Setiap orang selalu ingin diperlakukan baik oleh orang lain. Tidak ada manusia yang mau dijahati oleh orang lain. Namun, tanpa sadar, justru terkadang kita yang jahat pada diri sendiri.
Terlalu baik pada orang lain, selalu memikirkan orang lain, bahkan lebih mementingkan kepentingan orang lain dan akhirnya mengabaikan diri sendiri, termasuk beberapa contoh bahwa kita telah jahat pada diri sendiri.
Berniat membantu menyelesaikan permasalahan orang lain itu baik, tetapi kita harus paham batasan dan prioritas diri. Berikut adalah beberapa tanda bahwa kita sudah jahat ke diri sendiri.
1. Tidak kenal istirahat
Mengejar kesempurnaan itu tidak akan ada habisnya. Semua yang ada di dunia tidak ada yang seratus persen sempurna, pasti ada saja kekurangannya. Berusaha semaksimal mungkin boleh, tetapi kita juga harus peduli pada diri sendiri. Istirahat jika memang lelah.
Semua yang kita lakukan dengan niat yang baik dan usaha maksimal, pasti akan bermanfaat, bagaimanapun hasil akhirnya. Entah sukses atau gagal, pasti tetap ada pelajaran dan hikmah yang bisa kita ambil, bisa sekarang, bisa juga nanti di masa depan. Hal terpenting adalah, berikan hak pada diri sendiri untuk beristirahat.
2. Sungkan meminta bantuan
Terlalu sering membantu orang, sampai-sampai masalah kita sendiri jadi tidak terurus dan berujung membuat kita stres. Ingin meminta bantuan pada orang lain, rasanya sungkan dan malu. Padahal, sama sekali tidak salah jika kita memang perlu bantuan dari orang lain.
Manusia adalah makhluk sosial. Hubungan yang harus dibangun adalah hubungan timbal balik yang saling menguntungkan. Kita tidak perlu merasa sungkan atau malu ketika meminta bantuan pada orang lain, karena kita adalah bagian dari masyarakat, dan keberadaan kita diakui jika kita melibatkan diri secara penuh di dalamnya termasuk meminta bantuan dari orang lain.
3. Sering menyalahkan diri
Ketika kita berbuat salah atau mengecewakan orang lain, timbul perasaan bersalah yang mendalam terhadap diri sendiri. Manusia adalah tempatnya salah, jadi wajar jika kita berbuat salah. Setiap orang selama hidupnya pasti pernah berbuat kesalahan.
Berhenti menyalahkan diri sendiri terhadap apa yang sudah terjadi. Manusia yang bijak tidak akan berlarut-larut menyalahkan dirinya ketika melakukan suatu kesalahan, tetapi manusia yang bijak akan berusaha mencari jalan keluar dan solusi atas permasalahan yang telah ia buat.
Berbuat baik ke orang lain memang penting, tetapi hal utama yang harus dilakukan adalah berbuat baik ke diri sendiri terlebih dahulu. Karena yang merasakan dampak ketika terjadi sesuatu pada diri sendiri adalah kita sendiri, bukan orang lain.
Baca Juga
-
Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Estetik ala Pinterest Girl, Berikut 5 Trik Pose dan Filter ala Xu Ruohan
-
4 Body Serum Efek Tone Up Bikin Kulit Lebih Cerah, Harga Murah Rp30 Ribuan
-
Kulit Sehat dan Terawat, Ini 5 Sabun Cuci Muka dengan Kandungan Prebiotik
-
HP Makin Awet, Mengapa Sebagian Orang Masih Tak Bisa Lepas dari Power Bank?
-
Cegah Rusak! Ini 5 Masker Rambut Smoothing agar Tetap Lembut dan Berkilau
Terkini
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Pesona Alam di Bawah Bayang-Bayang Ekskavator: 4 Wisata Indonesia yang Terdampak Tambang