Soompi melansir, pada tanggal 5 Oktober, aespa mengadakan konferensi pers untuk perilisan mini album pertama mereka “Savage.”
Ini adalah comeback pertama mereka sejak merilis single debut mereka “ Black Mamba ” pada November 2020 lalu. Per 4 Oktober, “Savage” telah melampaui 401.088 stok pre-order. Itu jelas merupakan sejarah baru bagi grup rookie yang belum genap satu satu tahun debut.
Mengenai hal tersebut, Karina berkomentar, “Saya sangat terkejut mendengar bahwa [album] melampaui 400.000 stok pre-order. Saya tidak menyangka akan mendapat banyak perhatian karena ini adalah album pertama kami. Terima kasih atas cinta kalian."
Winter menambahkan, “Saya terkejut dan senang menerima perhatian yang luar biasa meskipun kami hanya pemula yang belum lama debut. Saya pikir [orang-orang] mendengarkan musik kami atau menonton pertunjukan kami karena mereka penasaran dengan metaverse dan avatar, yang belum pernah ada sebelumnya. Daripada merasa terbebani, kami ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa kami meningkat dan berkembang, jadi kami bekerja lebih keras.”
Judul lagu mereka “Savage” adalah lagu bergenre trap yang berpusat pada drum dan base yang menampilkan rap unik, ad-lib yang kuat, serta hook and cord yang adiktif.
Ningning berkata, "'Savage' adalah lagu yang menunjukkan pertarungan kuat melawan Black Mamba, jadi kami mencoba menampilkan penampilan yang lebih santai namun kuat."
Karina lalu menjelaskan, “Ada koreografi tentang [lirik] 'Kamu tidak bisa mengalahkanku, tsk tsk.' Fans dapat dengan mudah mengikuti, jadi saya harap mereka dapat menikmatinya bersama kami. Bagian kuncinya disutradarai oleh Lee Soo Man. Kami merekam akord bagian chorus sebagai 'zzzzz', tetapi dia ingin itu menjadi poin kunci dari lagu tersebut, jadi diubah menjadi 'tsk tsk.' Ketika kami mengatakan 'Saya merasa sangat kasihan padamu,' kami mengatakan 'tsk tsk,' jadi pesan [lagunya] diubah menjadi bagaimana Black Mamba tidak bisa dibandingkan dengan kami.'
Kemudian Giselle berbagi, “Pertama, Black Mamba muncul, dan cerita berlanjut menunjukkan kita pergi ke padang rumput. Kemudian dengan bantuan NAVIS, kami melawan Black Mamba. Ada keterampilan tempur dan asisten, dan kami melakukan tugas tambahan. ”
Karina melanjutkan, “Kami mencoba menunjukkan pandangan dunia dan SMCU (SM Culture Universe) kami dalam berbagai cara dengan menggunakan hal-hal seperti animasi, avatar, dan efek grafik. Untuk mengekspresikan pandangan dunia yang unik lebih intens, kami menerapkan genre metaverse. Dengan menggunakan CG (grafik komputer) dan semuanya, ini memungkinkan pemirsa untuk lebih membenamkan diri [ke dalam cerita].”
Winter lalu menambahkan dengan berkata, “Kami memberikan perhatian ekstra untuk menunjukkan sisi kuat dari 'Savage.' Kami bertindak seolah-olah kamera adalah mata Black Mamba dan itu merayap [di lantai] sambil melihat ke arah kami. Kami juga mencoba menari sambil menatap kamera dengan intens seolah-olah kami akan merusaknya.”
Album baru mereka mencakup enam lagu, yang di antaranya adalah: “Savage,” “Aenergy,” “I'll Make You Cry,” “Yeppi Yeppi,” “Iconic,” dan “Lucid Dream.”
Winter berbagi persaannya setelah merilis album baru mereka dengan berujar, “Ini adalah mini album pertama kami setelah 'Black Mamba.' Kami akan dapat menunjukkan kepada penggemar berbagai sisi kami melalui lagu dance, lagu pop, dan lagu dengan pandangan dunia kami, termasuk 'Savage'.”
Giselle kemudian berkomentar, “Lee Soo Man mengarahkan ke detail terkecil, seperti akord dan pengucapan, jadi kami bekerja keras dengan harapan kami bisa menunjukkan sisi yang lebih baik dari kami.”
Aespa akan merayakan ulang tahun debut pertama mereka di bulan November. Mengenai hal tersebut, Ningning berkomentar, “Sudah setahun sejak kami debut. Sepertinya kami baru saja menampilkan 'Black Mamba' untuk pertama kalinya kemarin, tapi waktu berlalu. Awalnya, saya merasa canggung dan gugup di depan kamera, tapi sekarang saya sudah terbiasa dan saya bisa menikmati panggung. Saya berterima kasih kepada penggemar kami.”
Karina mengakhiri sesi konferensi pers dengan mengatakan, “Kami adalah tim yang dapat menampilkan tidak hanya lagu-lagu yang intens tetapi juga berbagai gaya, dan saya ingin memberi tahu orang-orang tentang perluasan pandangan dunia kami. Saya ingin mendengar orang berkata, 'Itu yang diharapkan dari aespa.'”
Jadi, apakah kalian sudah puas dengan comeback aespa kali ini?
Tag
Baca Juga
-
Sinopsis Film Kingdom of the Planet of the Apes, Tayang 10 Mei 2024
-
Resmi Berkencan dengan IU, Lee Jong Suk Tulis Surat Mengharukan untuk Fans
-
Daftar Pemenang KBS Drama Awards 2022, Ada Lee Seung Gi dan Joo Sang Wook!
-
Keren! BTS Masuk Daftar Musisi yang Banyak Pecahkan Rekor Tahun 2022
-
Keren! Belum Resmi Rilis Album Solo, Jimin BTS Kembali Memecahkan Rekor Ini
Artikel Terkait
-
Takut Coba Hal Baru, Intip Tips Winter aespa Memotivasi Diri Sendiri
-
Gaya Y2K Karina aespa dalam Sneakers Chunky Converse yang Bikin Kaki Tampak Jenjang
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Rilis Kiss N Tell, aespa Tinggalkan Konsep Musik Rasa Besi di Lagu Terbaru
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
Lifestyle
-
Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja
-
Profesi Unik 'Ghostwriter' Aplikasi Kencan: Dibayar Mahal Cuma Buat Balas Chat Cari Jodoh!
-
Bibir Makin Cerah dan Fresh! 4 Rekomendasi Lip Tint Mengandung Vitamin C
-
Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian
-
Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah
Terkini
-
Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!