M. Reza Sulaiman | Rana Fayola R.
Ilustrasi euforia Piala Dunia 2026 yang dapat menggerakkan roda ekonomi. (Gemini AI)
Rana Fayola R.

Demam sepak bola sejagat kembali menyapa. Pergelaran Piala Dunia 2026 bukan sekadar panggung kompetisi lapangan hijau bagi para bintang dunia, melainkan juga menjadi momentum emas bagi para pelaku UMKM untuk mendulang cuan maksimal.

Euforia dan antusiasme masyarakat yang sangat signifikan, termasuk di Indonesia, diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi riil yang kuat pada sektor konsumsi nasional.

Tingginya rasa penasaran, antusiasme, serta euforia masyarakat otomatis mengubah kebiasaan belanja harian menjadi mesin perputaran ekonomi yang luar biasa. Salah satu tradisi yang paling dinantikan dalam setiap edisi Piala Dunia adalah agenda nonton bareng (nobar).

Aktivitas komunal ini menjadi pusat intensitas momen ketika masyarakat berkumpul untuk mendukung tim kesayangan mereka. Menariknya, sebagian besar masyarakat sangat menikmati momen kebersamaan lewat aktivitas nobar ini. Kebiasaan nobar ini pun memicu pergeseran pola perilaku konsumen saat pertandingan berlangsung.

Meski Piala Dunia merupakan ajang global, lidah masyarakat Indonesia tetap setia pada kuliner lokal. Berbagai produk makanan favorit seperti martabak, ayam goreng, mi ayam, hingga aneka camilan lokal tetap menjadi primadona utama mengalahkan makanan cepat saji global. Lonjakan permintaan ini tentu menjadi angin segar bagi para pedagang makanan tradisional.

Bukan hanya sektor makanan, waktu pertandingan yang banyak berlangsung pada malam hari juga ikut memicu peningkatan penjualan makanan ringan dan minuman kemasan secara signifikan. Kebiasaan begadang demi menyaksikan tim favorit bertanding membuat kebutuhan akan stok camilan di rumah meningkat tajam.

Strategi Cerdas UMKM Mengubah Euforia Menjadi Keuntungan

Untuk menangkap peluang besar ini, para pelaku usaha industri kreatif dan barang dagangan harus jeli melihat fanatisme tinggi para suporter. Berbagai pernak-pernik seperti jersey, kaus, aksesori, hingga produk merchandise tim peserta dipastikan akan diburu oleh para penggemar setia yang ingin menunjukkan identitas dukungannya.

Salah satu ide produk yang sangat potensial adalah memproduksi kaus bertema sepak bola menggunakan strategi print-on-demand (cetak sesuai permintaan). Dengan strategi ini, produk baru dibuat setelah ada pesanan masuk sehingga pelaku usaha bisa meminimalkan risiko modal mati atau stok yang menumpuk.

Pelaku usaha bisa menawarkan desain kustom yang berisi pesan dukungan unik untuk tim-tim peserta. Variasi produknya pun bisa beragam, mulai dari jersey replika, kaus OOTD santai, hingga baju bermerek nomor pemain bintang. Agar penjualan makin cepat, terapkan strategi promo seperti diskon khusus pengikut media sosial hingga program flash sale.

Selain pakaian, aksesori kecil juga bisa menjadi ladang penghasilan yang menjanjikan. Produk-produk seperti cangkir bisa dijual mulai harga Rp25.000, stiker tim peserta berkisar Rp5.000 hingga Rp15.000, tas jinjing (tote bag) seharga Rp30.000 hingga Rp50.000, poster mini seharga Rp10.000 hingga Rp25.000, hingga gantungan kunci di kisaran Rp8.000 hingga Rp20.000.

Peluang bisnis lain yang tidak boleh dilewatkan adalah penyediaan stiker, poster, dan dekorasi untuk keperluan nobar. Target pasarnya sangat jelas, mulai dari paket dekorasi untuk kelompok yang menonton di rumah, bendera untuk penggemar individu, hingga spanduk dukungan untuk komunitas atau kantor.

Bahkan, UMKM juga bisa membuka jasa sewa proyektor untuk memfasilitasi agenda nobar berlisensi.

Sektor kuliner juga bisa berinovasi dengan menyajikan makanan dan minuman bertema negara peserta. Pelaku usaha dapat menjual paket camilan lengkap (makanan plus minuman dan alat penyemangat), atau minuman khas seperti teh ala Inggris dan buah segar ala Peru.

Pada era digital ini, fenomena sosial seperti FOMO (Fear of Missing Out) atau ketakutan tertinggal tren sangat memengaruhi pola konsumsi. Oleh karena itu, UMKM wajib melakukan promosi lewat media sosial seperti TikTok, Instagram, dan X dengan membuat konten video reaksi, prediksi skor, kuis, atau momen legendaris menggunakan tagar populer.

Lakukan interaksi aktif dengan pengikut melalui tantangan OOTD, program giveaway (syarat follow, like, dan tag 3 teman), serta sesi live streaming jualan. Jangan lupa untuk mengintegrasikan sistem pembayaran praktis seperti QRIS guna mempercepat transaksi bisnis Anda.

Ajang Piala Dunia 2026 terbukti bukan sekadar panggung hiburan olahraga semata, melainkan sebuah roda penggerak ekonomi riil yang sangat kuat. Melalui perpaduan budaya nobar yang intens, dominasi layanan pengiriman, dan pemanfaatan strategi promosi digital yang tepat, sektor UMKM kuliner serta merchandise berkesempatan besar menjadi penerima manfaat utama.

Selama para pelaku usaha mampu beradaptasi dengan euforia sepak bola dan memanfaatkan ekosistem digital, turnamen ini akan menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan perputaran dana dan meraup keuntungan berlipat ganda.