Apakah kamu salah satu yang pernah menjajal aplikasi kencan untuk mencari jodoh? Tidak sedikit orang yang berhasil mendapatkan pasangan impiannya. Namun, ada pula yang masih belum beruntung.
Aplikasi pencarian jodoh online mampu menentukan kategori pasangan berdasarkan umur, hobi, pekerjaan, dan banyak lagi. Awalnya aplikasi kencan merupakan hal solutif untuk mempertemukan orang-orang jomblo dengan pasangan impian. Akan tetapi, ketika seseorang sudah terlalu lama menyelam pada aplikasi kencan, tapi tak kunjung bertemu dengan jodohnya, membuat orang-orang tersebut jenuh dan memutuskan untuk tidak menggunakan aplikasi kencan lagi.
Selain alasan di atas ini dia empat alasan kenapa banyak yang tidak menggunakan aplikasi kencan lagi.
1. Bosan Mengulang dari Awal
Di aplikasi kencan tentunya akan bertemu dengan banyak orang yang ingin mengenal kamu sebelum menuju ke jenjang selanjutnya, seperti bertukar sosial media.
Namun, dalam masa pencarian orang-orang tersebut, sebagian besar pengguna aplikasi kencan akan dihadapkan oleh orang-orang yang menanyakan pertanyaan serupa seperti alamat, hobi, umur, dan pekerjaan.
Awalnya memang biasa saja, mungkin bisa bertemu dengan orang yang selevel atau bahkan orang dengan pengalaman baru untukmu. Namun, ketika menjelaskan satu persatu secara berulang apa yang disukai dan apa yang tidak disukai, bukan menutup kemungkinan kamu merasa jenuh.
2. Terkena Dating Fatigue
Dating Fatigue merupakan kondisi ketika seseorang terlalu lelah untuk mencari pasangan. Lelahnya ketika bermain aplikasi kencan yang membuat kamu menghadapi banyak pilihan juga bisa menjadi penyebab tidak menggunakan aplikasi kencan lagi akibatnya kamu akan cenderung ‘meng-ghoting’ pasangan yang sudah match.
Dating fatigue juga bisa membuat merasakan pesimis terhadap hubungan yang belum ia jalani, menurutnya hubungan tersebut enggak bakalan berhasil dan sulit bagi dia menemukan cinta sejati.
3. Sebatas Teman Chat
Alasan orang menunggah aplikasi kencan ada banyak macamnya, ada yang serius mencari jodoh, ada yang hanya sekadar iseng untuk mengisi kegabutan, ada pula yang hanya mencari kenalan baru.
Beruntung jika bertemu orang-orang yang memiliki alasan yang sama, tapi bagaimana jika bertemu dengan orang yang iseng? Karena trust issue inilah yang membuat orang semakin ragu untuk bisa mendapatkan jodoh dari aplikasi kencan.
4. Perasaan Tidak Aman
Selanjutnya adalah perasaan yang tidak aman akibat banyak perilaku yang tidak pantas yang kerap kali ditemukan di aplikasi kencan. Kebanyakan pengguna memutuskan untuk memblokir dan melaporkan pengguna lain setelah menerima tindakan yang tidak pantas. Takut akan terulang kembali, hal ini juga bisa buat pengguna memutuskan untuk berhenti menggunakan aplikasi kencan.
Nah, itu dia empat alasan mengapa banyak yang meninggalkan aplikasi kencan. Bagaimana menurutmu?
Baca Juga
-
Makin Blak-blakan, Aaliyah Massaid Akui Bucin Ke Thariq Halilintar: Kamu Juara di Hati Aku
-
Mengenal Li Ran, Princess Eropa dari Asia Pertama, Istri dari Pangeran Charles Belgia
-
Fans Fuji Kecewa Konten Eksklusif Tersebar: Jadi Percuma Bayar
-
Nyanyi 'Cundamani' di Hadapan Happy Asmara, Celetukan Niken Salindry Bikin Ngakak Satu Venue
-
ARMY Next Level! Wanita Ini Pamer Rumah Berkonsep BTS, Semua Serba Ungu
Artikel Terkait
-
Bye-Bye Makhluk Toxic! Ini 6 Cara Lepas dari Toxic Relationship
-
3 Alasan Orang Lebih Suka Pacaran Beda Sekolah
-
Cari Pasangan Idaman? Lima Zodiak Berikut Ini Bisa Jadi Pilihan
-
5 Zodiak yang Dinobatkan sebagai Pasangan Impian, Cocok jadi Pendamping di Pelaminan
-
Rizky Febian Akui Pernah Berdoa Meminta Pasangan, Tapi Lupa Sebut Agamanya Sama
Lifestyle
-
ASUS ExpertBook Ultra 2026 Masuk Indonesia, Laptop Pebisnis Sultan dengan Intel Core Ultra Series 3
-
5 Rekomendasi Sabun Cair Anti Jerawat untuk Mengatasi Bruntusan di Badan
-
Qualcomm Snapdragon X2 Elite atau Nvidia RTX Spark, Mana Chip ARM Terbaik untuk Laptop?
-
Praktis dan Unik, Ini 5 Rekomendasi Sabun Muka Bertekstur Bubuk
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi Global,Usung Daya Tahan Ekstra dan Jaringan 5G
Terkini
-
Ulang Tahun Hoshi SEVENTEEN Diwarnai Aksi Mulia untuk Ratusan Anak Zambia
-
Buku Pintar Kompas 2011: Potret Dinamika Indonesia dalam Satu Tahun
-
Siapakah Dua Bocah yang Bermain di Kuburan Tua Dini Hari itu?
-
5 Rekomendasi Anime Baru di Summer 2026, Ada Remake Ghost in the Shell!
-
Review Film The Protege: Drama Kriminal yang Penuh dengan Intrik dan Darah!