Cinta seperti apa yang kamu kenal dan kamu ketahui selama ini? ternyata, cinta juga ada jenisnya, loh! Menurut seorang psikolog Robert Sternberg, ada tujuh jenis cinta yang bisa kita kenali dan kita pahami. Apa saja kira-kira?
Dikutip dari tulisan Bella A. (2022), kata cinta itu sendiri bukan hanya sekadar kiasan biasa. Cinta dapat membuat kita merasa selalu bahagia, bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari, mampu memberikan kita harapan, serta dapat menurunkan kadar stres.
Lalu, apa saja ketujuh jenis cinta tersebut? Dikutip dari tulisan Dian M. (2018) dan Ramadhania Q. (2022), berikut ini adalah beberapa jenis cinta yang dibangun oleh tiga komponen (kedekatan, hasrat, dan komitmen), yuk disimak.
1. Suka atau liking
Cinta jenis pertama adalah perasaan suka atau liking. Perasaan ini akan mendorong kitauntuk merasakan suatu kedekatan dan ketertarikan dengan seseorang. Meskipun masih dalam tahap suka atau liking, perasaan ini juga bisa dikategorikan sebagai cinta, lho.
2. Kosong atau empty love
Kekosongan akan cinta biasanya didasari oleh sifat keterpaksaan. Misalnya, rasa cinta yang dipaksakan karena perjodohan. Cinta jenis ini biasanya dilandasi oleh perasaan komitmen saja, tanpa merasakan cinta itu sendiri.
3. Tergila-gila atau infatuated love
Baru pertama kali berjumpa, tetapi kamu sudah merasa tergila-gila padanya. Cinta pada pandangan pertama bisa dikatakan masuk ke dalam jenis cinta infatuated love. Kamu belum terlalu mengenalnya tetapi sudah tergila-gila pada sosoknya.
4. Romantis atau romantic love
Jenis cinta yang keempat adalah romatis atau romantic love. Cinta ini dibentuk dari hasrat dan kedekatan. Kisah romantis di masa sekolah atau biasa disebut dengan sebutan cinta monyet bisa dikategorikan ke dalam cinta jenis ini.
5. Mabuk cinta atau fatuous love
Hubungan yang melandasi jenis cinta ini adalah rasa hasrat belaka sehingga seringkali mengambil keputusan bersama secara tergesa-gesa, sehingga tidak heran jika berakhir tidak menyenangkan.
6. Pendamping atau companionate love
Jenis cinta yang satu ini merupakan salah satu jenis cinta yang didambakan oleh semua orang. Pernah melihat pasangan yang sudah hidup bersama dalam waktu yang lama tetapi tetap terlihat harmonis dan bahagia? Jenis cinta ini yang tumbuh di antara mereka.
7. Sempurna atau consummate love
Inilah jenis cinta yang diidamkan semua orang. Cinta yang sempurna. Meskipun tidak ada yang sempurna, tetapi jika kamu berhasil merasakan kesempurnaan dengan kehadiran pasanganmu, maka kamu dan pasanganmu berada di jenis cinta yang sempurna. Bukan berarti cinta jenis ini membebaskanmu dari segala permasalahan, tetapi kamu dan pasanganmu dapat mengatasinya dengan baik.
Itulah tujuh jenis cinta berdasarkan psikolog Robert Sternberg. Kamu sudah pernah merasakan yang mana saja? Tentu tidak semua jenis cinta memiliki sisi positif semua, bahkan ada beberapa yang harus kita hindari seperti empty love.
Baca Juga
-
Bye-Bye Mata Panda! 4 Eye Cream Korea Ini Bikin Area Mata Makin Cerah
-
Rambut Rontok Parah? Ini 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Rekomendasi Lipstik Korea biar Bibir Kamu Auto Mirip Idol K-Pop!
-
Cari Tablet Buat Kuliah? Ini 5 Rekomendasi Paling Worth It Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Eyeshadow K-Beauty yang Wajib Kamu Punya, Tampilan Natural dan Flawless
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Makeup Anti-Luntur! 4 Setting Spray Mulai Rp38 Ribu untuk Kulit Berminyak
-
5 Pilihan Sleeping Mask Remaja: Kunci Kulit Lembap, Cerah, dan Sehat
-
Pilih HP POCO X8 Pro atau Infinix GT 50 Pro? Inilah Perbandingan Detailnya
-
Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100
-
5 Serum Tranexamic Acid untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat
Terkini
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
AI Memang Tidak Menghakimi, Tapi Apakah Curhat ke ChatGPT Benar-benar Menyehatkan?
-
6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis
-
Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?