan Jepang
Kolom
-
Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai
-
Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan
-
Koneksi vs Kualifikasi: Apa yang Sebenarnya Menentukan Peluang Kerja?
-
Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis
-
Ombudsman Sidak Mendadak, Lapas Cibinong Bikin Publik Terbelalak
Terkini
-
Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang
-
Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
-
Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh
-
4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak