Jika kamu sudah lama berkenalan dengan seseorang, merasa sudah saling cocok satu sama lain, sudah merasa sefrekuensi, mungkin ada pikiran yang terbesit di benakmu jika ingin sekali memutuskan untuk jadian dengannya. Rasanya senang sekali jika bisa jadian dengan orang yang sangat dicintai. Terkadang seseorang yang sudah jadian akan berpengaruh terhadap kesehariannya, bisa saja akan lebih semangat menjalani hidup, lebih memperhatikan diri agar pasangan bisa makin sayang. Perihal jadian, sesuatu yang diputuskan haruslah memang dipikirkan terlebih dahulu.
Jadian bukan karena kita ingin mengisi waktu malam minggu saja dengan pasangan, bukan hanya sebagai teman nonton bioskop, bukan hanya orang yang bisa kita suruh romantis-romatisan saja. Walau sebagian orang ada saja yang jadian hanya karena ingin main-main, mungkin ada saja dua orang yang memang jadian hanya untuk iseng saja atau tidak untuk diseriuskan, faktornya entah karena usia yang masih sangat muda.
Memang semua balik lagi pada keputusan yang dibuat. Namun, di sini kita berbicara untuk yang serius saja, kalau kamu salah satu orang yang sedang serius ingin memutuskan untuk jadian dengan orang yang sangat kamu cintai, ada beberapa hal yang musti kamu perhatikan lho!
1. Jadian Jika Memang Sudah Saling Bersifat Dewasa
Mungkin usia kamu sudah cukup untuk menjalani hubungan yang serius dengan pasangan, sepertinya kamu sudah tidak ingin bermain-main lagi dengan pacaran yang hanya saling ngambek atau dikit-dikit marah. Kalau kamu sudah lama PDKT, setidaknya sudah saling mengenal lebih jauh, kamu sudah cukuplah untuk jadian dengan seseorang. Namun, dalam hubungan yang serius, bukan hal mudah yang hanya mengandalkan cinta dan rasa sayang saja, kamu dan pasangan harus bisa menanamkan sifat dewasa pada diri masing-masing.
Dalam hubungan bukan hanya bahagianya saja, melainkan ada saja hal-hal yang menjadi masalah dan haruslah diselesaikan. Bagaimana cara menyelesaikannya? Apa harus bertengkar? Apa harus saling marah berhari-hari, lantas sampai nunggu ada yang sadar kalau marah itu tidak ada gunanya dalam masalah tersebut?
Nah, hal yang paling benar untuk menyelesaikan masalah, dengan saling bersifat dewasa dan juga bersikap dewasa. Dewasa bukan dilihat dari usia, tapi lihatlah dari cara berperilaku, dari cara berlisan, dari sanalah masalah akan diselesaikan dengan kepala dingin dan kata-kata yang baik. Jika kamu dan pasanganmu sudah saling memiliki sifat dewasa, perihal jadian akan berjalan dengan baik, setidaknya seseorang yang memiliki sifat dewasa sudah mengerti baik dan buruknya.
2. Jadian Bukan Karena Mengikuti Pertemanan
Jadian itu bukanlah hal yang harus diikut-ikuti, jadian itu bukan trend yang lagi marak di luar sana yang lantas kita ikuti supaya tidak ketinggalan trend tersebut. Kalau kamu masih suka kumpul dengan teman-teman, dalam perkumpulan tersebut hampir semua temanmu sering mengajak pasangannya, jika kamu memiliki pikiran untuk ingin juga punya pasangan supaya tidak kalah dengan teman-temanmu, tolong urungkan keinginan tersebut. Itu sama saja kamu hanya ingin mengikuti temanmu saja, hanya sesuatu yang kamu inginkan dengan sementara.
Kalau memang kamu ingin serius, bukan melihat dari temanmu atau lingkungan sekitarmu yang mendorong untuk berpasangan, jadian itu dilihat dari hati, dilihat dari sudah seberapa siap dirimu menjalankannya dengan serius. Kalau saja kamu mengikuti teman-temanmu, jika temanmu putus dengan pasangannya, masa kamu ingin putus juga dengan pasanganmu? Jadian itu lihatlah dari hati kamu sendiri, jangan lihat dari kehidupan orang lain.
3. Jadian Bukan Karena Kesepian
Apa alasan yang membuat dirimu ingin segera jadian dengan seseorang? Kalau kamu beralasan agar tidak kesepian, cobalah dipikirkan dahulu jawaban yang kamu jadikan sebagai alasan itu. Jadian dengan seseorang bukan hanya untuk menemani dalam kesepian. Kalau kamu ingin menjalaninya dengan serius, kamu tidak akan beralasan dengan kesepianmu itu, bukan dilihat dari sepinya kehidupanmu.
Lantas jika dirimu sudah tidak sepi atau ada seseorang yang lebih asik mengisi keseharianmu, apa kamu akan mengganti pasanganmu? Karena kamu memutuskan untuk jadian bukan didasari dari cinta yang serius, tapi hanya untuk dirimu yang tidak lagi akan merasa kesepian. Jangan jadikan pasanganmu sebagai seseorang yang meramaikan hidupmu saja.
Itulah beberapa hal yang bisa kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk jadian dengan orang pilihanmu. Apa kamu salah satu orang yang ada rencana untuk jadian dengan orang yang kamu cinta? Jalankan dengan serius ya!
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Arya Saloka Berhasil Seret Banyak Penggemar Kembali Nonton Ikatan Cinta, Netizen: Repot Aja Wajib Streaming
-
Arya Saloka Balik ke Ikatan Cinta, Adegan Bareng Amanda Manopo Disorot: Pelukannya Ada Jarak
-
Menghadapi Pasangan yang Mau Menang Sendiri, Dalam Buku 'Psikologi Pasangan'
-
Diduga Gegara Putus Cinta, Remaja Asal Sukabumi Akhiri Hidup di Samping Warung Lengkong
-
Kelakuan Ibu Mertua Bikin Jengkel, Jadi Susah Ajak Suami Mesra-mesraan
Lifestyle
-
Performa Maksimal! iPad Pro M5 Jadi Tablet Tipis untuk Dukung Produktivitas yang Tak Tertandingi
-
Wangi Hangat dan Memikat: Ini 5 Parfum Spicy Woody yang Harus Dicoba!
-
Main ke Dapur Kopi Gayo: Dari Petik Manual Sampai Jadi Kopi Spesial Dunia
-
iPad Air 11 Inci (M3): Kecil-Kecil Cabe Rawit, Performa Bukan Kaleng-Kaleng
-
Bye-Bye Video Gemeteran! Intip 7 Jagoan OIS dari Samsung dan Xiaomi di 2026
Terkini
-
Resmi Berlanjut, Confidential Assignment 3 Akan Diproduksi Mulai 2027
-
Layar Bukan Segalanya: Ketika "Ketemu Langsung" Lebih Ampuh dari Seribu Emoji
-
Bioindikator yang Terabaikan: Ketika Katak Tak Lagi Bernyanyi
-
Buku Ngaji Rasa: Ketika Hati Menjadi Ruang Belajar yang Paling Jujur
-
Acara Park Bo Gum "The Village Barber" Konfirmasi Adanya Musim ke-2!