Menjadi ibu rumah tangga atau ibu pekerja merupakan pilihan yang harus diambil oleh setiap orang tua. Ada yang memilih bekerja karena sudah terbiasa dan ada yang memilihnya untuk membantu tercukupinya kebutuhan secara ekonomi.
Ada yang memilih menjadi ibu rumah tangga karena pilihan dari hati, namun ada pula yang menjalaninya karena tidak memiliki pilihan yang lain. Apapun itu semua ibu tetaplah ibu, tidak ada yang membedakannya.
Berikut ini merupakan beberapa pengalaman yang menyenangkan ketika saya memilih untuk menjadi ibu rumah tangga.
1. Punya banyak waktu bersama keluarga
Pertama, tentunya saya memiliki waktu yang cukup bersama keluarga. Saya bisa berperan dengan penuh perihal merawat suami, anak, dan mengurus keperluan rumah. Segala sesuatu ada di tangan saya.
Hal itu membuat rasa memiliki terhadap sebuah rumah tangga yang sedang saya jalani semakin besar dan hal tersebut membuat saya semakin memiliki kesadaran diri terhadap rumah tangga ini.
2. Paham dan memantau pertumbuhan anak
Senang sekali ketika saya bisa menemani anak bertumbuh. Sejak ia bayi, mengoceh, bisa tengkurap, guling, merangkak, sampai akhirnya dia bisa berjalan dan berlari, sayalah yang ada di sampingnya. Hal tersebut merupakan salah satu rangkaian hal sederhana yang membuat saya merasa amat bersyukur dan beruntung.
3. Fokus dengan pekerjaan
Pikiran seorang ibu memang tidak bisa disamakan dengan pikiran mereka yang masih hidup melajang. Apapun yang sedang dikerjakan oleh seorang ibu, mereka akan selalu mengingat anaknya. Hal ini membuat beberapa orang merasa tidak fokus dalam melakukan sesuatu.
Menjadi ibu rumah tangga, membuat saya bisa lebih fokus dalam mengerjakan segala sesuatu, karena anak saya berada dalam jangkauan saya.
Meskipun saya membagi tugas pada diri sendiri untuk menjaga anak, mengurus rumah, dan memiliki pekerjaan sampingan, pikiran saya tetap fokus dan tidak terpecah belahkan.
4. Banyak hal yang dikuasai
Menjadi seorang ibu rumah tangga juga membuat saya menguasai banyak hal. Kebanyakan darinya adalah sangat menguras kreativitas. Misalnya saja, membuat menu makan anak yang harus terus berubah dan mencairi inovasi yang menarik, memilihkan mainan anak, sampai memilih pekerjaan sampingan sangat membuat saya merasa kehabisan energi. Tapi saya tetap senang karena saya punya hal baru yang bisa saya kuasai.
Itu dia 4 hal menyenangkan jika menjadi ibu rumah tangga.
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
-
Tewas Tertembak di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Keluarga Ungkap Jasad Brigadir J Ada Luka Tusuk
-
4 Penyebab Burnout yang Sering Dialami Pekerja, Salah Satunya Gaji Kecil!
-
Thariq Gendong Semua Keluarga Halilintar, Saaih Malah Gelendotan: Duo Kekar Jadi Gemoy
-
Tak Perlu Renovasi, Ini 5 Trik Hadirkan Suasana Baru di Ruang Keluarga
-
3 Kunci Mengatasi Prokrastinasi, Yuk Terapkan
Lifestyle
-
Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah
-
5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal
-
Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier
-
Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam