Dunia kerja yang dinamis membuat kita bertemu banyak orang yang gaya komunikasinya berbeda dengan kita. Ada yang orangnya suka menarik diri, terlalu agresif, bahkan cerewet. Jika tidak memiliki skill komunikasi mumpuni, bisa-bisa kita mudah berkonflik dan banyak makan hati.
Sebab itu, jangan hanya berkutat meningkatkan kompetensi kerja. Dalam dunia karier, sangat penting memiliki gaya komunikasi baik agar bisa berinteraksi lebih baik dengan bos dan rekan kerja. Selain itu, berkomunikasi secara benar ternyata mempengaruhi semangat dan produktivitas kerja. Makanya, jangan sampai hal ini tidak kita pelajari.
Yuk ketahui 3 skill komunikasi yang wajib dimiliki dalam dunia kerja!
1. Skill empati dan mendengarkan orang lain
Jangan mudah memotong omongan orang lain, coba dengarkan dengan penuh empati. Dengan demikian, kita akan lebih memahami peran sesama rekan kerja dan tidak mudah menjustifikasi buruk orang lain.
Selain itu, ketika mendengarkan, lakukan dengan sepenuh hati. Dengarkan untuk mendengar, bukan untuk menyerang balik.
2. Skill mengontrol emosi
Memang, menghadapi orang yang menguji kesabaran itu bukan hal mudah. Dan dalam hidup, pasti kita akan bertemu karakter orang seperti ini, dan ini tidak mungkin terelakkan.
Dengan skill mengontrol emosi, kita bakal tetap bisa berbicara dan menyampaikan pesan dengan kepala dingin serta jernih tanpa terpancing emosi.
3. Skill komunikasi asertif
Ini adalah skill yang jarang orang lain punya. Komunikasi asertif adalah skill menyampaikan opini secara sopan, nyaman, tapi tetap jelas maksudnya.
Skill ini penting lho, karena bermanfaat jika kita ingin mempertahankan hak, menyelesaikan konflik antar rekan kerja, serta bisa mengembangkan kesan baik terhadap diri.
Dengan skill komunikasi asertif, kita akan berhenti tidak enakan dengan rekan kerja atau bos. Selain itu, kita akan lebih mampu mengendalikan diri dari sifat agresif (mudah tersinggung dan marah misalnya).
Nah itu dia 3 skill komunikasi yang wajib dimiliki di dunia kerja. Mempelajarinya memang tidak mudah, tapi saat kita sudah menguasai skill tersebut, hubungan kerja bisa semakin lancar dan kita pun bisa semakin produktif. Semoga berhasil!
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
KPPli: Kepemimpinan Pengelolaan Perubahan dan Langkah Strategis Hadapi Transformasi di Era Digital
-
Rocky Gerung Bongkar Borok Tim Komunikasi Prabowo: Justru Mendelegitimasi Presiden
-
Hasan Nasbi Suruh Jurnalis Tempo Masak Kepala Babi, Ustaz Felix Siauw: Gak Ada Adab!
-
Muhaimin Ungkap Alasan Prabowo Marah Soal Komunikasi Pejabat: Harusnya Beri Solusi
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya