Hadirnya berbagai media pesan singkat memudahkan kita untuk tetap terhubung dengan orang-orang di sekitar kita. Selain pesan, kita bahkan bisa saling bertukar foto, video dan hal-hal lainnya melalui media tersebut. Kita bisa bebas berbincang dengan siapa saja, bahkan hingga melampaui jarak dan waktu.
Sayangnya, kemudahan ini juga tak jarang membawa masalah. Percakapan melalui pesan singkat berpotensi menimbulkan perselisihan, terlebih ketika kita memiliki permasalahan tertentu atau tengah membicarakan sesuatu yang penting dengan lawan bicara.
Akibatnya, kesalahpahaman seringkali terjadi, karena maksud pesan seringkali menjadi ambigu. Tentu saja hal ini bukan tanpa alasan. Beberapa sebabnya antara lain:
1. Tidak melihat ekspresi lawan bicara
Menatap mata orang yang sedang berbicara dengan kita dan memperhatikan ekspresinya menjadi salah satu cara untuk mengetahui apa yang ia rasakan. Sebagai contohnya, dengan melihat mata dan ekspresi wajah seseorang, kita bisa tahu apakah ia memperlihatkan senyuman yang tulus atau senyum yang dipaksakan karena hatinya sedang bersedih.
Saat berkomunikasi melalui pesan singkat, kita dan lawan bicara tidak saling mengetahui bagaimana raut muka atau ekspresi satu sama lain. Kita atau lawan bicara kita memang bisa saja menggunakan bantuan emotikon untuk menunjukkan ekspresi. Sayangnya, emotikon tidak mewakili emosi yang sebenarnya dirasakan.
Seseorang dapat memakai emotikon mana saja sesuka hati, tanpa kita bisa mengetahui apakah emotikon yang dikirimkan sesuai dengan perasaan hatinya. Akibatnya, masing-masing hanya bisa menduga-duga, apa sesungguhnya yang tengah dirasakan oleh satu sama lain ketika berbicara.
2. Tidak mendengar intonasi pembicara
Selain ekspresi, intonasi saat berbicara juga dapat menunjukkan maksud dan tujuan seseorang, serta dapat menggambarkan kesan dan menyampaikan emosi orang yang berbicara. Dalam pesan singkat, kita tidak bisa mendengar intonasi atau merasakan tinggi-rendahnya nada bicara seseorang, sehingga seringkali sulit bagi kita untuk memahami apakah pesan yang disampaikan bernada riang, mengandung kemarahan atau menyimpan sindiran. Karenanya, maksud pesan yang ingin diutarakan acapkali tidak tersampaikan sepenuhnya.
3. Isi pesan yang terbatas
Yang namanya pesan singkat, apa yang kita sampaikan pastinya terbatas. Lain halnya dengan berbicara secara langsung, kita bisa dengan leluasa mengutarakan apa yang ingin kita sampaikan, dapat langsung meluruskan kalimat yang dirasa akan menimbulkan kesalahpahaman, komunikasi pun berjalan dengan lebih lancar. Terlebih, percakapan menggunakan pesan singkat tentunya membutuhkan waktu untuk mengetik pesan yang hendak dikirimkan.
Ketika ada hal penting yang ingin dibicarakan, alangkah lebih baiknya jika kita berbicara secara langsung. Gunakan pesan singkat hanya sebagai sarana untuk membuat janji bertemu. Sebab, bagi manusia, komunikasi bukan sekadar kegiatan bertukar kata, melainkan juga cara untuk berbagi perasaan satu sama lainnya.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
-
Piala Asia U-17: Media Vietnam Kritik Postur Tubuh Skuad Timnas Indonesia
-
Media Jepang Sebut Indonesia Seperti Tim B Timnas Belanda, Ini Sebabnya
-
Minal Aidin Wal Faidzin dari Arkadia Digital Media: Mohon Maaf Lahir dan Batin 1446 H
-
Media China: Posisi Timnas Indonesia Bakal Dikudeta
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Novel The Good Part: Makna Perjuangan yang Menjadikan Hidup Lebih Sempurna
-
Lee Jung-eun Siap Jadi Bibi Kim Ji-won dalam Drama Baru 'Doctor X'
-
Jadi Couple di 'The Haunted Palace', Chemistry Yook Sungjae dan Bona Dipuji
-
NCT Wish Ekspresikan Gaya Y2K di Comeback Album Terbaru 'Poppop'
-
Jackie Chan Kembali! Ini Sinopsis dan Pemain Film 'Karate Kid: Legends'