Keseriusan seseorang dalam sebuah hubungan dapat dilihat dari niat baiknya, salah satunya mengajak untuk kejenjang pernikahan. Ini jauh memiliki penilaian yang lebih baik dibandingkan menjalin hubungan asmara tanpa kepastian.
Namun, bukan artinya hanya modal nekat tanpa ada persiapan yang matang. Maka dari itu, simak berikut ini beberapa aturan penting yang harus dipenuhi sebelum langsung mengajak nikah gebetan.
1. Pastikan kalau gebetan mau diajak ke jenjang lebih serius
Kalau sudah umur dewasa, kebanyakan orang ingin melanjutkan hubungan percintaan yang serius dan sah secara agama. Namun, ada beberapa orang justru enggan terlalu cepat ke jenjang pernikahan.
Misalnya saja karena ingin meraih mimpi atau cita-cita terlebih dulu sebelum menginjak pernikahan. Maka dari itu, coba cari tahu dulu apakah gebetan ingin segera nikah atau tidak? Jangan sampai lamaranmu justru ditolak mentah-mentah olehnya.
2. Pastikan dia memang cinta padamu atau cuma menganggapmu teman biasa
Aturan penting yang perlu kamu ketahui darinya adalah tentang perasaan dia kepadamu. Apakah dia memang cinta padamu atau hanya sekedar menganggapmu teman biasa?
Kamu perlu sadar bahwa mengajak seseorang yang kamu cintai ke jejang yang lebih serius memang tidak salah, tetapi asalkan rasa cintamu dapat terbalas. Jangan sampai hanya kamu seorang yang mencitainya dan dia tidak punya perasaan apa-apa kepadamu.
3. Orang tuanya sudah memberimu lampu hijau
Jika kamu sudah memastikan dan yakin ke dua hal di atas, maka kamu perlu melanjutkan ke aturan ketiga. Kalau sudah mau ke jenjang pernikahan, berarti mempertemukan antara kedua keluarga.
Bagaimana mana bisa kamu ingin melamar gebetan jika tidak memperoleh restu dari orangtua? Maka dari itu, kamu wajib melakukan pendekatan pada orangtuanya sebelum melamar gebetanmu.
4. Cari tahu apakah saat ini gebetanmu sudah punya komitmen dengan orang lain
Aturan terkahir yang wajib kamu perhatikan adalah memastikan apakah gebetanmu saat ini sudah memiliki komitmen dengan orang lain. Kamu perlu sadar bahwa hubunganmu dengannya hanya sebatas gebetan bukan pacarnya.
Mungkin saja ternyata dia sudah dekat dengan orang lain. Maka dari itu, pastikan bahwa kamu seoranglah yang saat ini berniat serius kepadanya.
Perlu diingat, perasaan seseorang tidak boleh kamu gantungkan, namun jangan sembarang memberikan keseriusan. Setiap niat baik tentu memiliki aturan yang wajib dipenuhi, apalagi kamu mau melamar anak orang.
Baca Juga
-
3 Alasan Orang Selingkuh dalam Hubungan yang Perlu Kamu Ketahui
-
5 Cara Bijak untuk Menerima Fakta Bahwa Cinta Tak Selalu Berbalas
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Punya Pacar yang Romantis!
-
5 Hal Buruk Jika Terlalu Bersikap Baik dengan Pasangan
-
4 Kesulitan yang Suka Dialami oleh para Pegawai Kontrak, Pernah Merasakan?
Artikel Terkait
-
Mengapa Menikah di Bulan Syawal Sunnah Rasul? Ini Penjelasannya
-
Bikin Ngakak, Momen Pertemuan Shireen Sungkar dan Dinda Kanya Bak Adegan Sinetron
-
Agnez Monica Ungkap Alasan Putus Dengan Deddy Corbuzier : Kamu Pria Pertama yang Bikin Aku Aman
-
Akhir Pilu Cinta Ray Sahetapy dan Dewi Yull: 23 Tahun Bersama, Bercerai Ulah Menolak Poligami?
-
Bolehkah Menikah dengan Sepupu? Ini Hukumnya dalam Islam
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Pengabdi Setan Origins: Batara, Darminah, dan Asal Mula Teror
-
Review Film Exorcism Chronicles - The Beginning: Visual Ajaib tapi Cerita Kacau?
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17