Selamat datang di fase terbaru dalam hidupmu. Selamat datang di usia 20 tahun atau lebih yang mana kamu akan dihadapkan pada fase quarter life crisis atau fase seperempat abad. Fase yang mungkin paling berat untuk dilalui.
Di fase ini kamu akan banyak mengorbankan hal-hal yang disukai dan banyak belajar meredam ego. Kamu akan belajar dewasa dengan variasi permasalahan dan rintangan yang beraneka ragam. Fase di mana kamu akan berjuang melawan dirimu sendiri untuk menjadi dewasa.
Bagi kamu yang tengah memasuki usia 20-an tahun atau malah sedang menjalaninya, perlu meninggalkan tiga kebiasaan berikut ini, agar hidupmu terasa lebih ringan dan mudah untuk dilalui.
1. Terus meminta perhatian dari orang lain
Bukan waktunya lagi jika kamu ingin semua orang memperhatikanmu. Semakin bertambahnya usia, kamu harus menerima kenyataan bahwa masing-masing dari individu memiliki urusannya masing-masing. Begitu pula kamu, kamu harus belajar memfokuskan diri dalam menjalani urusanmu sendiri dengan sebaik mungkin.
Jangan berharap orang lain akan selalu ada untuk memberimu perhatian. Semakin dewasa, kamu harus bisa mengurus dirimu sendiri tanpa terburu-buru mengharapkan bantuan orang lain.
2. Meminta orang lain untuk tetap berada di sampingmu
Jangan lagi merengek agar orang lain tetap berada dekat bersamamu. Mereka berhak menjalani kehidupannya masing-masing dan melanjutkan perjalanan selanjutnya. Jangan menjadi penghalang bagi mereka untuk mencapai apa yang mereka cita-citakan. Sebaliknya, yang harus kamu lakukan adalah menerima setiap orang baru yang datang di hidupmu dan merelakan setiap orang yang pergi dari hidupmu.
3. Memohon penjelasan dari orang lain
Mungkin alasan dari setiap hal yang terjadi itu penting untuk diketahui, tetapi tidak semuanya perlu untuk kamu ketahui bukan? Semakin dewasa, kamu perlu untuk menerima hal yang terjadi tanpa banyak meminta orang lain untuk menjelaskan segala hal. Cukup kamu berdamai dengan keadaan dan carilah makna dan jawaban di balik setiap peristiwa yang kamu alami.
Jadi, mulai sekarang tinggalkan tiga kebiasaan di atas ya! Karena nyatanya kamu harus menerima kenyataan dan lebih banyak belajar untuk menjadi dewasa. Tetap semangat ya kamu!
Baca Juga
-
Dear HRD, Ini 6 Cara Membangun Lingkungan Kerja yang Positif
-
Kamu Seorang Karyawan? Yuk Kenali 6 Jenis Izin Meninggalkan Pekerjaan ini!
-
Ketahui Waktu Istirahat dan Izin untuk Meninggalkan Pekerjaan Menurut UU Ketenagakerjaan dan Cipta Kerja
-
4 Tantangan yang Harus Dihadapi oleh HRD di Perusahaan, Kamu Harus Siap!
-
5 Tips untuk Mengatasi Overthinking di Kantor, Terapkan Mindfullness!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Physical Sunscreen Heartleaf Cegah Kulit Sensitif Iritasi Akibat Sinar UV
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat
Terkini
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona
-
Rilis Forever July, Sunmi Bandingkan Sensasi Jatuh Cinta bak Hujan Deras
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026
-
Belajar dari Bear di Film Obsession: Keinginan yang Tak Pernah Terpuaskan