Hayuning Ratri Hapsari | Nanik Writer
Ilustrasi emosi (Unsplash.com/Nik Shuliahin)
Nanik Writer

Apakah kamu pernah merasa stres dan tertekan dengan keadaan yang sedang kamu alami? Pengen cerita dan mencurahkan semua isi kepala, tapi ternyata kamu tidak bisa mengungkapkannya dalam bentuk kata-kata.

Kamu hanya bisa membiarkan berjuta pikiran yang membuat kepalamu seakan penuh dengan sampah-sampah yang kian hari kian menumpuk. Akhirnya tumpukan sampah itu semakin membludak dan membuatnya meledak menjadi bentuk emosi negatif yang merugikan kamu.

Kamu perlu mewaspadai hal di atas ya! Jangan-jangan kamu tengah mengalami mental breakdown yang tidak kamu sadari. Agar kamu bisa mengantisipasinya, kamu perlu mengetahui 6 tanda apa saja yang menandakan bahwa kamu sedang mengalami mental breakdown berikut ini:

1. Mudah menangis secara tiba-tiba tanpa tahu penyebabnya

Kamu perlu waspada jika kamu menjadi mudah menangis secara tiba-tiba tanpa mengetahui apa sebabnya. Kamu tiba-tiba saja merasa sedih dan kemudian menumpahkan air mata kekecewaan tanpa sebab yang pasti.

2. Kehilangan fokus

Jika kamu tiba-tiba kehilangan fokus saat melakukan suatu kegiatan misalnya bekerja, kuliah, mengerjakan tugas, ataupun aktivitas lainnya. Maka kamu perlu mewaspadai jangan-jangan kamu sedang mengalami kelelahan mental.

3. Kesulitan mengontrol emosi

Ketika kamu menjalani kehidupan sehari-hari dan tiba-tiba kamu kesulitan mengendalikan emosi negatif yang ada pada dirimu maka kamu perlu untuk sedikit beristirahat dan menenangkan diri. Kehilangan kontrol emosi ini bisa ditandai dengan mudah marah-marah dan terpantik emosi.

4. Serangan panik saat berkendara

Jika kamu tiba-tiba merasa panik saat sedang mengemudi maka kamu perlu untuk meminggirkan kendaraanmu dan beristirahatlah sejenak. Jangan biarkan dirimu membawa kendaraan dalam keadaan suasana hati yang tidak baik.

5. Kehilangan resiliensi dalam bekerja

Kehilangan resiliensi atau daya lenting saat bekerja tentunya akan sangat mengancam karir dan pekerjaanmu. Bisa saja kamu mengalami kesulitan untuk menyeleseikan tugas-tugas yang sebenarnya sudah biasa kamu lakukan, atau bisa juga tidak nyaman dan tidak tahan dengan rekan kerja.

6. Mengurung diri

Ketika kamu mengurung diri secara tiba-tiba dan tidak ingin menemui orang-orang sekitar, kamu tidak ada salahnya untuk mewaspadai bahwa kamu tengah megalami mental breakdown

Demikian 6 hal yang perlu kamu waspadai saat mengalami mental breakdown. Istirahatlah sejenak dan tenangkan pikiranmu dengan berlibur dan melakukan hal-hal yang kamu sukai agar kesehatan mentalmu terjaga.