Kecanduan obat obatan terlarang dikalangan masyarakat Indonesia masih menjadi masalah serius. Hal tersebut dibuktikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa menurut data 2017, lebih dari sebanyak 3,3 juta warga Indonesia telah menyalahgunakan narkoba yang terdiri dari umur 10-59 tahun. Berbagai cara untuk mengurangi peredaran narkoba telah dilakukan oleh pemerintah.
Dibalik hal tersebut, dari sekian banyak orang yang terpapar penyalahgunaan narkoba, banyak mantan pecandu narkoba yang menyuarakan suaranya dan berbagi tips agar tidak ada lagi masyarakat khususnya generasi muda yang menyalahgunakan narkoba.
Salah satunya adalah AS (20) yang kami wawancarai melalui telepon pada Minggu (24/11). AS adalah mantan pecandu narkoba yang pernah mengonsumsi narkoba di usia 18 tahun. "Saya sebagai anak muda yang pernah terjerumus narkoba sih sedih liat masih banyaknya peredaran narkoba di Indonesia apalagi sekarang anak muda yang jadi sasarannya."
Kemudian tim kami bertanya, apa hal yang dilakukan AS saat berjuang untuk berhenti dari kecanduan narkoba.
"Supaya kita berhasil berhenti dari narkoba yaitu pertama harus punya niat dari diri sendiri. Niat saya awalnya muncul setelah lihat orang tua yang kecewa saat tau saya pakai narkoba. Semenjak itu saya punya tekad buat berhenti. Selain itu, karna saya hobi musik jadi saya mulai menyibukan diri dengan main musik. Dan hal yang penting, kita harus berani keluar dari lingkungan pertemanan yang menjerumuskan kita ke hal tersebut."
Apa yang kamu rasakan setelah kamu berhenti mengonsumsi narkoba?
"Setelah saya berhenti pake narkoba, hidup saya jadi lebih tertata. Saya kuliah, belajar dan main sama teman-teman seperti normal. Lingkungan pertemanan saya juga jadi lebih positif. Dan sekarang udah menerapkan pola hidup sehat, banyak melakukan aktivitas bermanfaat. Orang tua sekarang mendukung banget."
Apa pesan kamu buat pecandu narkoba saat ini?
"Pesan saya buat orang - orang yang masih mengkonsumsi narkoba, kalian masih punya kesempatan untuk sukses. Banyak orang di sekeliling kalian yang sayang sama kalian terutama orang tua, jangan pernah kehilangan harapan. Kalo saya bisa, kalian juga bisa. Udah itu aja sih."
Berhenti dari jeratan narkoba tidak sulit seperti yang dibayangkan, asalkan ada niat yang ditanamkan dari dalam diri pengguna itu sendiri. Disisi lain, di Indonesia sudah banyak gerakan dan kampanye anti narkoba yang menggandeng mantan pecandu narkoba untuk memberikan edukasi dan sharing kepada masyarakat dan anak muda. Hal tersebut dinilai efektif dikarenakan masyarakat mendapatkan edukasi melalui pengalaman langsung dari mantan pecandu narkoba.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Soal Amnesti, Menkum: Kemungkinan Napi Narkoba Hanya Ada 700 Orang yang Dapat
-
Produksi Vape Narkotika Jenis Baru di Apartemen Mewah Jakpus Dibongkar, Disebut Sulit Dideteksi
-
Jaringan Narkoba Sumatera-Jawa Dibongkar! Polda Metro Sita 34 Kg Ganja di Jakarta
-
Profil AKBP Fajar Widyadharma, Eks Kapolres Ngada yang Diduga Cabuli Anak, Jual Video Syur ke Australia
-
Sosok AKBP Fajar Widyadharma dan Jejak Kejahatannya, Eks Kapolres Ngada Tersangka Kasus Pedofilia dan Narkoba!
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop