Kebun Raya Bogor merupakan salah satu ikon dari kota hujan, Bogor. Tempat ini disebut juga sebagai hutan kota. Hal tersebut dikarenakan Kebun Raya Bogor dilengkapi dengan banyak pepohonan tinggi dan rindang yang membuat suasana terasa lebih hijau nan sejuk. Hal itulah yang menjadikan alasan untuk datang ke Kebun Raya Bogor, bahkan belum afdol rasanya jika pergi ke Bogor tanpa mengunjungi Kebun Raya Bogor.
Kebun Raya Bogor tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal saja. Selain karena adanya bunga Raflesia Arnoldi yang merupakan salah satu tumbuhan langka, tempat wisata yang juga menjadi bagian sejarah dalam masa penjajahan Belanda ini, membuat wisatawan asing juga banyak berkunjung setiap harinya. Mereka ikut menikmati indahnya hutan kota tersebut. Tapi tahukah kamu kalau Kebun Raya Bogor memiliki satu tempat dengan mitos di dalamnya? Di manakah itu?
Ya! Jembatan Merah yang berada di dalam Kebun Raya Bogor merupakan salah satu ikon hutan kota ini. Jembatan Merah ini merupakan jembatan gantung yang berdiri megah di dalam Kebun Raya Bogor. Dibalik indah dan megahnya jembatan merah ini, ternyata terdapat satu mitos yang menjadikan sepasang kekasih takut dan ragu untuk melewatinya.
Jangankan melewatinya, banyak pasangan kekasih yang enggan untuk melihatnya. Mitos tersebut menjadikan jembatan merah ini dijuluki dengan “Jembatan Putus Cinta”. Sudah bisa diartikan bukan maksudnya? Percaya atau tidak jika ada sepasang kekasih yang melewati Jembatan Merah ini, hubungan mereka akan kandas, tidak akan berlangsung lama.
Wah kenapa bisa ya? Apa yang menyebabkan itu terjadi? Konon katanya hal ini disebabkan karena pada zaman belanda ada noni belanda yang menjalin hubungan dengan sosok laki-laki pribumi. Sang kekasih pun sudah mengucap janji setia. Akan tetapi kisah cinta keduanya terhalang oleh restu, dan mengakibatkan sang perempuan sedih dan memutuskan untuk bunuh diri dengan cara terjun dari jembatan. Oleh karena itu apabila sepasang kekasih melewati jembatan merah dianggap akan berakhir seperti kisah noni belanda dan sosok pribumi.
Nah gimana nih, untuk kalian yang sedang menjalin hubungan asmara akankah menjadikan Kebun Raya Bogor sebagai list untuk dikunjugi? Semua kembali ke diri masing-masing. Tenang saja, kisah di balik jembatan gantung berwarna merah ini masih menjadi mitos yang belum diketahui pasti kebenarannya.
Baca Juga
-
Love-Hate dengan Commuter Line: Di Antara Ketergantungan, Kepadatan, dan Harapan Transportasi Ideal
-
Tamat! Inilah Akhir Cerita Drama Korea Hometown Cha-Cha-Cha
-
Debut! Umay Shahab Rilis Film Perdana "Ku Kira Kau Rumah"
-
Potret 3 Tempat di Banda Neira yang Menjadi Surga di Timur Indonesia
-
3 Tempat Bersejarah Mengenang Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
Artikel Terkait
-
Makam Belanda Diinjak Wisatawan, Manajemen Kebun Raya Bogor Buka Suara
-
Heboh, Wisatawan Injak Makam Belanda di Kebun Raya Bogor Akhirnya Minta Maaf
-
Daftar Tempat Wisata di Bogor: Little Venice hingga Taman Safari
-
Wisatawan ke Kebun Raya Bogor Harus Tes GeNose
-
Berwisata ke Kebun Raya Bogor, Wajib Tunjukan Bukti Negatif Covid-19
Lifestyle
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi
-
Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit
Terkini
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?
-
Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026