Menjadi orang supel merupakan sebuah karakter yang melekat dalam diri secara alami. Supel adalah salah satu sikap yang membuat kita mudah akrab dan mudah berbaur dengan orang lain. Hal ini akan membuat kita terlihat sebagai seorang yang pemberani. Padahal, kita hanya senang banyak berkenalan dengan orang baru.
Namun, tidak hanya membawa dampak positif yang dirasakan. Menjadi orang yang supel tetap ada sisi duka yang harus dirasakan. Apa saja itu?
1. Mudah dibohongi
Menjadi orang yang supel biasanya membuat kita mudah percaya akan omongan orang. Hal tersebut bisa saja menimbulkan kerugian kepada kita, seperti mudah dibohongi oleh orang lain, bahkan mudah ditipu.
Tidak seperti orang lain yang lebih hati-hati, orang yang supel biasanya terus berpikiran positif bahwa lawan bicaranya memiliki sikap positif yang sama dengan dirinya sendiri. Padahal, banyak orang yang memanfaatkan orang lain untuk kepentingan dirinya sendiri.
2. Sulit bersikap apa adanya
Menjadi orang yang supel juga sulit untuk menunjukkan perasaan yang sebenarnya. Pasalnya, biasanya kita adalah penghibur yang paling tepat untuk teman-teman.
Hal tersebut seolah sudah menjadi kebiasaan dan tidak bisa untuk dihilangkan. Bukan karena terpaksa, tapi kita sendirilah yang senang akan hal itu.
Makanya, ketika sedang sedih ataupun ada masalah, sulit sekali untuk mengatakan yang sebenarnya. Beberapa hal lebih menyenangkan dipendam dalam hati saja.
3. Sering merasa kesepian
Kok bisa kesepian? Padahal orang yang supel memiliki banyak teman. Ya, banyak orang yang berpikir bahwa orang supel memiliki banyak teman sehingga hidupnya tidak akan kesepian.
Kalau boleh berterus terang, sebenarnya meskipun orang yang supel temannya banyak tapi hal itu didasari karena orang yang supel mau menerima siapapun menjadi temannya. Sehingga, kebanyakan temannya adalah mereka yang mau berteman. Tidak selalu menjadi teman yang dibutuhkan.
Maka dari itu, meskipun teman orang yang supel sangat banyak,tapi sedikit dari mereka yang benar-benar sefrekuensi. Sehingga sebuah hal wajar ketika orang yang supel merasa kesepian.
4. Dianggap sok kenal
Saking mudah akrabnya dengan orang lain, banyak orang menganggap bahwa orang yang supel adalah mereka yang sok kenal dengan orang lain.
Sebenarnya tidak sepenuhnya salah, sih. Pasalnya, orang yang supel memang seringkali merasa seperti sudah mengenal lawan bicaranya sekian lama, padahal baru berkenalan.
Ketika bertemu seseorang dan merasa cocok, rasanya sudah seperti bertemu sahabat sejak kecil.
5. Sangat perasa
Banyak orang beranggapan bahwa orang yang supel memiliki hati yang lapang, sehingga hal tersebut membuatnya tidak mudah tersinggung dan tidak banyak merasakan beberapa hal.
Sayangnya, orang yang supel justru adalah orang yang amat sensitif. Disenggol sedikit, kerongkongan sudah terasa menyempit, ingin menangis. Namun, mereka berusaha menutupinya dengan kediaman agar luka yang mereka rasakan tidak bertambah parah.
Itu dia 5 sisi negatif menjadi orang yang supel. Merasakannya juga?
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
-
Dukung Pengembangan Pariwisata Ramah Lingkungan, PLN Hadirkan Lebih dari 20 Unit SPKLU
-
Menuju Industri Hijau Melalui Ekonomi Sirkular yang Ramah Lingkungan
-
Pertamina RD Dukung Zero Emission di Formula E Jakarta 2022 Lewat Genset Berteknologi Ramah Lingkungan
-
Dikenal sebagai Esper, 5 Karakter Anime Ini Bisa Membaca Pikiran Lho
Lifestyle
-
4 Sheet Mask Korea Tea Tree untuk Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan Iritasi
-
Doogee Fire 7 Pro vs Doogee Fire 7 Ultra: Mana yang Lebih Unggul?
-
Xiaomi Luncurkan Mesin Cuci Pintar 2026: Fitur Canggih Harga Terjangkau
-
Wajah Auto Cerah Sebelum Lebaran Idulfitri! 4 Serum Terbaik Pudarkan PIH
-
Spesifikasi Honor X80i Bocor di TENAA: Baterai 7000mAh dan RAM hingga 16GB
Terkini
-
Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya: Surat Cinta Pamungkas Vidi Aldiano yang Menembus Batas Waktu
-
Evolusi Doa: Saat Saya Berhenti Meminta Dunia dan Mulai Meminta Ketenangan
-
Mengungkap Kedok Maskapai Super Buruk di Novel Efek Jera Karya Tsugaeda
-
Tayang 24 April, Girl from Nowhere Kembali Hadir Versi Remake Jepang
-
Siomay Bukan Dimsum: Memahami Istilah yang Tertukar dalam Kuliner Tiongkok