Scroll untuk membaca artikel
Hikmawan Firdaus | Alvi Nur Jannah
Ilustrasi Gaya Hidup Boros (Freepik/Freepik)

Sifat boros dapat membawa dampak buruk bagi seseorang. Seseorang dengan sifat boros akan lebih mudah gelisah jika tidak memiliki uang. Karena orang dengan sifat boros akan kecanduan untuk menghambur-hamburkan uang pada hal-hal yang tidak penting. Selain itu, sifat boros juga akan membuatmu tidak memiliki apapun untuk masa depan. 

Namun, sifat boros bukanlah sifat bawaan lahir yang tidak bisa dihilangkan. Sifat boros dapat diganti dengan kebiasaan hidup hemat asal ada usaha dan kemauan yang kuat. Sudah siap untuk hidup hemat?

Berikut penulis punya 6 cara mengubah sifat boros menjadi hemat.

1. Hindari Sifat Konsumtif

Penyebab munculnya sifat boros yang paling utama adalah gaya hidup konsumtif. Sifat konsumtif adalah membelanjakan uang secara berlebihan untuk barang-barang yang tidak penting dan tidak mendesak. Hal ini bisa berakibat buruk pada keuanganmu. Sifat konsumtif ini bisa menjadi candu apabila kamu tidak mencoba menghentikannya. Jadi sebaiknya hindari gaya hidup ini kalau kamu tidak mau uangmu habis sebelum tanggal gajian.

2. Buat List Belanja Sebulan

Untuk mulai berhemat, sebaiknya kamu membuat list belanja bulanan. Tulis apa saja yang kamu butuhkan selama sebulan ke depan. Belanjalah barang-barang hanya yang kamu tulis di dalam list belanja bulanan dan hindari belanja lebih dari yang kamu perlukan dalam sebulan. Tahanlah keinginan berbelanja barang yang tidak kamu perlukan karena tergiur diskon murah. Barang-barang diskon yang tidak kamu perlukan itu hanya akan menjadi rongsokan yang memenuhi tempat-tempat kosong di rumahmu dan tentu saja barang-barang itu akan menghabiskan uang bulananmu.

3. Catat Pengeluaran

Wajib bagi kamu yang mau hemat untuk mencatat setiap pengeluaran yang dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memanage keuanganmu apakah kamu sudah membelanjakan uangmu dengan benar atau justru kamu telah menghambur-hamburkannya. Mencatat pengeluaran juga berguna untuk melakukan evaluasi pengeluaran kamu berikutnya agar uangmu lebih tepat guna. Kamu bisa membuat batasan maksimal berapa uang yang bisa kamu keluarkan dalam sebulan agar pengeluaran kamu tidak membengkak melebihi income yang kamu dapatkan dalam sebulan.

4. Menabung

Menabung menjadi salah satu alternatif paling tepat untuk hidup hemat. Menabung juga bisa memudahkanmu di masa mendatang. Kamu bisa mengalokasikan beberapa persen dari income bulananmu untuk menabung. Sisihkan juga untuk dana darurat yang bisa kamu gunakan ketika kamu terdesak atau mendapat suatu masalah yang tidak disangka-sangka seperti sakit, kecelakaan dll.

5. Jangan Berhutang

Hidup hemat berarti kamu harus mencoba meminimalisir pengeluaranmu sesuai dengan kebutuhan. Hindari berhutang untuk membeli sesuatu, bergaya, maupun liburan. Berhutang dapat menjadi kebiasaan buruk jika kamu tidak menghindarinya. Berhutang memang mudah di saat kita meminjam dan tidak akan terasa banyak sampai kamu sadar saat gajian bahwa ternyata hutangmu sudah menumpuk dan membayar hutangmu bisa menghabiskan lebih dari setengah gajimu dalam sebulan.

6. Turunkan Gengsi

Untuk menjadi hemat, bergayalah sesuai isi dompetmu. Tidak perlu membeli pakaian branded atau pergi makan ke restoran mahal hanya untuk menyenangkan egomu. Tidak ada manfaat yang kamu dapat dari membeli tas mewah selain menghabiskan uangmu. Mulailah untuk menurunkan gengsimu dan tidak ada salahnya menjadi orang yang sederhana dan apa adanya. Selain hidupmu menjadi tenang, dompetmu juga akan menggendut.

Jangan biarkan sifat boros mengganggu ketenangan dan merusak masa depanmu. Mulailah untuk mengganti sifat borosmu dengan gaya hidup hemat agar hidupmu lebih tenang dan bahagia.

Alvi Nur Jannah