Dalam kehidupan saat ini, sering kita melihat banyak terjadi tindakan menghina di kalangan masyarakat maupun di media sosial. Oknum-oknum tertentu sering melakukan penghinaan disebabkan karena ia tidak menyukai seseorang dan ada juga karena iri dan rasa sakit hati.
Menghina tentunya sikap maupun tindakan yang tidak dibenarkan dalam kehidupan karena menghina bukanlah mencirikan sikap orang yang beragama dan berbangsa. Karena itu, menghina sebaiknya dicegah.
Bukan itu saja, menghina juga memiliki dampak buruk juga. Berikut 3 (tiga) dampak buruk dari menghina.
1. Timbulnya pertengkaran hebat
Menghina seseorang dapat berakibat terjadinya pertengkaran hebat. Kita harus mengerti bagaimana sebuah pertengkaran salah satu pemicunya karena menghina seseorang.
Siapapun tak akan menerima dihina. Karena itu, dia akan marah dan balik menyerang dan melukai. Menghina hanya membawa malapetaka saja.
Oleh sebab itu, ajaran agama pun mengajarkan agar kita bisa saling menghormati dan menghargai satu dengan lainnya.
2. Balas dendam
Dampak buruk dari menghina seseorang adalah balas dendam. Banyak sekali terjadi balas dendam dalam diri seseorang disebabkan karena merasa dihina. Kemarahan karena dihina itulah asal muasal dendam.
Bukan tidak mungkin, akibat dendam dapat melukai seseorang. Dapat merusak tubuhnya dan perasaannya.
Karena itu, menghina adalah tindakan yang buruk dan tak patut untuk dicontoh. Kita pun harus tahu dampak buruk dari menghina adalah terjadinya balas dendam.
3. Laporan polisi
Dampak buruk ketiga dari menghina adalah mendapatkan laporan polisi. Banyak orang yang dihina akan melaporkan ke pihak kepolisian penghinaan tersebut agar diproses hukum.
Hal itu tentu akan merugikan kita karena akan diperiksa polisi bahkan dapat ditetapkan jadi tersangka oleh kepolisian. Jikalau demikian, maka kita yang rugi karena harus hidup di jeruji besi.
Kita tak akan bisa hidup bebas lagi dan bercengkrama dengan teman maupun keluarga lagi akibat proses hukum tersebut. Sebab itu, menghina haruslah dicegah.
Dengan adanya 3 (tiga) dampak buruk menghina seseorang tersebut, haruslah kita cegah dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus lebih bijak lagi dalam bertindak dan bersosialisasi. Semoga saja tulisan ini berdampak positif buat kita.
Baca Juga
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Spanyol Dominan, Portugal Mengandalkan Ronaldo: Siapa yang Bakal Menang?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah
-
5 Pilihan Hair Mist Bikin Rambut Segar dan Bebas Bau Matahari
-
iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz
-
Sold Out dalam 35 Detik, Toleranshoes Aerostreet Satukan Enam Tokoh Agama
-
Cari Monitor 27 Inch 2K? Ini 5 Pilihan Terbaik Mulai Rp2 Jutaan Aja
Terkini
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang
-
Dari Tiang Bambu hingga Merah Putih, Kisah Kecil di Balik Momen Kemerdekaan
-
Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati
-
Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym