Kehidupan manusia memang penuh liku. Gak ada satu pun manusia yang hidupnya selalu berjalan mulus tanpa pernah menghadapi kegagalan atau kepahitan.
Ada kalanya, kamu sulit melupakan kepahitan yang terjadi di masa lalu. Akibatnya, kejadian tersebut terus terbayang dan menghambatmu menikmati kehidupan saat ini. Tentu saja hal tersebut akan menghalangi kebahagiaan yang kamu rasakan.
Untuk itu, ikuti beberapa 4 langkah berdamai dengan masa lalu pahit yang terus membayangi hidupmu:
1. Jangan menghindari emosi yang kamu rasakan
Gak sedikit orang yang memilih untuk diam saja dan menahan perasaan kendati dalam hatinya hancur berantakan. Sebaiknya, ini jangan dilakukan. Terimalah emosi yang sedang kamu alami.
Kalau memang sedih dan merasa menyesal, maka menangislah. Ini penting banget supaya kamu mampu menutup episode yang lalu sehingga gak terus membayangi hidupmu.
Jika kepahitan di masa lalu akibat perbuatan orang lain, maka maafkanlah. Bukan demi dirinya, tapi demi kedamaian dirimu.
Begitu pula jika kepahitan itu disebabkan kesalahan diri sendiri. Gak perlu terus mengutuk diri akibat kamu telah mengambil keputusan yang salah. Maafkanlah dirimu, karena sudah kodratnya manusia itu gak sempurna.
3. Buat daftar hal-hal baik yang patut kamu syukuri
Terkungkung di masa lalu dapat membuatmu jadi abai dengan berbagai kenikmatan saat ini. Supaya cara pandangmu lebih positif dalam menjalani hari, cobalah buat daftar hal baik apa saja yang patut kamu syukuri.
Dengan begitu, kamu jadi sadar bahwa memang dulunya kamu pernah mengalami kepahitan. Tapi, gak berarti isi hidupmu hanya hal buruk saja, kan?
4. Petik hikmahnya, dan lupakan
Berlarut-larut mengingat kejadian buruk yang telah lewat gak akan membawa manfaat apa-apa. Cukup ambil hikmah dari peristiwa pahit yang telah terjadi, dan lupakan. Bila ini sudah kamu lakukan, hidup jadi jauh lebih damai, lho!
Setiap orang punya jenis kepahitannya sendiri-sendiri. Ada yang gagal menikah, ada yang gagal meraih posisi dalam karier karena dijegal rekan sendiri, dan banyak contoh kepahitan lain.
Apabila kamu membiarkan kepahitan yang lalu terus menghantui, hal itu hanya akan menghalangi kebahagiaanmu sendiri. Jadi, lupakan dan ganti dengan pemikiran yang lebih positif, ya!
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
-
Jarang Olahraga? Coba Cara Ini untuk Bangun Kebiasaan 10.000 Langkah Per Hari
-
KPPli: Kepemimpinan Pengelolaan Perubahan dan Langkah Strategis Hadapi Transformasi di Era Digital
-
Langkah-langkah Verifikasi Akun DANA Tanpa KTP
-
Celine Evangelista Tampil Bercadar, Minta Jangan Ungkit Masa Lalunya Lagi
-
Nyaris Jadi Petinggi BI, Publik Bongkar Masa Lalu Hotman Paris Sebelum Konflik dengan Firdaus Oiwobo: Sukar Dipercaya!
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Ubisoft Tutup Studio di Leamington, Strategi Bertahan atau Tanda Krisis?
-
Jelang Timnas U-17 Lawan Yaman, Nova Arianto Justru Singgung Kinerja PSSI!
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata