Mutami Matul Istiqomah
Mutami Matul Istiqomah
ilustrasi pasangan.[Pexels/Ajay Donga]

Rumah tangga sebenarnya bukanlah pembatas untuk kita tidak boleh menikmati kehidupan. Hidup tetap harus dinikmati. Namun dalam berumah tangga, kita harus bijak dalam mengambil beberapa keputusan dan selalu mempertimbangkannya dengan matang. 

Beberapa hal yang dibatasi bukan bertujuan agar nikmatnya hidup menjadi berhenti. Namun, segala yang dibatasi adalah demi kebaikan bersama dan sebagai bentuk pengertian dan saling menghargai antara diri kita sendiri dengan pasangan.

Nah, berikut ini beberapa hal yang harus dibatasi setelah berumah tangga. 

1. Belanja keinginan 

Keinginan menjadi salah satu hal yang harus dibatasi. Karena kalau mengutamakan keinginan, mungkin uangmu akan habis sekadar untuk menuruti itu. Tidak ada kalimat cukup untuk sebuah keinginan. Liat ini, ingin, itu ingin.

Padahal setelah berumah tangga, kebutuhan kian bertambah banyak. Ditambah, kewajiban untuk menabung demi masa depan. Sehingga kamu harus membatasi keinginan yang tidak ada manfaatnya, dan lebih mengutamakan kebutuhan. 

2. Nongkrong dengan teman 

Awal menikah, mungkin kamu akan sering lupa bahwa kamu sudah berumah tangga. Sehingga sering terbawa dan lupa diri untuk nongkrong dengan teman-teman. 

Sebenarnya, nongkrong dengan teman juga tidak mengapa. Tentunya, kamu juga butuh memenuhi kebutuhan bersama teman-teman. 

Namun kamu hanya perlu membatasi waktu saja. Mengingat sudah ada pasangan dan harus membuat kesepakatan dengannya. Belum lagi kalau sudah memiliki anak, maka harus lebih mengutamakan keluarga.

3. Bermain game 

Jika kamu tipe orang yang senang bermain game, maka hal tersebut harus dibatasi ketika kamu sudah berumah tangga. Pasalnya, tidak ada pasangan yang merasa senang ketika melihat pasangannya terus-menerus sibuk dengan game online. 

Ketika istri sedang kerepotan, ketika anak sedang menangis, ketika orang tua sedang berkunjung, sebuah hal yang menyebalkan ketika ada seseorang yang sibuk dengan gawainya. 

Maka dari itu, ketika sudah menikah, kamu harus ingat kepada kewajiban kepada keluarga. Sehingga beberapa sikap bisa kamu kontrol dan jaga dengan baik demi kebaikan bersama. 

3. Mager (Malas Gerak)

Apakah kamu termasuk kaum rebahan yang selalu mager melakukan kegiatan? Waduh, kamu harus mulai memperbaiki dan membatasi hal ini, ya! 

Jika kamu seorang istri, maka kamu harus mengurus rumah tangga dengan baik. Jika kamu adalah seorang suami, maka kamu harus bekerja dengan penuh energik. 

Sehingga, kebiasaan mager ini harus mulai dibatasi. Kamu dan pasangan harus kompak untuk menjadi tim yang solid. 

4. Berkomunikasi dengan lawan jenis 

Termasuk hal yang penting dan perlu untuk dibatasi adalah mengenai komunikasi dengan lawan jenis. Kamu tidak boleh sengaja berkomunikasi dengan lawan jenis secara berlebihan. Apalagi secara sembunyi-sembunyi. 

Menghubungi lawan jenis tentu sah-sah saja. Namun harus ada alasan yang melatar belakanginya. Bahkan, akan lebih baik jika kamu meminta izin kepada suami untuk berkomunikasi dengan lawan jenis demi menghindari kesalah pahaman. 

5. Mengeluh di media sosial 

Sebenarnya, apa tujuanmu mengeluh di media sosial? Apakah karena iseng, mencari sensasi, atau mengharapakan perhatian dari publik? 

Ingat, kamu sudah menikah. Mencari perhatian di media sosial tidak akan mengubah pandangan seseorang terhadapmu. Yang menyukaimu tetap suka, yang membenci tetap benci. 

Maka dari itu, kamu harus belajar untuk menghargai privasi kamu dan suami dengan cara mengurangi ritme membuat status di media sosial. 

Itu dia 5 hal yang harus dibatasi setelah menikah. Siap enggak ya?

Komentar