Membiasakan diri berperilaku bohong kepada orang lain, terutama kepada orang terkasih, rupanya membuat seseorang bisa kecanduan untuk terus melakukannya. Oleh sebab itu, seseorang yang terlanjur dan gemar berbohong akan berupaya untuk menutupi kebohongan-kebohongan lainnya. Tentu, berbohong dapat membawa prahara dalam suatu hubungan sehingga berpotensi hilangnya kepercayaan dan merenggang hubungan yang sudah lama terjalin.
Lalu, bagaimana cara mengetahui pasangan tengah berbohong? Sebetulnya kita tidak perlu menggunakan alat semacam lie detector segala, karena dilansir dari Counselling, seseorang yang ditekan dengan cerca pertanyaan membuat ingatan mereka sulit diandalkan, bisa karena kondisinya terlalu canggung atau malu, mereka akan berulang kali berbohong demi meredakan tekanan tersebut, apa yang dikatakan adalah hal yang ingin mereka percayai.
Nah, saat merasa tertekan inilah merupakan kesempatan bagus untuk mendeteksi kebohongan pasangan. Dirangkum dari Verywell mind, inilah 4 cara mengetahui pasangan tengah berbohong.
1. Bahasa tubuh
Dalam hal mendeteksi kebohongan, seseorang cenderung berfokus pada gelagat bahasa tubuh yang kepayahan “memberitahu”, atau terdapat gerak-gerik fisik dan perilaku yang sedikit mencurigakan lainnya mengungkapkan seseorang tengah menyimpan sesuatu atau berbohong.
Berikutnya, peneliti Howard Ehrlichman, seorang psikolog yang telah mempelajari gerakan mata sejak tahun 1970-an, mengungkapkan bahwa gerakan mata sama sekali tak bisa dibohongi. Bahkan, Howard menyarankan untuk menjaga kontak mata dengan lawan bicara. Kecenderungan mengalihkan pandangan saat tengah berbicara mengindikasikan bahwa mereka tengah berpikir, atau lebih tepatnya, tengah berusaha mengakses memori jangka panjang.
Oleh sebab itu, kita perlu mencoba cara ini kepada pasangan dan perhatikan bagaimana bahasa tubuh dan gerak mata bisa membuat kita yakin sepenuhnya bahwa pasangan tengah berbohong.
2. Deteksi sinyal kebohongan
Coba lakukan deteksi sinyal kebohongan dengan mengajukan beberapa pertanyaan atau meminta pasangan menjelaskan suatu kronologi dan perhatiankan lagatnya dengan seksama sebagai berikut:
- Apabila mendapati dirinya cenderung gemar menghindari detil penting dari pertanyaan yang diajukan, maka dipastikan mereka tengah berbohong.
- Apabila mendapati dirinya merasa kurang yakin, nada bersalah hingga insecure, menandakan bahwa mereka merasa tengah melakukan kebohongan.
- Mengangkat bahu, minim ekspresi wajah, postur tubuh yang bosan bisa jadi tanda-tanda kebohongan untuk menghindari emosi.
- Apabila mendapati dirinya kesulitan berpikir memasukan detil kisah yang dijelaskan, berarti mereka tengah berusaha memperdaya targetnya.
3. Coba suruh ceritakan pernyataan mereka secara terbalik
Kebohongan bisa saja sudah direncanakan dengan sempurna seperti antisipasi pertanyaan umum yang akan dicerca. Terlebih bagi pasangan yang sudah gemar berbohong, mereka akan berupaya mengakali dan meyakinkan targetnya dengan ragam cara.
Nah, beberapa penelitian telah menyarankan bahwa meminta seseorang untuk menceritakan ulang pernyataan dengan urutan terbalik, alih-alih urutan kronologis, dapat sedemikian meningkatkan akurasi dalam mendeteksi kebohongan. Isyarat verbal dan non-verbal yang membedakan antara berbohong dan kejujuran dapat menjadi lebih jelas seiring dengan meningkatnya beban kognitif.
Pasangan tukang bohong biasa mengerahkan lebih banyak energi mental untuk memantau perilaku mereka dan mengevaluasi tanggapan orang lain. Mereka peduli dengan kredibilitas diri dan memastikan bahwa targetnya mempercayai cerita mereka.
4. Andalkan insting
Terkadang insting juga berperan dalam mengungkap kebohongan seseorang, apabila kita ingin membongkar kebohongan pasangan, ada baiknya kita juga mengandalkan insting.
Nah itu tadi cara mengetahui pasangan tengah berbohong, sebaiknya hindari berbohong kepada pasangan dan saling terbuka satu sama lain, sebab kebohongan hanya menyelamatkan sementara, menyengsarakan selamanya.
Tag
Baca Juga
-
5 Tanda Kamu Sudah Dewasa Secara Emosional Menurut Ahli
-
5 Penemu Ini Menyesali Temuannya, Dihantui Rasa Bersalah meski Tak Membunuh
-
Ada Peringatan Hari Ciuman Internasional, Ini 6 Manfaat Ciuman Intim bagi Kesehatan Tubuh
-
Jangan Anggap Remeh, Waspadai 5 Tanda Kucing Terkena Rabies!
-
Ingin Makan Daging Tapi Takut Kolesterol? Atasi dengan 7 Sayuran Ini
Artikel Terkait
-
Ternyata Ini Alasan Hasil Lie Detector Putri Candrawathi Tak Diungkap ke Publik
-
Bharada E hingga Ferdy Sambo Jalani Tes Kebohongan, Pakar: Lie Detector Bisa Dikelabui
-
Lemkapi: Hasil Lie Detector Cuma Dipercaya 60 Persen Kepolisian di Dunia
-
Lebih Bahagia dengan Anak, Dhea Devanka Sindir Jonathan Frizzy Terkait Pasangan Hidup
-
Ferdy Sambo Jalani Tes Poligraf, Lemkapi: Orang yang Biasa Bohong Tidak Akan Terpengaruh
Lifestyle
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bye Bekas Luka! 4 Brightening Body Lotion Ini Bikin Kulit Cerah dan Lembap
-
5 Pilihan Body Scrub Ekstrak Green Tea untuk Merawat Kulit Cerah dan Halus
-
Bebas Bahan Iritan, 4 Pilihan Body Lotion Fragrance-Free untuk Kulit Eksim
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati
-
Dear Muslim Child: Buku Inspiratif untuk Tumbuhkan Percaya Diri Anak Muslim