Scroll untuk membaca artikel
Hernawan | Syifa Fauzia
Ilustrasi anak laki-laki (Pexels.com/Victoria Akvarel)

Pada dasarnya, semua orang tua pasti menginginkan anak laki-lakinya tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh, hingga mampu menjadi teladan bagi generasi penerusnya. Namun, sayangnya keinginan orang tua tidak selalu diimbangi oleh usaha yang sejalan dengan harapannya. Tak jarang orang tua yang belum memahami, bahwa mendidik anak laki-laki dan perempuan itu berbeda dalam beberapa hal. 

Oleh sebab itu, agar anak laki-laki kita dapat menjadi seorang yang bisa diandalkan di usia dewasanya, kita perlu mempelajari berbagai kesalahan yang telah dilakukan oleh orang tua lain, agar kita dapat belajar dan tidak melakukan kesalahan yang sama. Mengutip dari berbagai sumber dan juga pengalaman mendidik anak laki-laki saya, inilah beberapa kesalahan dalam mendidik anak laki-laki yang masih seringkali orang tua lakukan. 

1. Tidak dibiasakan untuk membantu pekerjaan rumah tangga

Kenyamanan dan kebersihan rumah merupakan tanggung jawab seluruh penghuni rumah, termasuk anak-anak kita. Pola pikir inilah yang seharusnya kita tanamkan pada anak laki-laki sejak dini. Dari sini anak dapat belajar bertanggung jawab terhadap barang-barang miliknya sekaligus belajar menjaga kebersihan serta kerapihan di dalam rumah. Sehingga anak akan tumbuh jadi laki-laki yang mampu menghargai orang-orang disekitarnya.  

2. Tidak diperbolehkan menangis

Menangis adalah cara anak untuk mengekspresikan perasaanya, dan biasanya itu terjadi secara alamiah atau otomatis. Jadi sangat wajar jika anak menangis ketika merasa sedih atau kesakitan. Jika orang tua memaksanya untuk tidak mengeluarkan ekspresinya, justru akan mengganggu perkembangan emosionalnya, sehingga tidak heran jika anak nantinya tidak mau bersikap terbuka dengan orang tuanya. 

3. Tidak memberikan contoh bagaimana memperlakukan perempuan dengan baik

Ajak anak laki-laki kita berdiskusi ringan tentang pentingnya peran perempuan dalam hidupnya, kesehariannya, termasuk juga tentang bagaimana kedudukan perempuan dari sudut pandang agama. Berikan juga contoh nyata tentang cara memperlakukan anak perempuan dengan baik, agar kelak ia tumbuh jadi pria yang tidak mudah meremehkan perempuan dan orang lain.

4. Tidak mengajarkan cara menghargai dan menjaga dirinya sendiri

Tidak hanya anak perempuan yang harus diajarkan untuk menjaga tubuhnya. Anak laki-laki pun juga harus diberi pemahaman tentang cara menghargai dan menjaga dirinya sendiri. Laki-laki yang bisa menghargai dirinya, maka besar kemungkinannya ia juga akan menghargai orang lain. 

5. Membiarkan anak berbuat sesukanya

Jika anak kita mulai menunjukkan perilaku atau sikap semena-mena dalam kesehariannya, sebaiknya orangtua harus segera cari cara untuk mengubahnya. Sebab sikap semena-mena bisa menjadi bibit yang akan membuatnya tumbuh jadi pribadi yang egois. Ajak bicara, kemudian pelan-pelan cari tahu apa yang membuatnya bersikap seperti itu. 

Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan, termasuk orang tua. Belum terlambat untuk memperbaikinya. Semoga bermanfaat. 

Syifa Fauzia