Terkadang, ada di situasi tertentu kita ingin menjauhi seseorang tanpa menyakiti. Biasanya perasaan ingin menjauh muncul karena adanya rasa tidak nyaman atau sangat mengganggu. Apakah kamu juga termasuk salah satu diantara mereka yang mengalami?
Pasalnya, bukan hal mudah untuk menjauh dari seseorang. Apalagi bila orang yang kamu hadapi cenderung tidak peka. Tidak semuanya juga mudah menyadari bahwa orang yang didekati merasakan ketidaknyamanan atas perlakuannya.
Memang sangat sulit mengendalikan perasaan seseorang, apalagi bila sudah terlanjur dalam. Jika pun tidak bisa benar-benar tidak menyakiti, setidaknya meminimalisir rasa sakit itu. Inilah 4 cara menjauhi seseorang tanpa menyakiti yang bisa kamu coba lakukan.
1. Bersikap Pasif
Bersikap pasif yang dimaksud adalah tidak perlu terlalu antusias ketika diajak berkomunikasi. Ketika berbincang juga seperlunya saja, hindari bersikap seakan memiliki ketertarikan walaupun sebenarnya memang tidak.
Orang lain bisa saja salah mengartikan respons yang kamu berikan. Menganggap ketertarikan tersebut ditujukan terhadap pribadinya, bukan semata karena topik pembicaraannya.
Jadi, kamu perlu lebih peka terhadap kemungkinan seperti ini. Selain itu, tidak perlu mencari-carinya untuk berkomunikasi. Cara ini bisa dijadikan salah satu alternatif untuk membuat mereka yang mendekat menjauh dengan sendirinya.
2. Mengurangi Intens Komunikasi
Intens komunikasi akan berpengaruh terhadap tingkat kedekatan dengan seseorang. Apalagi bila intensitas tersebut menimbulkan perasaan nyaman. Jika ingin menjauhi, sebaiknya kurangi intens komunikasi.
Jadi, kamu perlu memberikan jarak hubungan terhadap orang tersebut supaya tidak terlalu dekat. Sebab, tujuanmu adalah menjauhi seseorang tanpa menyakiti, bukan malah semakin dekat dengannya. Baik itu hubungan secara langsung maupun virtual.
3. Kendalikan Diri, Jangan Emosional
Ingat ya, menjauh tanpa menyakiti perasaan bukan berarti tidak menyakiti sama sekali. Tapi setidaknya bisa mengurangi, bukannya malah memperparah perasaan sakit hati. Kamu perlu mengendalikan diri, jangan emosional.
Jika terlalu emosional, bahkan memungkinkan bertindak kasar, bisa semakin memperburuk keadaan. Bukannya kamu ingin menjauh tanpa menyakiti? Jadi, sikap seperti ini perlu dihindari.
4. Sampaikan Alasan
Cara terakhir yang bisa dilakukan adalah sampaikan alasan dengan ucapan dan sikap yang baik. Tujuannya supaya orang yang ingin kamu jauhi bisa memahami keputusanmu.
Kalaupun ternyata responsnya kurang baik, terpenting kamu sudah mengatakan sejujurnya. Daripada dianggap memberikan harapan, padahal nyatanya kamu memang tidak pernah memberikannya.
Membuat orang yang mendekat menjauh dengan sendirinya akan jauh lebih baik. Bila dibandingkan kamu yang harus menjauh. Mengapa? Karena seringkali cara menjauh dengan paksa itu tidak berhasil.
Apalagi bila orang yang bersangkutan sangat keras kepala. Bukannya keadaan semakin membaik malah akan memperburuk. Setidaknya menjauhi seseorang tanpa menyakiti memiliki metode yang lebih efektif dan halus.
Tag
Baca Juga
-
Perhatikan! 8 Tips Memilih Timbangan Badan Digital Berkualitas
-
Catat! 4 Tips Membeli Keyboard di Shopee agar Mendapatkan yang Berkualitas
-
3 Daya Tarik Rumah Jaksa Agung Malang sebagai Tempat Penginapan
-
Sebelum Pesan Kamar di Rumah Jaksa Agung Malang, Perhatikan 4 Hal Berikut
-
Tata Cara Kompres Foto Tanpa Software Tambahan Lewat Situs 11zon
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Monokrom Style ala Kim Ji Yeon: Sontek 4 Padu Padan Daily OOTD-nya!
-
Cute dan Girly, 4 Ide OOTD ala Zhao Lusi yang Bisa Kamu Sontek!
-
4 Tempat Glamping di Ciwidey yang Adem, Nyaman, dan Cocok buat Healing
-
Semarang Jadi Primadona Libur Nataru 2026, Kota Lama hingga Lawang Sewu Dipadati Wisatawan
-
4 Ide OOTD Smart Casual ala Sooyoung SNSD, Cocok Buat Kerja hingga Hangout
Terkini
-
Najwa Shihab Kenang Tahun Penuh Liku, Siap Menyambut 2026 Lebih Tenang
-
Pintu Kelas yang Terbanting Sendiri, Apa yang Dialami oleh Lima Siswa ini?
-
Review Film Modual Nekad: Suguhkan Komedi Aksi yang Lebih Gila dan Kocak!
-
8 Rekomendasi Film Sambut Awal Tahun Baru 2025, Ada Ipar Adalah Maut
-
CERPEN: Like Terakhir