Pada pemanggilan pemain ke timnas Indonesia beberapa waktu lalu, pelatih Shin Tae-yong memanggil 27 nama yang akan masuk ke dalam pemusatan latihan skuad garuda. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pemanggilan pemain kali ini guna menghadapi matchday ke-5 dan ke-6 babak kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 zona Asia melawan Jepang dan Arab Saudi pada tanggal 15 dan 19 November 2024 mendatang.
Dalam pemanggilan pemain timnas kali ini, terdapat sebuah fakta yang cukup unik, yakni Shin Tae-yong hanya memanggil 3 pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah murni. Ketiga pemain tersebut adalah Thom Haye, Ivar Jenner dan Ricky Kambuaya. Sejatinya ada Nathan Tjoe-A-On yang juga sering mengisi pos gelandang tengah di tim nasional. Akan tetapi, pemain berusia 22 tahun tersebut merupakan bek kiri yang bisa bermain di sektor gelandang tengah.
Sontak, hal ini tentunya menimbulkan beragam persepsi. Salah satunya apakah timnas Indonesia saat ini kekurangan stok gelandang tengah yang cukup berkualitas dan layak masuk ke tim nasional? Tentunya hal ini menjadi sebuah fakta yang cukup menarik mengingat sektor gelandang memang kurang mendapat perhatian dibandingkan sektor pertahanan dan penyerang. Bahkan, untuk sektor gelandang sendiri juga sangat sedikit pemain yang berstatus naturalisasi.
Perlukah Penambahan Pemain Naturalisasi untuk Sektor Gelandang?
Jika melihat dari rekam jejak selama 4 tahun terakhir, hanya 3 pemain naturalisasi saja yang diketahui memperkuat sektor tengah timnas Indonesia sejauh ini. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, ada nama Thom Haye, Ivar Jenner dan Marc Klok. Namun, hanya Ivar Jenner dan Thom Haye yang cukup sering membela timnas Indonesia dalam beberapa laga terakhir. Sementara Marc Klok posisinya mulai terpinggirkan.
Di sisi pemain asli liga Indonesia, ada nama Ricky Kambuaya, Syahrian Abimanyu dan Adam Alis yang juga cukup sering membela timnas Indonesia dan berposisi sebagai gelandang tengah. Lantas, apakah kondisi ini membuat timnas Indonesia perlu menambah pemain keturunan atau naturalisasi lagi di sektor gelandang?
Sejatinya ada rumor bahwa PSSI tengah mencoba mendekati salah satu pemain keturunan di posisi gelandang untuk dinaturalisasi. Melansir dari beberapa sumber di laman suara.com, pemain tersebut adalah Jairo Riedewald yang kini membela klub Belgia, Royal Antwerp. Jika rumor tersebut benar, maka Jairo Riedewald akan menjadi pemain ke-4 yang dinaturalisasi dan berposisi sebaga gelandang murni.
Tak dapat dipungkiri kegemaran Shin Tae-yong terhadap pemain versatile atau bisa bermain di banyak posisi membuat banyak pemain yang bisa menempati banyak posisi di lapangan yang dipanggil ke timnas Indonesia. Contohnya adalah Jordi Amat, Justin Hubner, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama yang sejatinya merupakan bek, tetapi bisa bermain pula di sektor gelandang tengah.
Lalu, adapula nama Ragnar Oratmangoen, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri yang merupakan seorang winger, tetapi bisa bermain pula di sektor gelandang. Hal ini tentunya bisa cukup baik untuk menjaga kedalaman skuad timnas Indonesia.
Lantas, apakah menurutmu masih perlukah PSSI menambah stok pemain naturalisasi di sektor tengah?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Konfirmasi Erick Thohir, Pemain 69,53 Miliar Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang
-
Sikap 'Nyelon' Maarten Paes Bikin Bingung, Padahal Mau Hadapi Timnas Rp 5 Triliun Terkuat di Asia
-
Erick Thohir: Kevin Diks Siap Membela Timnas Indonesia Melawan Jepang
-
Gagal Bawa Venezia Bungkam Parma, Jay Idzes Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Simpang Siur Bisa Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang atau Tidak, Mees Hilgers: Masih Belum Pasti...
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Di Balik Thanksgiving Berdarah: Misteri Kelam Keluarga Sam Holland
-
Penantang Baru MacBook? Redmi Book 14 2026 Resmi Meluncur dengan Spesifikasi Gahar!
-
Drakor The Scarecrow Pecahkan Rekor ENA, Kepala Produksi Ungkap Alasannya