Jika sebelumnya ada tren FOMO dalam kehidupan sosial, berikutnya adalah kebalikan dari FOMO yaitu JOMO. Dilansir dari laman Hellosehat.com, JOMO (joy of missing out) adalah fenomena yang merujuk pada tindakan yang tidak ingin melibatkan diri dalam kegiatan tertentu, apalagi yang berkaitan dengan dunia media sosial atau sumber lain yang sedang tren.
Seseorang yang menerapkan JOMO memiliki batin yang lebih tenang tanpa takut merasa ketinggalan terhadap tren tertentu yang sedang booming. Selain itu, mereka yang menjalankannya lebih bisa fokus terhadap hal-hal yang mereka senangi dan mendapatkan kepuasan tersendiri dari hal tersebut.
Lalu, bagaimana agar bisa menerapkan JOMO secara efektif?
Tips Menerapkan JOMO dalam Kehidupan sehari-hari
Agar bisa lebih maksimal dalam menerapkan JOMO dalam keseharian. Berikut adalah tips-tipsnya yang telah dirangkum dari situs Hellosehat.com.
1. Membuat jadwal rencana kegiatan
Agar tidak terus menerus terpaku pada geliat kehidupan di media sosial, maka cobalah untuk membuat jadwal kegiatan dengan teman atau saudara. Kamu bisa ke perpustakaan, menonton film, atau sekedar minum kopi bersama-sama dengan teman lainnya.
2. Matikan notifikasi semua media sosial
Untuk membuat hari-hari kamu tidak terganggu dengan berbagai macam notifikasi yang sering dibagikan di media sosial, cobalah untuk mematikan semua notifikasi kecuali yang berhubungan dengan kepentingan pekerjaan atau hal lain yang benar-benar diperlukan.
Hal tersebut sangat membantu kamu untuk menjalani hari tanpa gangguan dari banyaknya pemberitahuan yang tidak penting.
3. Tetapkan batas harian penggunaan media sosial
Buatlah batasan berapa lama maksimal bisa mengakses media sosial. Gunakan mode senyap untuk teman-teman yang membawa perasaan negatif untuk hidup kamu, atau bisa juga langsung melakukan unfollow pada beberapa teman yang kamu kehendaki.
4. Berani menolak ajakan tertentu
Jika kamu sedang membatasi diri dengan dunia luar, beranilah untuk menolak ajakan yang datang kepada kamu. Apalagi jika ajakan tersebut bukanlah hal prioritas yang harus dipenuhi.
Demikian tadi beberapa tips yang dapat dicoba jika ingin mulai menerapkan JOMO dalam hidup kamu, namun bukan berarti kamu harus membangun tembok tinggi untuk membatasi pergaulan dengan teman atau lingkungan sosial kamu. Semoga kamu bisa lebih bijak memilih mana yang harus lebih diprioritaskan. Selamat mencoba!
Baca Juga
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
The One About Matthew Perry: Menguak Sisi Lain Bintang Friends Lawan Kecanduan
-
Sinopsis In Waves, Animasi Netflix tentang Pengalaman Cinta Pertama
-
4 Rekomendasi Serial Baru di Netflix Minggu Ini: Ada Lupin Season 4
-
New Normal Jurnalistik: Saat Mesin Pencari dan Media Sosial Rebut Audiens Portal Berita
Artikel Terkait
-
Hindari Tren FOMO dengan 6 Cara Tepat Berikut Ini
-
Kripto LUNC Terus Meroket, Analis Peringatkan Investor: Jangan Sampai Tertipu
-
Takut Berlebihan Saat Jauh dari Ponsel? Waspada Nomophobia!
-
Kominfo Berikan Pelatihan Tentang Fenomena FOMO
-
Kominfo Berikan Pelatihan Atasi Sindrom FOMO dengan JOMO pada Anak-anak Maluku-Papua
Lifestyle
-
Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta
-
5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam
-
4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah
-
Mulai 40 Ribuan! 5 Night Serum Lokal Ampuh Samarkan Garis Halus dan Kerutan
-
4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan
Terkini
-
Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom
-
Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau
-
Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?
-
Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark
-
Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido