Setiap lelaki di dunia ini ditakdirkan untuk menjadi seorang pemimpin, khususnya pemimpin dalam rumah tangga. Seorang pemimpin sudah seharusnya mampu melindungi, mengayomi, dan menyayangi dengan sepenuh hati. Seorang pemimpin juga harus memberi rasa aman dan juga nyaman bagi orang-orang di sekitarnya, terlebih lagi bagi pasangan dan keluarganya. Rasa aman dan nyaman tersebut dapat diciptakan dari sikap baik dan positif dari seorang lelaki. Namun, belakangan ini masih ada saja sikap-sikap negatif lelaki yang berdampak buruk dan tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin.
Tak jarang sikap-sikap negatif tersebut dapat membawa dampak buruk bagi kondisi mental seorang perempuan. Bila sudah begitu, dari awal harus cepat-cepat dihindari ya! Bila sudah terlanjur berada di dekatnya cobalah untuk menasihati, tetapi bila dia tetap seperti itu lebih baik tinggalkan saja. Yuk simak 3 sikap negatif tadi di bawah ini dulu!
1. Emosional
Semua perempuan di dunia ini sebenarnya tahu bila seorang lelaki yang emosional seringkali memberikan dampak buruk bagi mental. Lelaki yang emosional biasanya cepat marah hanya karena ada hal sepele yang tak disukainya. Padahal sebenarnya hal tersebut benar-benar sepele, tetapi lelaki yang emosional sampai membanting barang dan membentakmu. Wah, kalau sudah begitu sebaiknya hindari saja ya atau cepat-cepat deh tinggalkan dia. Namun, sebelum meninggalkannya kamu juga harus berusaha menasihatinya terlebih dahulu. Bila sudah dinasihati dan dia terus mengulangi kesalahannya, pilihannya ya hanya perpisahan.
2. Suka Kasar
Bila seorang lelaki yang emosional ditambah lagi suka kasar seperti memukul, menendang, menampar, dan lain-lain, tinggalkan saja. Sudah tidak ada “tapi” lagi. Semarah-marahnya seorang laki-laki, ia tak pernah berhak untuk melakukan kekerasan pada perempuan. Perempuan itu wajib diberikan rasa aman juga nyaman, bukannya kekerasan yang menciptakan luka juga trauma yang berkepanjangan.
3. Sering Menyakiti Hatimu dan Orang di Sekitarnya
Selain ke dua sikap tadi, lelaki yang sering menyakiti hati orang-orang di sekitarnya apalagi ibunya dan kamu, juga perlu dihindari. Lelaki yang seperti itu sangat membawa dampak buruk bagi kondisi mentalmu. Melihat kejadian tersebut, penting sekali bagi perempuan manapun bila dekat dengan lelaki harus tahu bagaimana perilakunya dengan teman-temannya, keluarganya, dan orang-orang di sekitarnya. Bila ia sering menyakiti hati orang-orang di sekitarnya, ya lebih baik tinggalkan saja. Harus waspada karena kamu kan memberi hati ke orang lain untuk dijaga bukan untuk diciptakan luka.
Sekian artikel ini ditulis. Terima kasih sudah membaca sampai habis. Semoga bermanfaat!
Tag
Baca Juga
-
3 Hal yang Buat Banyak Orang Kagum, Ramah Perlu tapi Bukan Nomor Satu!
-
5 Hal yang Sebaiknya Tidak Kamu Lakukan Setelah Bangun Tidur
-
3 Alasan Mengapa Kamu Tidak Perlu Terlalu Meratapi Kepergian Seseorang
-
Suka Fotografi? Simak 3 Cara Terkini Tuk Jadikan Hasil Fotomu Gudang Cuan!
-
3 Cara Brilian yang Bisa Buatmu Berkembang Lewat Menonton Film
Artikel Terkait
-
CEK FAKTA: Kagum dengan Islam, Kim Jong Un Kunjungi Indonesia
-
5 Teknik Psikoterapi untuk Menangani Gangguan Mental, Ciptakan Coping Mechanism Sehat
-
Di Balik Gaun Pengantin, Luka Psikologis Pernikahan Dini
-
Inklusivitas di Tempat Kerja: Kunci Pemberdayaan Perempuan Menuju Kepemimpinan Masa Depan
-
Israel Serang Rumah Sakit Nasser di Gaza: Pemimpin Hamas Tewas, Kebakaran Besar Berkobar
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya