Galau dan sakit hati itu memang fitrah manusia. Tanpa galau dan sakit hati, berarti cinta kamu belum seratus persen. Sebab kegalauan dan tergoresnya hati memang karena terlalu dalamnya cinta seseorang.
Meski demikian, kamu tidak sendirian. Ada teman-teman kamu yang masih bisa dijadikan pundak untuk bersandar. Teman bisa dijadikan ruang bercerita segalanya tentang pahit getirnya kehidupan di dunia percintaan. Namun yang paling penting, kamu harus ingat hal ini sebelum galau berlarut-larut.
Tetap Jaga Kesehatan
Seburuk apapun masalahmu tetap jaga kesehatanmu. Kesehatan itu lebih mahal dari segalanya. Cukup kondisi hatimu yang sementara sakit, tapi kesehatanmu tetap harus kuat. Cukup hatimu yang lelah, tetapi jangan badanmu. Sebab jika kesehatanmu stabil, pikiranmu akan segar dan semangat menjalani kehidupan baru di hari ini, esok serta nanti.
Ungkapkan, Kamu Akan Mendapatkan Kepedulian
Ketika sedang terpuruk, kamu akan mendapatkan ibrah atau hikmah dari orang lain. Terlebih itu adalah teman atau sahabatmu. Berceritalah dan ungkapkanlah apa yang ada di benak kamu terhadap teman terbaikmu dan sahabat kamu tadi.
Sebab keluh-kesahmu yang kamu lontarkan, akan ada orang yang benar-benar merespons baik apa yang sedang dilandamu. Ia akan memotivasi dan mendukungmu. Kamu akan mendapatkan kepedulian.
Jangan Terlalu Terburu-buru Mencari Pasangan Baru
Kenapa kamu mau cepat-cepat cari yang baru? Apakah dia (mantan kamu) punya pasangan baru? Sehingga kamu merasa tersaingi dan emote api selalu membara di hatimu?
Terburu-buru bukanlah opsi terbaik. Kau harus waswas dalam memilih pasangan baru. Kamu nggak mau kan, luka yang masih membekas di hatimu bertambah parah? Kau harus bimbang terlebih dahulu: apakah orang ini pas untukku, apakah orang ini menerima aku apa adanya, apakah orang ini tidak mempermainkanku. Kau harus berpikir lebih panjang. Kau harus belajar dari pengalanmu apa yang membuatmu sakit hati dan galau. Agar kau tak bernasib sama dalam waktu dekat, wahai jerutan luka!
Sadarlah, Kamu itu Kuat, Kok!
Sadar itu penting. Ingatlah bahwa Allah tidak akan membebani hambanya melainkan dengan kesanggupannya. Ingat sekali lagi, kamu tidak sendirian. Ada teman dan keluarga yang akan mensupport kehidupanmu. Yakinlah, kamu itu orang yang kuat. Yok bisa!
Jangan Marah Berlebihan
Orang yang sedang galau dan sakit hati biasanya akan mudah marah. Tentunya ada faktor yang menyebabkan ia marah. Tapi segalau dan sesakit apa pun hatimu, jangan sampai marah berlebihan.
Sebab marah berlebihan akan membuatmu mudah putus asa. Bahkan bisa jadi bunuh diri. Jangan begitu, wahai jeritan luka! Ingat, jika kamu bunuh diri kamu akan gagal mendapatkan orang yang lebih baik dari sebelumnya.
Itulah hal yang perlu kamu perhatikan sebelum galau berlarut-larut.
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Serum Korea Ginseng Alternatif Anti-Aging, Bikin Kencang dan Awet Muda
-
4 Outfit Dress ala Annie ALLDAY PROJECT, dari Edgy sampai Elegan Look!
-
3 Pilihan Setting Spray Satin Finish untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
-
4 Milky Toner Vitamin C Berbahan Ascorbic Acid, Rahasia Glowing dan Kenyal
-
Tak Mau Hubungan Cepat Bubar? Pelajari Triangular Theory of Love Ini!
Terkini
-
Menstruasi itu Normal: Perempuan dengan Segala Drama 'Tamu Bulanannya'
-
Film 'The Tank': Tank Tempur dan Penjara Jiwa dalam Peperangan
-
Anime Magical Sisters LuluttoLilly Rilis PV, ILLIT Bawakan Lagu Pembuka
-
Siap Jadi Kakek, Ahmad Dhani Ungkap Inisial Nama Anak Al Ghazali dan Alyssa
-
Nova Arianto Soroti Kekuatan China Jelang Uji Coba, Garuda Wajib Waspada?