Pada hari Kamis (17/7/2025) sejak pagi hari, SMA Negeri 1 Purwakarta meriah dengan hidangan tumpeng yang berjajar di atas meja, tergelar terpal, dan kue ulang tahun, serta balon yang siap untuk dilepaskan. Tepat pada pukul 06.20 WIB, seluruh civitas academica sedang bersiap-siap untuk memeriahkan hari istimewa ini.
Sebelum perayaan tersebut, seluruh guru dan siswa melaksanakan doa bersama sebagai harapan untuk sekolah tercinta agar makin menjadi sekolah terdepan di Provinsi Jawa Barat hingga Indonesia. Doa bersama itu dipimpin oleh H. Abu Khamid, S.Pd., M.T.
Setelah berdoa, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Dra. Hj. Titin Kuraesin, M.Pd., Kepala SMA Negeri 1 Purwakarta dengan Riesye Silvana, S.STP., M.AP., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV (Karawang, Purwakarta, dan Subang) di Provinsi Jawa Barat yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 Purwakarta.
"Dalam meraih cita-cita, bukan lagi harus dilakukan dengan hanya berkeringat. Tetapi justru dengan terjatuh-jatuh, tertatih-tatih, dan berdarah-darah," ucap Riesye, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV ketika sedang memotivasi seluruh siswa melalui sambutannya.
Selain itu, beliau pun sambil berbincang-bincang kepada sebagian siswa dengan melontarkan pertanyaan umum. Ia senang belajar Biologi sewaktu sekolah, oleh karena itu menghafal nama ilmiah sudah bagaikan sahabat dekatnya sehari-hari.
"Hari ini bukan hanya tentang usia sekolah yang bertambah, tetapi tentang bagaimana kita menjaga semangat, prestasi, dan kebersamaan yang sudah diwariskan selama puluhan tahun. Ibu ingin mengajak seluruh siswa, guru, dan keluarga besar SMANSA untuk terus melangkah bersama menjadi sekolah yang tidak hanya unggul di akademik, tetapi juga kuat dalam karakter. Mari kita terus buktikan bahwa SMA Negeri 1 Purwakarta layak menjadi sekolah yang selalu terbaik dan terdepan, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di tingkat nasional!" tegas Dra. Hj. Titin Kuraesin, M.Pd., Kepala SMA Negeri 1 Purwakarta.
Sesudah sambutan, pelepasan balon dan pemotongan kue serta tumpeng dilakukan. Tumpeng ini sudah diberitahukan kepada setiap kelas untuk membawanya karena akan makan bersama-sama di lapangan dengan wali kelas.
Selama kurang lebih 15 menit kegiatan ini berlangsung, Ekstrakurikuler Multimedia & Broadcasting mengabadikannya dengan menggunakan kamera dan drone. Terlihat muncul banyak wajah bahagia dan canda tawa dari sebagian siswa karena hari istimewa tersebut merupakan hari pertama bagi fase E dan hari terakhir bagi fase F lanjutan untuk merayakannya.
Setelah itu, penampilan demo dari setiap ekstrakurikuler akan segera dimulai. Sekitar 16 ekskul akan menampilkan pertunjukan terbaiknya kepada para peserta MPLS. Penanggung jawab rangkaian acara HUT SMANSA ini kemudian dilanjutkan oleh OSIS-BPHPK SMA Negeri 1 Purwakarta.
Dengan penuh semangat yang membara, setiap ekstrakurikuler menampilkan bakat terbaik mereka. Sorak sorai penonton bergemuruh ketika Paskibra menampilkan formasi baris-berbaris dengan ketegasan dan kekompakan yang luar biasa.
Ekskul yang menampilkan demo ekstrakurikuler di antaranya: Teater, Futsal, Voli, Ikatan Remaja Masjid, Basket, Hockey, Tari, Silat, Bulu tangkis, Pramuka, Japanese Club, Multimedia & Broadcasting, English Club, Paskibra, Band, dan Seni Rupa.
Di balik kemeriahan yang tampak di lapangan, tersimpan makna mendalam tentang kebersamaan dan penghargaan terhadap perjalanan panjang sekolah yang telah menginjak usia ke-68 tahun. Bukan sekadar seremonial, perayaan ini menjadi momentum untuk merekatkan hubungan antarwarga sekolah.
Kemudian momentum ini dimanfaatkan oleh para guru untuk mempererat komunikasi dengan para siswa. Banyak guru terlihat duduk bersama murid-murid di atas tikar, menyantap hidangan tumpeng, berbagi cerita ringan, dan sesekali tertawa bersama.
Baca Juga
-
Minuman Beralkohol vs Kopi Gula Aren: Gen Z Lawan Emisi Bikin Industri Miras Gigit Jari
-
Analisis Film Dirty Vote II O3: Antara Pasal KUHP dan Krisis Demokrasi
-
7 Mitos Salah Perawatan Sepatu yang Bikin Cepat Rusak, Kamu Masih Percaya?
-
Pendidikan vs Makan Gratis: Dilema Kebijakan Publik dan Mentalitas Masyarakat
-
CERPEN: Rindu Sepenggal Hati
Artikel Terkait
-
Tahap Pertama Program Sekolah Gratis di Jakarta Dianggarkan Rp90 Miliar, Anak Anda Sekolah di Sini?
-
5 Rekomendasi Kotak Bekal Anak Anti Tumpah: Makan Siang Aman, Nutrisi Terjaga!
-
Program Sekolah Swasta Gratis Tahap Pertama Resmi Dimulai
-
Siap-siap! Pelajaran 'PMP' Bakal Kembali, Pancasila Jadi Syarat Masuk Kampus?
-
Guru Mundur Massal di Sekolah Rakyat, Alasan di Balik Pengunduran Diri Bikin Prihatin
News
-
Kesadaran Kolektif dan KUHP Baru: Apa Saja yang Perlu Diketahui?
-
Banda Neira 'Tak Apa Akui Lelah': Enak Didengarkan, Lirik Relate Dirasakan
-
Masuk Radar John Herdman, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Jadi WNI?
-
Saat Sekolah 'Pindah' ke Mall: Serunya Open House Mutiara Persada 2026
-
Realita Pahit Dunia Kripto: Mengapa Jutaan Token Akhirnya Mati dan Lenyap?
Terkini
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
-
Pertama Kalinya, Anime Bertema Wine The Drops of God Umumkan Jadwal Tayang
-
Cuplikan Terbaru Film Supergirl: Jason Momoa Tampil Garang sebagai Lobo
-
Mengecam Konten "Sewa Pacar" Libatkan Pelajar
-
4 Pelembab Korea PDRN, Regenerasi Sel Kulit Kering untuk Skin Barrier Sehat