Tak sedikit kasus kriminal seperti penganiayaan hingga pembunuhan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat ditengarai oleh aksi balas dendam dengan motif saling melempar ejekan atau hinaan. Memang disinggung, dihina dan diremehkan orang lain tidak menyenangkan dan membuat siapapun bakalan gusar. Sayang, membalas aksi seseorang dengan kekerasan, katakanlah sudah tersulut emosi, hanya akan berakibat buruk bagi satu sama lain.
Asal kamu tahu, terdapat 4 cara keren nan elegan yang dapat kamu terapkan bila berhadapan dengan orang yang suka meremehkan dirimu loh.
1. Bersikap tenang
Jika lawan bicaramu tengah melayangkan argumen sengit denganmu, kamu tidak perlu sampai turut membalasnya dengan sengit juga. Hal ini akan membuat mereka semakin senang karena sejalan dengan yang mereka inginkan.
Jangan tunjukkan reaksi apapun, cukup tatap matanya saja, dan mulai mendengus pelan sambil bilang “kamu ini tidak apa-apa, kan?” atau “lantas kenapa?” Kamu dapat melakukannya dengan nada bicara pelan yang sedikit mengejek dan kemudian diam dengan waktu yang lama seolah kamu memang tidak menampakkan kepedulian terhadap mereka.
2. Ukir prestasi
Mereka yang meremehkan dirimu pada akhirnya akan merasa bersalah, ciut nyali hingga mati kutu, bila kamu dapat membuktikan sesuatu yang dibanggakan oleh semua orang. Lebih-lebih bila kamu memiliki mental yang ingin selalu ingin berkembang setiap hari, maka bukan tidak mungkin kamu lebih bisa menggait pencapaian-pencapaian baru dalam waktu dekat.
3. Tampilkan wajah dan tawa sumringah
Salah satu hal yang sangat digemari oleh pembuli adalah melihat targetnya merasa sedih, bersalah, dan marah. Nah, jika kamu sudah mengetahui hal ini, kamu dapat menampilkan wajah dan tawa sumringah sambil melontarkan kata-kata positif terhadap lawan bicaramu apabila dirimu merasa disinggung. Maka, dengan sendirinya mereka akan pergi dan menjauh darimu.
4. Bangun rasa percaya diri
Mereka yang suka meremehkan orang lain sebetulnya ingin menonjolkan siapa diri mereka, bukan siapa dirimu. Jadi, jangan dimasukkan ke dalam hati apalagi membalas dengan cacian. Kamu cukup memupuk diri menjadi orang yang terbaik dengan membangun rasa percaya diri.
Orang-orang yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi cenderung mengedepankan hal-hal yang jauh lebih berfaedah dan menghasilkan sesuatu ketimbang meladeni omongan kasar lawan bicara. Kamu cukup iyaiin aja, pikirkan rencanamu ke depannya, dan berkumpul dengan lingkaran pertemanan yang lebih sehat.
Baca Juga
-
5 Tanda Kamu Sudah Dewasa Secara Emosional Menurut Ahli
-
5 Penemu Ini Menyesali Temuannya, Dihantui Rasa Bersalah meski Tak Membunuh
-
Ada Peringatan Hari Ciuman Internasional, Ini 6 Manfaat Ciuman Intim bagi Kesehatan Tubuh
-
Jangan Anggap Remeh, Waspadai 5 Tanda Kucing Terkena Rabies!
-
Ingin Makan Daging Tapi Takut Kolesterol? Atasi dengan 7 Sayuran Ini
Artikel Terkait
-
Gegara Tegur Pria Pakai Knalpot Brong di Area IGD, Satpam RS di Bekasi Dianiaya Hingga Kejang
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
ART Dianiaya Majikannya di Jakarta, Luka Lebam Korban Dicurigai Keluarga usai Mudik ke Kampung
-
Samson Tewas Dianiaya, Ini Alasan Para Tersangka Tak Ditahan Polisi
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan
-
Tuhan Selalu Ada Bersama Kita dalam Buku "You Are Not Alone"
-
Women in STEM, Mengapa Tidak?