Mengikuti tren adalah suatu kepuasan tersendiri bagi sebagian orang, apalagi kalau bisa mengikuti setiap tren yang ada saat ini. Bukan hanya anak muda, anak kecil, ibu rumah tangga, dan wanita karier juga berbondong-bondong mengikuti tren yang sedang hits sekarang. Mulai dari pakaian, rias wajah, makanan, film, dan lain-lain. Meskipun begitu, kamu tidak harus mengikuti setiap tren yang ada kok. Mengapa? Berikut lima alasannya:
1. Tidak Ada Habisnya
Mati satu tumbuh seribu, mengikuti tren tidak akan ada habisnya. Misalnya, satu model baju berlalu akan datang model-model yang lain. Kalau kamu mengikuti semuanya, memang tidak salah, tapi mungkin kamu juga akan merasa keteteran karena saking banyaknya baju yang harus kamu beli.
2. Belum Tentu Cocok
Alasan selanjutnya adalah karena tren tersebut belum tentu cocok untukmu, misalnya saat ini sedang tren makanan pedas, tapi belum tentu lambungmu bisa menerima makanan-makanan pedas tersebut. Jadi, kamu tidak perlu memaksakan diri untuk mencoba makanan pedas hanya untuk mengikuti sebuah tren.
3. Jadi Konsumtif
Untuk mengikuti sebuah tren, kamu juga perlu mengeluarkan biaya yang bisa jadi tidak sedikit. Misalnya, untuk membuat kamar yang estetik, kamu harus melakukan make over dengan membeli perabotan-perabotan estetik. Kalau sudah begini, otomatis kamu akan jadi lebih konsumtif.
4. Bisa Memanfaatkan yang Sudah Ada
Kalau sudah punya, mengapa harus beli lagi? Mengikuti tren tidak harus membuang yang lama dan menggantinya dengan yang baru kok, kamu bisa tetap menggunakan barangmu yang sudah ada. Misalnya dengan melakukan mix and match baju lama dengan yang baru.
5. Perlu Selektif
Tren yang sedang berkembang saat ini tidak selalu positif lho, ada pula tren-tren yang berdampak tidak baik. Jadi, sebaiknya kamu perlu pandai-pandai menyeleksi tren yang akan kamu ikuti. Jangan sampai hanya karena ingin disebut trendy, kamu jadi merugikan diri sendiri.
Itulah lima alasan mengapa kamu tidak harus mengikuti tren yang ada. Jadi, kamu tidak perlu merasa minder kalau tidak bisa selalu trendy seperti orang lain.
Baca Juga
-
Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dari MotoGP Tahun Depan, Akhir Sebuah Masa?
-
Culture Shock, Toprak Razgatlioglu Kesulitan Pakai Ban Michelin di MotoGP
-
Hijrah ke Mesin V4, Pembalap Yamaha Justru Kecewa dengan Performa Motornya
-
Jelang Seri Perdana, 10 Tim MotoGP Rilis Tampilan Baru untuk Motor 2026
-
MotoGP 2026 Belum Dimulai, Rumor Transfer 4 Pembalap Ini Sudah Panas
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?
-
5 Tempat Dinner Romantis di Bandung, Bikin Momen Valentine Makin Berkesan
-
5 Makanan Favorit yang Bikin Dinner Valentine Makin Spesial
-
Mau Intimate Dinner di Malam Valentine? Ini 4 Rekomendasi Tempat Kencan Romantis di Kota Malang
-
4 Cleanser Snail Mucin, Berikan Efek Hydrating untuk Kulit Kenyal dan Sehat
Terkini
-
Waspada Spyware! Ciri HP Kamu Sedang Disadap dan Cara Ampuh Mengatasinya
-
Review Novel The Great Gatsby: Sisi Gelap American Dream
-
Min Hee Jin Menang Gugatan Rp292 Miliar, Apa Respons HYBE Selanjutnya?
-
Love Through A Prism: Comeback Yoko Kamio di Era Klasik London
-
Pemburu Waktu dan Takdir yang Dihapus